Batam –SuaraHebat.com_-Lapas Batam menjadi tuan rumah kegiatan kunjungan kerja dan pengarahan Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan, Yan Rusmanto, kepada seluruh jajaran Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Kepulauan Riau. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kepulauan Riau, Aris Munandar, didampingi Kepala Lapas Batam, Yosafat Rizanto, Sabtu (4/7/26).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Lapas Batam ini diikuti oleh para Kepala UPT Pemasyarakatan beserta pejabat struktural dari Lapas, Rutan, Bapas dan LPKA se-Kepulauan Riau. Pengarahan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi, menyamakan persepsi, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan.
Mengawali kegiatan, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Kepulauan Riau, Aris Munandar, memaparkan kondisi pemasyarakatan di Kepulauan Riau saat ini dan apresiasi atas kinerja jajaran pemasyarakatan di kepulauan riau dengan harapan kegiatan ini dapat menjadi wadah untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kompetensi, serta menyamakan langkah dalam mengimplementasikan kebijakan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Selanjutnya, Direktur Pembinaan Narapidana dan Anak Binaan, Yan Rusmanto menyampaikan arahan dari direktur jenderal pemasyarakatan Drs. Mashudi terkait penguatan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, khususnya dalam bidang pembinaan narapidana dan anak binaan.
Beliau menekankan pentingnya pembinaan yang berkualitas, pemenuhan hak warga binaan sesuai ketentuan perundang-undangan, serta peningkatan profesionalisme dan integritas seluruh petugas pemasyarakatan.
Dalam arahannya, Yan Rusmanto juga mengingatkan seluruh jajaran agar terus mendukung Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam memberantas peredaran narkoba dan penipuan dengan berbagai macam modus di Lapas.
Selain itu, ia menegaskan pentingnya membangun budaya kerja yang berintegritas, responsif, dan berorientasi pada pembinaan yang berdampak bagi proses reintegrasi sosial warga binaan.
“Pak dirjen menyampaikan bahwa tidak ada toleransi kepada setiap petugas. Jalankan tugas sesuai dengan aturan, melanggar aturan maka siap menjalani hukuman.
Tugas Pemasyarakatan membina hingga warga binaan dapat kembali kemasyarakat dengan bekal ilmu pengetahuan”, Ujarnya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para Kepala UPT dan peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai pertanyaan, masukan, serta berdiskusi mengenai implementasi tugas dan fungsi pemasyarakatan, mulai dari pelaksanaan program pembinaan, pemenuhan hak warga binaan, penguatan pengamanan, hingga implementasi kebijakan terbaru di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Melalui forum ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi dan solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi di lapangan, sehingga pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan di wilayah Kepulauan Riau dapat berjalan lebih efektif, profesional, dan selaras dengan arah kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh antusias, dan menghasilkan komitmen bersama seluruh jajaran UPT Pemasyarakatan se-Kepulauan Riau untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan, memperkuat integritas, serta memberikan pelayanan pemasyarakatan yang semakin profesional, humanis, dan berdampak bagi masyarakat.
(Gokkon)
KUA-PPAS APBD Perubahan 2026 Pekanbaru Sudah Diserahkan ke DPRD, Pembahasan Dikejar Sebelum 30 September
Hakim PN Pekanbaru Turun ke Lokasi, Kuasa Hukum Firdinan: Dasar Kepemilikan Klien Kami Sudah Ada Sejak 1986
Kontrak Mitra Baru Dipersoalkan, PHR dan Vendor Berbeda Keterangan Soal Batas Usia 56 Tahun
SKT Firdinan Terbit 1985 VS SHM 2017, Kejanggalan Data Pertanahan Dipertanyakan — Presiden Prabowo dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diminta Turun Tangan
Syahrul Aidi Dorong Penguatan Profesi Jurnalis di Tengah Ledakan AI dan Media Sosial
Waspada! Nama Pejabat Kejati Riau Dicatut untuk Penipuan, Zikrullah Minta Warga Jangan Mudah Percaya
Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ 16 Sampai 18 September
Anggaran Angkutan Sampah DLHK Pekanbaru Disebut Capai Rp 29,4 Miliar, Dugaan Markup dan Armada Fiktif Disorot
Zulhelmi Arifin Jadi Sekda Pekanbaru, Rekam Jejak dan Sejumlah Dugaan Kasus Kembali Disorot
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
LESBUGA MENGGELAR AUDENSI DENGAN PEMERINTAH KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR TERKAIT KEGIATAN FESTIVAL TARI RATOH JAROE
Surat Tahun 1986 Diabaikan, S. Hondro : Pertanyakan Proses Verifikasi Ganti Rugi Tol Pekanbaru–Rengat
Karhutla di Salo Kampar Berhasil Dikendalikan, TNI Kerahkan Pasukan Gabungan
Pelapor dan Tersangka Berdamai, Mirwansyah Apresiasi Penyidik Polresta Pekanbaru


