Pekanbaru, INFO_PAS –SuaraHebat.com_-Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yusup Gunawan, melaksanakan peninjauan langsung terhadap pelaksanaan layanan kunjungan warga binaan. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka memastikan seluruh proses pelayanan berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP), serta menjamin keamanan, ketertiban, dan kenyamanan bagi pengunjung maupun warga binaan, Kamis (04/06).
Peninjauan dimulai dari area pendaftaran pengunjung. Dalam kesempatan tersebut, Plh. Kepala Lapas memastikan bahwa proses registrasi berlangsung tertib, transparan, dan memberikan kemudahan bagi masyarakat. Petugas juga tampak aktif memberikan informasi serta arahan terkait alur kunjungan kepada para pengunjung.
Selanjutnya, Yusup meninjau proses penggeledahan barang bawaan pengunjung. Pemeriksaan dilakukan secara teliti dan profesional guna mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam lingkungan lapas. Hal ini merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban.
Tidak hanya itu, penggeledahan badan terhadap pengunjung juga menjadi perhatian dalam peninjauan tersebut. Plh. Kepala Lapas menegaskan kepada seluruh petugas agar pelaksanaan tugas dilakukan secara humanis, sopan, serta tetap menghormati hak asasi manusia, tanpa mengesampingkan aspek keamanan.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke area kunjungan warga binaan. Di lokasi ini, Plh. Kepala Lapas melihat langsung proses interaksi antara warga binaan dengan keluarga yang berlangsung tertib dan kondusif. Fasilitas layanan kunjungan yang tersedia dinilai telah memberikan kenyamanan bagi para pengunjung.
Dalam arahannya, Plh. Kepala Lapas menyampaikan bahwa layanan kunjungan merupakan salah satu bentuk pemenuhan hak warga binaan yang harus diberikan secara optimal. Oleh karena itu, seluruh jajaran diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan kunjungan yang aman, tertib, dan humanis. Profesionalisme petugas serta kepatuhan terhadap SOP menjadi kunci dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Yusup Gunawan.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk pengawasan langsung pimpinan dalam memastikan pelayanan publik di Lapas Kelas IIA Pekanbaru berjalan dengan baik, sekaligus sebagai upaya peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan.
Red/Seprinaldi
Kebal Hukum? Kapolda Riau Diminta Tangkap Pemilik Perjudian Gelper e-zone 88 Bengkalis
Muncul Pengakuan Pasien Lain, MDP Didesak Periksa Dokter dan Evaluasi Menyeluruh RS Awal Bros Sudirman
Usai Ginjal Kiri Diangkat, Hasil Pa Tak Temukan Keganasan: Kasus Rizqi di RS Awal Bros Sudirman Dipertanyakan
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Hadiri Ramah Tamah Veteran, Sagu Hati Jadi Simbol Penghormatan Pejuang
Ratusan Siswa Tak Tertampung, GRIB Jaya: Jangan Tutupi Kekacauan dengan Dalih Prosedur, Kabid SMA Disdik Diminta Dicopot
Surat Pengaduan Dilayangkan, GRIB Jaya Desak Badan Kehormatan Periksa Oknum DPRD Pekanbaru Berinisial F
IKTS Cup XVI 2026 Meriahkan HUT ke-81 RI, Pererat Silaturahmi Lintas Generasi
Anggaran Publikasi Kampar Rp 5,8 Miliar Disorot, PMMN Desak Pemkab Buka Data dan Kontrak Media
Disorot Dugaan Penipuan, Anggota DPRD Pekanbaru Pilih Diam, Konfirmasi Media Diabaikan
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kuasa Hukum Novi Renite Ingawati Ajukan Permohonan Pengawasan dan Perlindungan Hukum Terkait Pelaksanaan Eksekusi Ruko
RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Dibahas, APINDO Dorong Investasi dan Peningkatan Kompetensi Pekerja
GRIB Jaya Pekanbaru Gelar Jalan Sehat 6 September, Siapkan Doorprize dan Sembako untuk Masyarakat
TAAT Siap Kawal Laporan terhadap KH Musta’in Syafi’i, Alumni Tebuireng Tegaskan Tolak Kriminalisasi Ulama


