Sabtu, 8 Agustus 2026

Breaking News

  • SANGGAHAN ATAS PEMBERITAAN TERKAIT DUGAAN PEMBLOKIRAN NOMOR TELEPON WARTAWAN DAN GUDANG BBM ILEGAL DI WILAYAH BINA WIDYA   ●   
  • Anggaran Publikasi Kampar Rp 5,8 Miliar Disorot: Diduga Ada “Titipan”, Media Pilihan Hingga Campur Tangan Pejabat   ●   
  • Kejati Kepri Dalami Dugaan Penyimpangan Proyek Internet Diskominfo Tahun 2023–2024   ●   
  • Komunitas Maxim Pekanbaru Bersatu Sukses Jalankan Program Perdana "Jumat Berkah"   ●   
  • Komunitas Maxim Pekanbaru Bersatu Sukses Jalankan Program Perdana "Jumat Berkah"   ●   
Kawal Ratifikasi dan Implementasi IEU-CEPA, APINDO Dorong Joint Task Force
Selasa 23 Juni 2026, 13:26 WIB

Jakarta –SuaraHebat.com_-Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) mendorong pembentukan Joint Task Force Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) menjadi wadah kolaborasi pemerintah-dunia usaha.

Dukungan tersebut demi memastikan proses ratifikasi serta implementasi perjanjian berjalan tepat waktu dan memberi manfaat nyata bagi perdagangan, investasi, dan daya saing industri nasional.

Hal itu merupakan produk utama APINDO Business Mission to Europe 2026 yang digelar selama 11–19 Juni 2026 di Amsterdam, Den Haag, Brussels, dan Paris. 

Agenda besar tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Umum APINDO Shinta W. Kamdani, didampingi Utusan Khusus Presiden Bidang Perdagangan Internasional dan Kerja Sama Multilateral sekaligus Ketua Dewan Pakar APINDO Mari Elka Pangestu, serta delegasi pelaku usaha dari berbagai sektor strategis.

Dalam pernyataannya, Selasa (23/6) Shinta mengaskan bahwa fokus pasca-rampungnya negosiasi IEU-CEPA kini harus bergeser dari sekadar penyelesaian perundingan menuju pemanfaatan peluang ekonomi secara konkret. 

"Keberhasilan IEU-CEPA ditentukan berdasarkan kemampuan memastikan ratifikasi dan implementasinya berjalan efektif, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan pelaku usaha, pekerja, dan perekonomian," katanya.

Ia memandang percepatan implementasi IEU-CEPA begitu mendesak karena fasilitas Generalised Scheme of Preferences (GSP) Uni Eropa bagi Indonesia akan berakhir pada 31 Desember 2026. 

Lanjutnya, apabila IEU-CEPA belum berlaku efektif pada awal 2027, dikhawatirkan terjadi apa yang disebut cliff edge alias titik kritis yang memicu kenaikan tarif ekspor Indonesia ke pasar Eropa, terutama bagi sektor padat karya seperti tekstil, alas kaki, furnitur, dan produk perikanan.

"Melalui Joint Task Force, APINDO ingin memastikan ratifikasi, kesiapan implementasi, serta utilisasi IEU-CEPA berjalan optimal. Dalam misi tersebut, APINDO juga menggelar pertemuan dengan berbagai pemangku kepentingan di Belanda, Belgia, dan Prancis untuk memperkuat dukungan terhadap ratifikasi, membahas isu keberlanjutan, investasi, dan peningkatan daya saing industri Indonesia," pungkasnya.

Red/johan




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Berita Pilihan
Dugaan Monopoli Anggaran Publikasi Bapenda Pekanbaru Mengemuka, Aktivis Desak Kejaksaan Audit Total dan Usut Dugaan Persekongkolan

S. Hondro Hadiri Peresmian Kantor DPD GRIB Jaya Sumatera Utara, Tegaskan Komitmen Majukan GRIB Jaya Pekanbaru

KPK Kembangkan Kasus Dugaan Korupsi DJKA Medan, Sorotan Mengarah pada Dugaan Fee Rp 3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

DPP GRIB Jaya Tegaskan Pemecatan Imelda Samsi, Dinilai Lakukan Tindakan yang Mengganggu Stabilitas Organisasi

Desak Solusi Nyata bagi Kasus Bunda Jasmiati, Pengacara Mirwansyah Pertanyakan Arahan Wako Agung Nugroho Hubungi Layanan 112

Aktifkan Kembali Siskamling, Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Ajak Warga Perkuat Keamanan Lingkungan

Dugaan Penipuan Seret Nama Anggota DPRD Pekanbaru, GRIB Jaya Desak Hanura Bersihkan Citra Partai

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Tegaskan Komitmen Berantas Kejahatan, 6 Pelaku Begal dan Penipuan Online Berhasil Diamankan

DPD GRIB Jaya Riau Pertegas Disiplin Organisasi, Martin Purba Sebut Pengurus yang Dipecat Tak Lagi Berwenang Mengatasnamakan DPP

Rencana Pembagian Ponsel untuk RT/RW Harus Dikaji Matang, Jangan Sampai Jadi Beban Anggaran Tanpa Dampak Nyata

Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top