Sabtu, 19 September 2026

Breaking News

  • Jejak Nihil Rombongan Jurnalis di Selat Sunda, Waketum IMO-Indonesia Soroti Kinerja Andra Soni hingga Pigai   ●   
  • LESBUGA MENGGELAR AUDENSI DENGAN PEMERINTAH KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR TERKAIT KEGIATAN FESTIVAL TARI RATOH JAROE   ●   
  • Surat Tahun 1986 Diabaikan, S. Hondro : Pertanyakan Proses Verifikasi Ganti Rugi Tol Pekanbaru–Rengat   ●   
  • Karhutla di Salo Kampar Berhasil Dikendalikan, TNI Kerahkan Pasukan Gabungan   ●   
  • Pelapor dan Tersangka Berdamai, Mirwansyah Apresiasi Penyidik Polresta Pekanbaru   ●   
Apel Pagi Lapas Batam Dirangkaikan dengan Penyematan Tanda Kenaikan Pangkat Kasubsi Bimkemaswat, Perkuat Integritas dan Profesionalisme
Senin 08 Juni 2026, 22:03 WIB

suarahebat.com, Batam – Lapas Batam melaksanakan apel pagi yang dirangkaikan dengan penyematan tanda kenaikan pangkat kepada Kasubsi Bimkemaswat. Kegiatan yang berlangsung di lapangan apel Lapas Batam tersebut diikuti oleh seluruh pejabat manajerial dan jajaran pegawai, Senin (8/6).

Dalam amanatnya, Kepala Lapas Batam Yosafat Rizanto menyampaikan bahwa kenaikan pangkat bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi juga amanah yang harus dijaga dengan peningkatan kualitas kinerja, profesionalisme, dan integritas.

“Kenaikan pangkat harus menjadi motivasi untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi. Semakin tinggi pangkat dan jabatan yang diemban, maka semakin besar pula tanggung jawab yang harus dilaksanakan,” ujarnya.

Selain itu, Yosafat Rizanto juga mengingatkan seluruh jajaran untuk menindaklanjuti arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan terkait pentingnya menjaga integritas dan menghindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang dalam pelaksanaan tugas. Menurutnya, setiap pegawai harus bekerja sesuai aturan, menjunjung tinggi kode etik, serta tidak memanfaatkan jabatan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.

Ia menegaskan bahwa penyalahgunaan wewenang merupakan tindakan yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi dan mencederai nilai-nilai pengabdian sebagai Aparatur Sipil Negara.

“Pimpinan telah berulang kali mengingatkan agar seluruh jajaran tidak melakukan penyimpangan sekecil apa pun. Integritas harus menjadi komitmen bersama. Jangan pernah menyalahgunakan kewenangan yang diberikan negara, karena jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan,” tegasnya.(Gokkon)




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Berita Pilihan
Surat Tahun 1986 Diabaikan, S. Hondro : Pertanyakan Proses Verifikasi Ganti Rugi Tol Pekanbaru–Rengat

KUA-PPAS APBD Perubahan 2026 Pekanbaru Sudah Diserahkan ke DPRD, Pembahasan Dikejar Sebelum 30 September

Hakim PN Pekanbaru Turun ke Lokasi, Kuasa Hukum Firdinan: Dasar Kepemilikan Klien Kami Sudah Ada Sejak 1986

Kontrak Mitra Baru Dipersoalkan, PHR dan Vendor Berbeda Keterangan Soal Batas Usia 56 Tahun

SKT Firdinan Terbit 1985 VS SHM 2017, Kejanggalan Data Pertanahan Dipertanyakan — Presiden Prabowo dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diminta Turun Tangan

Syahrul Aidi Dorong Penguatan Profesi Jurnalis di Tengah Ledakan AI dan Media Sosial

Waspada! Nama Pejabat Kejati Riau Dicatut untuk Penipuan, Zikrullah Minta Warga Jangan Mudah Percaya

Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ 16 Sampai 18 September

Anggaran Angkutan Sampah DLHK Pekanbaru Disebut Capai Rp 29,4 Miliar, Dugaan Markup dan Armada Fiktif Disorot

Zulhelmi Arifin Jadi Sekda Pekanbaru, Rekam Jejak dan Sejumlah Dugaan Kasus Kembali Disorot

Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top