Rabu, 24 Juni 2026

Breaking News

  • Kalapas Batam Pimpin Prosesi Pemakaman Petugas Lapas Batam, Wujud Penghormatan atas Pengabdian   ●   
  • Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru Jenguk Masyarakat Kurang Mampu Di Rumah Sakit Prima   ●   
  • sejumlah pemberitaan terkait dugaan aktivitas pengelolaan limbah sludge yang diduga berasal dari PT Pulau Sambu, Guntung dan dikelola oleh PT Audi Energy Abadi menjadi Sorotan publik   ●   
  • Salahkan MBG penyebab Defisit Pendapatan, Jaringan Masyarakat Riau Berdaulat,Desak Mendagri copot SF Hariyanto sebagai Plt Gubernur Riau   ●   
  • Polantas Menyap : 4.673 Paket Bansos dan Berbagai Aksi Sosial Warnai Hari Bhayangkara ke-80 di Wilkum Riau   ●   
Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru Jenguk Masyarakat Kurang Mampu Di Rumah Sakit Prima
Rabu 24 Juni 2026, 20:25 WIB

Pekanbaru -SuaraHebat.com_-Bentuk perhatian dan empati terhadap masyarakat kurang mampu, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Pekanbaru menjenguk salah satu masyarakat kurang mampu yang anaknya masuk rumah sakit dan belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPC GRIB Jaya Pekanbaru melalui Ketua Srikandi DPC GRIB Jaya Pekanbaru Nurhayati bersama pengurus Srikandi DPC GRIB Jaya Pekanbaru usai menjenguk pasien keluarga kurang mampu tersebut di Rumah Sakit Prima Pekanbaru, Rabu (24/6/2026).

Lebih lanjut Nurhayati sedikit menceritakan kondisi keluarga pasien tersebut, bahwa keluarga pasien tersebut termasuk kategori masyarakat kurang mampu, karena orang tua dari pasien, yang ayahnya seorang buruh bangunan dan ibunya IRT yang juga bekerja serabutan untuk membantu kebutuhan ekonomi rumah tangga yang mempunyai 3 orang anak.

Dan terkait anaknya sakit, Rheisa Dwi Hafizah (14) yang kita jenguk ini, merupakan anak kedua yang sakitnya sejak dari lahir, mengidap penyakit Dandy-Walker syndrome (sindrom Dandy-Walker) yang merupakan penyakit kelainan bawaan lahir langka yang memengaruhi perkembangan otak.

lSedangkan anak ketiganya, Rakha Ahmad Athaya (10) dari keluarga yang kurang mampu tersebut juga mengidap penyakit Autisme Aptikal sejak dari lahir juga," terang Nurhayati.

"Dan anak mereka yang pertama lah yang sehat dan normal," tambah Nurhayati.

Melihat kondisi tersebutlah, kami dari Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru merasa perihatin dan terpanggil untuk menjenguk dan membantu meringankan sedikit biaya selama perobatan anaknya dirumah sakit walaupun biaya berobat anak tersebut ditanggu oleh BPJS dengan program UHC dari Pemerintah Kota Pekanbaru.

"Karena, selain biaya selama dirumah sakit, keluarga tersebut juga memerlukan biaya pengobatan anak ketiga yang tinggal dirumah, seperti pempes anaknya dan kebutuhan-kebutuhan lain dari anak tersebut dan anak pertamanya yang masih sekolah, belum lagi sewa rumah," ujar Nurhayati.

"Dengan peristiwa ini, kami mengetuk hati para pejabat Pemerintah, baik Kota Pekanbaru, Provinsi Riau untuk dapat memperhatikan keluarga kurang mampu tersebut, melihat dari beban hidup yang mereka tanggu selama ini, dimana selama ini belum pernah mendapatkan bantuan sosial, baik itu berupa PKH, BPNT dan bantua-bantuan lainnya," pungkas Nurhayati.

Pada keaempatan yang sama, dengan mata berkaca-kaca, Annisa Fitri, ibunda dari Rheisa Dwi Hafizah, pasien yang sakit, didamping suaminya Jhonny Rheza mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada GRIB Jaya Pekanbaru, dalam hal ini Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru atas kedatangannya untuk menjenguk anak kami yang sakit.

"Semoga apa yang diberikan oleh Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru, hanya Allah SWT yang bisa membalasnya dan kami hanya minta doa kan anak kami sehat dan bisa kembali kerumah, sehingga kami bisa kembali bekerja seperti biasa untuk memenuhi kebutuhan ekonomi kami," ujar Annisa sambil menghapus air matanya yang jatuh membasih pipinya.

Sumber : Humas Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru

Red/ Seprinaldi




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Berita Pilihan
Ketua GRIB JAYA Minta Badan Kehormatan DPRD Pekanbaru Usut Dugaan Pelanggaran Etika Oknum Anggota DPRD

Diduga Sebarkan Narasi Bernuansa Negatif di Grup WhatsApp, Oknum Anggota DPRD Kota Pekanbaru Berinisial 'RE' Dikecam

Ketua Umum PMMN Sesalkan Pernyataan Ginda Burnama, Ingatkan Pentingnya Menghormati Kebebasan Berpendapat

Diduga Gagal Paham Fungsi Pers dan Kontrol Sosial, Oknum Lapangan Proyek Polbeng Dinilai Keliru Memahami Tugas Jurnalis dan LSM

LSM INPEST Bongkar Dugaan Kejanggalan Material Fondasi Proyek Politeknik Negeri Bengkalis Rp 40 Miliar

Dugaan Pembunuhan Keji di Rumbai, Keluarga Korban Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku dan Berikan Hukuman Seberat-Beratnya

Tak Kunjung Ditindak Meski Disorot, Dugaan Gudang CPO di Mandau Memantik Pertanyaan Besar

Prabowo Perintahkan Berantas Barang Ilegal, Mengapa Dugaan Penyelundupan di Bengkalis Masih Marak?

Diduga Gudang CPO Ilegal Beroperasi Di Mandau, Polda Riau Diminta Jangan Tutup Mata

Alih-Alih Bahas Dugaan Korupsi, Abdul Wahid dan SF Hariyanto Saling Ungkit Masa Lalu di Persidangan

Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top