TEMBILAHAN – Komitmen Kodam XIX Tuanku Tambusai dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat terus diwujudkan melalui percepatan pembangunan Jembatan Garuda. Memasuki tahapan strategis, personel Koramil 01/Tembilahan bersama masyarakat melaksanakan penimbunan area di sekitar pondasi angkur jembatan di Kelurahan Seberang Tembilahan Barat, Kecamatan Tembilahan, Kabupaten Indragiri Hilir, Sabtu (11/7/2026).
Sejak pagi, personel TNI bersama warga bergotong royong mengangkut material timbunan dan meratakannya di sekitar pondasi angkur. Tahapan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat struktur dasar jembatan sebagai fondasi sebelum pekerjaan konstruksi memasuki tahap berikutnya.
Suasana kebersamaan tampak mewarnai proses pembangunan. Antusiasme masyarakat yang turut serta secara sukarela menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mewujudkan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat.
Danramil 01/Tembilahan melalui personel di lapangan menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda berjalan sesuai dengan target berkat dukungan dan partisipasi aktif masyarakat.
«"Tahap penimbunan di sekitar pondasi angkur merupakan pekerjaan yang sangat penting untuk menunjang kekuatan konstruksi jembatan. Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi modal utama agar pembangunan dapat selesai tepat waktu, berkualitas, serta memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat," ujarnya.»
Selain mengedepankan percepatan pembangunan, Koramil 01/Tembilahan juga memastikan setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan sesuai prosedur teknis dan standar keselamatan kerja. Pengawasan dilakukan secara berkelanjutan guna menjaga kualitas konstruksi sehingga Jembatan Garuda memiliki struktur yang kokoh, aman, dan mampu digunakan dalam jangka panjang.
Pembangunan Jembatan Garuda diharapkan menjadi salah satu infrastruktur strategis yang mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Indragiri Hilir. Kehadiran jembatan tersebut diyakini akan memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitarnya.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, proyek ini juga menjadi simbol kuatnya kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam membangun daerah. Semangat gotong royong yang terus terpelihara diharapkan menjadi fondasi utama bagi terciptanya pembangunan yang cepat, berkualitas, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.***
Kebal Hukum? Kapolda Riau Diminta Tangkap Pemilik Perjudian Gelper e-zone 88 Bengkalis
Muncul Pengakuan Pasien Lain, MDP Didesak Periksa Dokter dan Evaluasi Menyeluruh RS Awal Bros Sudirman
Usai Ginjal Kiri Diangkat, Hasil Pa Tak Temukan Keganasan: Kasus Rizqi di RS Awal Bros Sudirman Dipertanyakan
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Hadiri Ramah Tamah Veteran, Sagu Hati Jadi Simbol Penghormatan Pejuang
Ratusan Siswa Tak Tertampung, GRIB Jaya: Jangan Tutupi Kekacauan dengan Dalih Prosedur, Kabid SMA Disdik Diminta Dicopot
Surat Pengaduan Dilayangkan, GRIB Jaya Desak Badan Kehormatan Periksa Oknum DPRD Pekanbaru Berinisial F
IKTS Cup XVI 2026 Meriahkan HUT ke-81 RI, Pererat Silaturahmi Lintas Generasi
Anggaran Publikasi Kampar Rp 5,8 Miliar Disorot, PMMN Desak Pemkab Buka Data dan Kontrak Media
Disorot Dugaan Penipuan, Anggota DPRD Pekanbaru Pilih Diam, Konfirmasi Media Diabaikan
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kuasa Hukum Novi Renite Ingawati Ajukan Permohonan Pengawasan dan Perlindungan Hukum Terkait Pelaksanaan Eksekusi Ruko
RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Dibahas, APINDO Dorong Investasi dan Peningkatan Kompetensi Pekerja
GRIB Jaya Pekanbaru Gelar Jalan Sehat 6 September, Siapkan Doorprize dan Sembako untuk Masyarakat
TAAT Siap Kawal Laporan terhadap KH Musta’in Syafi’i, Alumni Tebuireng Tegaskan Tolak Kriminalisasi Ulama


