PEKANBARU – Peristiwa dugaan pembunuhan yang terjadi di wilayah SPBU Jalan Siak 2, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, mengundang duka mendalam sekaligus kemarahan pihak keluarga korban. Keluarga mendesak aparat kepolisian untuk segera menangkap pelaku dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku.
Berdasarkan Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) Nomor: LP/B/766/VI/2026/SPKT/Polresta Pekanbaru/Polda Riau tertanggal 13 Juni 2026, korban yang diketahui bernama Rony Agus Saputra dilaporkan meninggal dunia akibat dugaan tindak pidana pembunuhan, Senin (15/06/26).
Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa peristiwa tragis itu terjadi pada Sabtu (13/6/2026) sekitar pukul 00.15 WIB di area SPBU Jalan Siak 2, Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru. Korban diduga mengalami serangan menggunakan benda besi yang mengenai bagian kepala hingga menyebabkan korban meninggal dunia.
Keluarga korban menilai tindakan tersebut merupakan perbuatan yang sangat keji dan tidak berperikemanusiaan. Mereka berharap aparat kepolisian bergerak cepat untuk mengungkap seluruh fakta, mengidentifikasi pelaku, serta menangkap pihak yang bertanggung jawab atas kematian korban.
"Kami meminta kepolisian bekerja maksimal agar pelaku segera ditangkap. Keluarga ingin keadilan ditegakkan dan kasus ini diusut hingga tuntas," ujar salah seorang anggota keluarga korban.
Selain meminta percepatan pengungkapan kasus, keluarga juga mendesak agar pelaku diberikan hukuman yang setimpal sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku di Indonesia apabila nantinya terbukti bersalah berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
Peristiwa ini telah menjadi perhatian masyarakat sekitar yang berharap aparat penegak hukum dapat segera mengungkap motif, kronologi lengkap, serta pihak-pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan keterangan guna mengungkap secara terang peristiwa yang menyebabkan hilangnya nyawa korban tersebut.***
DPP GRIB Jaya Tegaskan Pemecatan Imelda Samsi, Dinilai Lakukan Tindakan yang Mengganggu Stabilitas Organisasi
Desak Solusi Nyata bagi Kasus Bunda Jasmiati, Pengacara Mirwansyah Pertanyakan Arahan Wako Agung Nugroho Hubungi Layanan 112
Aktifkan Kembali Siskamling, Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Ajak Warga Perkuat Keamanan Lingkungan
Dugaan Penipuan Seret Nama Anggota DPRD Pekanbaru, GRIB Jaya Desak Hanura Bersihkan Citra Partai
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Tegaskan Komitmen Berantas Kejahatan, 6 Pelaku Begal dan Penipuan Online Berhasil Diamankan
DPD GRIB Jaya Riau Pertegas Disiplin Organisasi, Martin Purba Sebut Pengurus yang Dipecat Tak Lagi Berwenang Mengatasnamakan DPP
Rencana Pembagian Ponsel untuk RT/RW Harus Dikaji Matang, Jangan Sampai Jadi Beban Anggaran Tanpa Dampak Nyata
GRIB Jaya Pekanbaru Desak Kejari Usut Tuntas Dugaan Penyimpangan Anggaran Sosper DPRD T.A 2024–2025
DPD GRIB Jaya Riau Resmi Berhentikan 3 Pengurus, Tegaskan Penataan Organisasi dan Disiplin Internal
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
IMO-Indonesia Hadiri Rakerkornas APINDO Ke XXXV di Makassar
TIM Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tembus Pedalaman Talang Mamak Kobarkan Semangat Merah Putih Hadirkan Kepedulian Nyata untuk Negeri
Ratusan Pedagang STC Kepung DPRD Pekanbaru, Tuntut Kepastian Hukum: Jangan Biarkan Nasib UMKM Digantung Tanpa Solusi
Polantas Karib Hadir, Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas Warnai Car Free Day Pekanbaru

