PEKANBARU – Ketua DPC GRIB Jaya Kota Pekanbaru, S. Hondro, mendesak Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Haryanto, agar segera menyetujui usulan perubahan penambahan kuota dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang telah diajukan melalui Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Riau.
Desakan tersebut disampaikan menyusul masih banyaknya calon peserta didik di Kota Pekanbaru yang hingga kini belum memperoleh kursi di sekolah negeri, meskipun telah mengikuti seluruh tahapan seleksi sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurut S. Hondro, kondisi ini tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa. Pemerintah Provinsi Riau harus hadir memberikan solusi nyata agar tidak ada satu pun anak yang kehilangan kesempatan mengenyam pendidikan hanya karena keterbatasan daya tampung sekolah negeri.
"Kami mendesak Plt Gubernur Riau, Bapak SF Haryanto, agar segera menyetujui penambahan kuota SPMB. Ini bukan sekadar persoalan administrasi, tetapi menyangkut masa depan generasi muda Riau. Jangan sampai ada anak-anak yang akhirnya menganggur atau terpaksa putus sekolah karena tidak mendapatkan kursi di sekolah negeri," tegas Hondro, Selasa (07/07/26).
Ia menilai pemerintah tidak boleh membiarkan keresahan yang saat ini dirasakan ribuan orang tua. Negara memiliki kewajiban menjamin hak setiap warga negara untuk memperoleh pendidikan yang layak sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi.
"Pendidikan adalah hak seluruh anak bangsa, bukan hak segelintir orang yang beruntung lolos kuota. Pemerintah harus berpihak kepada masyarakat dan segera mengambil langkah konkret. Jangan sampai masyarakat menjadi korban akibat terbatasnya daya tampung," ujarnya.
Hondro juga meminta Kepala BPMP Provinsi Riau, Dr. Nilam Suri, B.Pd., M.Pd. terus mengawal usulan perubahan penambahan kuota tersebut agar segera memperoleh persetujuan dari Pemerintah Provinsi Riau sehingga dapat menjadi solusi bagi calon peserta didik yang belum tertampung.
Menurutnya, apabila penambahan kuota memungkinkan dilakukan tanpa mengurangi kualitas proses belajar mengajar, maka tidak ada alasan untuk menunda keputusan tersebut.
"Jangan sampai persoalan ini berlarut-larut. Setiap hari yang berlalu membuat kecemasan para orang tua semakin besar. Pemerintah harus hadir dengan keberpihakan, bukan hanya menunggu polemik semakin meluas," katanya.
GRIB Jaya Kota Pekanbaru berharap Plt Gubernur Riau segera mengambil keputusan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat. Langkah cepat dinilai penting agar seluruh anak di Pekanbaru memperoleh kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan di sekolah negeri dan tidak kehilangan masa depan hanya karena keterbatasan kuota penerimaan.***
Program Ketahanan Pangan BUMDes Tameran Telan Rp 219 Juta, Diduga Gatot: Kandang Ayam Kosong, Kolam Lele Jadi Semak Belukar
Jawab Tantangan Era Digital, PT Sopiak Satria Saga Perkuat Layanan Keamanan dengan Teknologi Terintegrasi
Kepemimpinan Zulfahrianto Terbukti Mampu Dorong Kemajuan Desa Sontang
Ketua GRIB JAYA Minta Badan Kehormatan DPRD Pekanbaru Usut Dugaan Pelanggaran Etika Oknum Anggota DPRD
Diduga Sebarkan Narasi Bernuansa Negatif di Grup WhatsApp, Oknum Anggota DPRD Kota Pekanbaru Berinisial 'RE' Dikecam
Ketua Umum PMMN Sesalkan Pernyataan Ginda Burnama, Ingatkan Pentingnya Menghormati Kebebasan Berpendapat
Diduga Gagal Paham Fungsi Pers dan Kontrol Sosial, Oknum Lapangan Proyek Polbeng Dinilai Keliru Memahami Tugas Jurnalis dan LSM
LSM INPEST Bongkar Dugaan Kejanggalan Material Fondasi Proyek Politeknik Negeri Bengkalis Rp 40 Miliar
Dugaan Pembunuhan Keji di Rumbai, Keluarga Korban Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku dan Berikan Hukuman Seberat-Beratnya
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Sigap, Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau dan Tim Lalin HK Berjibaku Selamatkan Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru–Dumai
Program Ketahanan Pangan BUMDes Tameran Telan Rp 219 Juta, Diduga Gatot: Kandang Ayam Kosong, Kolam Lele Jadi Semak Belukar
Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin
Upaya Pencegahan Hantavirus, Puskesmas Rumbai Bukit Gelar Sosialisasi Bersama Jajaran Perawatan Klinik Lapas Narkotika Rumbai

