Suarahebat.com_-Pekanbaru - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya Kota Pekanbaru, melalui DPC Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru menggiring masyarakat kurang mampu yang anaknya masuk rumah sakit beberapa hari yang lalu agar mendapat perhatian dan bantuan dari pemerintah.
Ketua DPC GRIB Jaya Pekanbaru, S. Hondro, melalui Ketua Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru, Nurhayati mengatakan bahwa kemarin kita mendampingi masyarakat yang kurang mampu tersebut kekantor BAZNAS Provinsi Riau untuk melengkapi syarat-syarat penerima bantuan masyarakat yang kurang mampu.
Kehadiran kita, Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru bersama masyarakat kurang mampu ke BAZNAS Provinsi Riau adalah mengatarkan syarat kelengkapan penerima bantuan dan juga wawancara langsung," ujar Nurhayati saat dijumpai dikantor sekretariatnya, Jumat (3/7/2026).
"Dan masyarakat kurang mampu yang kita dampingi ini adalah warga atau masyarakat yang anaknya masuk rumah sakit Prima dan kemudian dirujuk kerumah sakit RSUD Arifin Ahmad, dimana anak tersebut mengidap penyakit Dandy-Walker syndrome," tambah Nurhayati.
"Dalam wawancara langsung dengan petugas BASNAS kemarin, barulah tau semuanya apa yang terjadi dan apa yang dialami selama ini. Dan saya sempat tertegun, sedih dan bercampur dengan pilu kisah hidup yang dialami oleh Nisa (panggilan seharinya), masyarakat yang kurang mampu tersebut," terang Nurhayati dengan mata berkaca-kaca menceritakannya.
"Dan yang lebih menyedihkan lagi, waktu anaknya Nisa tersebut mau masuk rumah sakit Prima kemarin, kursi roda yang mereka pakai untuk membawa kerumah sakit ditarik paksa oleh orang yang tempat mereka berhutang, karena tidak bisa membayar angsuran dari pinjaman Nisa tersebut," lanjut Nurhayati.
"Jadi hidup mereka penuh dengan hutang, selain untuk memenuhi kebutuhan hidup dan juga untuk biaya berobat kedua anaknya yang sakit sejak lahir, serta biaya sekolah anaknya yang pertama, belum lagi kontrakan rumah," tambah Nurhayati.
Dari cerita dan kondisi rumah yang kemarin kami juga sudah turun untuk melihatnya, makanya kami Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru tergerak hati untuk membantu masyarakat yang kurang mampu tersebut.
"Dan kami mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS Provinsi Riau yang telah menerima berkas dari kami (masyarakat kurang mampu) untuk diproses dan membantu saudara kita yang tidak mampu tersebut," beber Nurhayati.
"Dan kepada pemerintah, baik itu Pemko Pekanbaru dan juga Pemprov Riau serta instansi lainnya, kami mengentuk hati dan kepeduliannya untuk bisa membantu masyarakat kita tersebut, bagaimana kita memanusiakan manusia," tegas Nurhayati.
Dan kegiatan sosial ini merupakan salah satu dari visi misi Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu," pungkas Nurhayati.
Sumber : Humas DPC Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru
Red/Seprinaldi
Dugaan Penganiayaan Wanita di Kisaran Barat Dilaporkan ke Polres Asahan, Korban Alami Trauma
Jangan Tunggu Kejadian Berulang! Presiden Prabowo Didesak Audit Infrastruktur dan Tata Kelola PLN
Menyambut Era Baru Polri, Ketum IMO Indonesia, Yakub F. Ismail Dorong Kepemimpinan Humanis dan Adaptif
Apresiasi Ditreskrimum Polda Riau, S. Hondro Minta Dugaan Mafia Tanah di Rawang Air Putih - Siak Diusut Tuntas
Digerebek Tim Gabungan Bareskrim Polri Dan Polda Riau, 60 Pengunjung MP CLUB Pekanbaru Positif Narkoba
Polsek Kulim Tingkatkan Laporan ASE Waruwu ke Penyidikan, S. Hondro Apresiasi dan Desak Pelaku Segera Ditindak
Riau Kembali Tercekik Asap: Bencana Alam Atau Kegagalan Negara?
Tambahan Rp 20 Triliun untuk BPJS Kesehatan, Prabowo Tegaskan Pelayanan Harus Setara dan Tanpa Diskriminasi
Rokok Tanpa Pita Cukai Makin Marak di Pekanbaru, Bea Cukai Didesak Serius Lakukan Penindakan
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Temuan BPK Rp 214,77 Juta di DPRD Riau Disorot Ada Dugaan Pengadaan Fiktif
Polda Jambi Ungkap Dugaan PETI di Bungo, 2 Excavator Disita dan 4 Orang Jadi Tersangka
Gunakan 1 Unit Mobil Mixer Pengecoran Perdana Jalan Simpang Kartini - Malakopa Capai 30 Meter
Lapas Batam Bersama Sejumlah UPT Pemasyarakatan di Kepulauan Riau Laksanakan Pemusnahan Arsip Fisik



