Pekanbaru –SuaraHebat.com_-Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui kegiatan pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Salah satu program unggulan yang saat ini menunjukkan hasil signifikan adalah pengembangan peternakan ayam petelur yang mampu memproduksi hingga 800 butir telur setiap harinya, Kamis (11/06).
Program ini menjadi wujud kontribusi nyata Lapas Pekanbaru dalam mendukung swasembada pangan, sekaligus sebagai sarana pembekalan keterampilan praktis bagi warga binaan. Melalui kegiatan ini, WBP tidak hanya dilatih secara teknis dalam bidang peternakan, tetapi juga dibentuk mental kemandiriannya sebagai bekal setelah kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan bahwa keberhasilan produksi telur ayam ini merupakan bagian dari implementasi Program Asta Cita Presiden Republik Indonesia serta 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
“Lapas Pekanbaru berkomitmen penuh untuk mendukung program ketahanan pangan yang menjadi arahan strategis dari Bapak Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. Produksi telur ayam ini merupakan bukti nyata bahwa program pembinaan kemandirian yang kami jalankan mampu memberikan hasil yang produktif dan berkelanjutan,” ujar Yuniarto.
Lebih lanjut, Yuniarto menegaskan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga pada proses pembinaan yang menyentuh aspek perubahan perilaku dan peningkatan kapasitas warga binaan.
“Dengan memanfaatkan lahan terbatas, kami mengoptimalkan penggunaan teknologi sederhana seperti kandang modern untuk meningkatkan efisiensi. Harapannya, warga binaan memiliki keterampilan yang dapat diterapkan setelah bebas dan mampu berkontribusi dalam pembangunan, khususnya di sektor ketahanan pangan,” tambahnya.
Salah satu warga binaan yang terlibat langsung dalam program ini, Baner, mengaku mendapatkan pengalaman dan manfaat yang besar dari kegiatan tersebut.
“Saya sangat bersyukur bisa ikut dalam kegiatan ini. Selain menambah ilmu dan keterampilan, kegiatan ini juga memotivasi saya untuk berubah menjadi lebih baik dan siap menjalani kehidupan mandiri setelah bebas nanti,” ungkap Baner.
Program peternakan ayam petelur ini diharapkan dapat terus berkembang sebagai salah satu unit pembinaan unggulan di Lapas Pekanbaru. Ke depan, hasil produksi tidak hanya dimanfaatkan untuk kebutuhan internal, tetapi juga berpotensi mendukung ketersediaan pangan bagi masyarakat sekitar.
Melalui berbagai program pembinaan yang produktif dan inovatif, Lapas Kelas IIA Pekanbaru menegaskan komitmennya dalam menciptakan sistem pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada pembinaan, tetapi juga pemberdayaan yang berdampak nyata bagi warga binaan dan masyarakat luas.
Red/Seprinaldi
Prabowo Perintahkan Berantas Barang Ilegal, Mengapa Dugaan Penyelundupan di Bengkalis Masih Marak?
Diduga Gudang CPO Ilegal Beroperasi Di Mandau, Polda Riau Diminta Jangan Tutup Mata
Alih-Alih Bahas Dugaan Korupsi, Abdul Wahid dan SF Hariyanto Saling Ungkit Masa Lalu di Persidangan
Perkuat Kemitraan Strategis, GRIB Jaya Pekanbaru Sambangi Kediaman Ketua DPRD Riau Kaderismanto
Ketum BPD HIPMI RIAU Migo Mufartha Didesak Segera Pecat 2 Oknum Bpc Hipmi Pelalawan Yang Terlibat Razia Narkoba
Ketum BPD HIPMI Riau Migo Mufartha Didesak Copot Pengurus Yang Diduga Terlibat Razia Narkoba
KPK Temukan Emas, Tas Mewah hingga Dokumen Transaksi Miliaran di Rumah Abdul Wahid
GRIB Jaya Pekanbaru Desak Transparansi, Sikap Diam Robin Eduar Tuai Sorotan
Robin Eduar Bungkam, Rekomendasi DPRD soal HW Live House Kini Dipertanyakan Publik
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
CIC Sorot Praktik Calo SIM di Bekasi Hakim Minta Takedwon Berita
Harapan dari Balik Jeruji: Pastor Nigel Burrows Layani Ibadah Warga Binaan Lapas Pekanbaru
Lahan Terbatas Tak Halangi Lapas Pekanbaru Produksi 800 Telur per Hari
Dari Slogan Menjadi Sorotan: Kesaksian Dani Nursalam Uji Klaim Abdul Wahid tentang Kebenaran

