Pekanbaru –SuaraHebat.com_- Dalam upaya memperkuat program pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan, Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, turut menghadiri kegiatan silaturahmi dan koordinasi antara Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Rudy Fernando Sianturi, bersama Ustadz Abdul Somad, Rabu (17/06).
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban tersebut menjadi momentum penting dalam membahas berbagai peluang kerja sama, khususnya dalam meningkatkan kualitas pembinaan mental dan spiritual bagi Warga Binaan di Lapas Kelas IIA Pekanbaru.
Yuniarto menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter Warga Binaan, meningkatkan kesadaran diri, serta mendukung proses reintegrasi sosial yang lebih optimal. “Melalui kegiatan keagamaan yang berkelanjutan, kami berharap warga binaan dapat memiliki bekal moral dan spiritual yang kuat saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kakanwil Ditjenpas Riau menegaskan bahwa pembinaan kepribadian merupakan salah satu fokus utama dalam sistem pemasyarakatan. Kolaborasi dengan tokoh agama dinilai menjadi langkah efektif dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan etika di lingkungan Lapas dan Rutan.
Ustadz Abdul Somad menyambut baik inisiatif tersebut dan menekankan pentingnya peran pembinaan spiritual dalam membangun pribadi yang lebih baik. Ia juga menyatakan kesiapan untuk mendukung program pembinaan keagamaan di Lapas, termasuk di Lapas Kelas IIA Pekanbaru.
Melalui keikutsertaan Kalapas Pekanbaru dalam kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Lapas Kelas IIA Pekanbaru dengan para tokoh agama semakin kuat, sehingga mampu menghadirkan pembinaan yang humanis, bermanfaat, dan berdampak positif bagi Warga Binaan maupun masyarakat luas.
(Seprinaldi)
Kebal Hukum? Kapolda Riau Diminta Tangkap Pemilik Perjudian Gelper e-zone 88 Bengkalis
Muncul Pengakuan Pasien Lain, MDP Didesak Periksa Dokter dan Evaluasi Menyeluruh RS Awal Bros Sudirman
Usai Ginjal Kiri Diangkat, Hasil Pa Tak Temukan Keganasan: Kasus Rizqi di RS Awal Bros Sudirman Dipertanyakan
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Hadiri Ramah Tamah Veteran, Sagu Hati Jadi Simbol Penghormatan Pejuang
Ratusan Siswa Tak Tertampung, GRIB Jaya: Jangan Tutupi Kekacauan dengan Dalih Prosedur, Kabid SMA Disdik Diminta Dicopot
Surat Pengaduan Dilayangkan, GRIB Jaya Desak Badan Kehormatan Periksa Oknum DPRD Pekanbaru Berinisial F
IKTS Cup XVI 2026 Meriahkan HUT ke-81 RI, Pererat Silaturahmi Lintas Generasi
Anggaran Publikasi Kampar Rp 5,8 Miliar Disorot, PMMN Desak Pemkab Buka Data dan Kontrak Media
Disorot Dugaan Penipuan, Anggota DPRD Pekanbaru Pilih Diam, Konfirmasi Media Diabaikan
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kuasa Hukum Novi Renite Ingawati Ajukan Permohonan Pengawasan dan Perlindungan Hukum Terkait Pelaksanaan Eksekusi Ruko
RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Dibahas, APINDO Dorong Investasi dan Peningkatan Kompetensi Pekerja
GRIB Jaya Pekanbaru Gelar Jalan Sehat 6 September, Siapkan Doorprize dan Sembako untuk Masyarakat
TAAT Siap Kawal Laporan terhadap KH Musta’in Syafi’i, Alumni Tebuireng Tegaskan Tolak Kriminalisasi Ulama


