PEKANBARU || Suarahebat.com -Srikandi DPC GRIB Jaya Kota Pekanbaru menggelar Rapat Konsolidasi dan Silaturahmi yang dirangkai dengan penyaluran bantuan sosial serta penyerahan kursi roda kepada keluarga kurang mampu di Kota Pekanbaru, Kamis (16/7/2026).
Mengusung tema "Menciptakan Perempuan yang Tangguh, Mandiri, Profesional dan Bermarwah", kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat soliditas organisasi sekaligus menegaskan komitmen Srikandi GRIB Jaya dalam menjalankan aksi sosial dan pemberdayaan masyarakat.
Acara dihadiri Ketua DPD GRIB Jaya Provinsi Riau Dr. Martin P., SH., MH., perwakilan Wali Kota Pekanbaru, Baznas, para camat se-Kota Pekanbaru, perwakilan Polsek Bukitraya, Ketua DPC GRIB Jaya Kota Pekanbaru Hondro, Ketua Srikandi DPC GRIB Jaya Kota Pekanbaru Nurhayati, serta jajaran pengurus dan anggota GRIB Jaya.
Dalam sambutannya, Ketua DPD GRIB Jaya Riau Dr. Martin P. menegaskan bahwa GRIB Jaya merupakan organisasi kemasyarakatan yang hadir untuk mengabdi kepada masyarakat, bukan identik dengan tindakan yang melanggar hukum.
"GRIB adalah pelayan masyarakat, bukan preman. Saya tidak mau ada pengurus atau anggota yang terlibat hiburan malam, narkoba maupun menjadi debt collector. Kalau ada, saya tidak akan ragu mengambil tindakan tegas. GRIB harus bersih dari narkoba dan menjadi organisasi yang melindungi masyarakat lemah," tegas Martin.
Ia juga mendorong Srikandi GRIB Jaya segera membentuk koperasi sebagai upaya memperkuat kemandirian ekonomi perempuan. Menurutnya, koperasi dapat menjadi wadah bagi anggota untuk mengembangkan usaha, menciptakan lapangan kerja, sekaligus mendukung program pemberdayaan ekonomi pemerintah.
Selain itu, Martin mengajak seluruh kader Srikandi terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial, mulai dari membantu warga kurang mampu, memberikan pendampingan sosial maupun hukum, hingga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.
"Organisasi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Jadilah tempat masyarakat mengadu dan mencari solusi ketika menghadapi persoalan," ujarnya.
Ketua DPC GRIB Jaya Kota Pekanbaru, Hondro, mengapresiasi kiprah Srikandi yang dinilainya mampu menunjukkan wajah organisasi yang humanis, peduli, dan dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, DPC GRIB Jaya Kota Pekanbaru akan terus mendukung berbagai program sosial sekaligus mengawal kebijakan pemerintah yang berpihak kepada masyarakat kecil.
Sementara itu, Ketua Srikandi DPC GRIB Jaya Kota Pekanbaru, Nurhayati, mengungkapkan bahwa kegiatan sosial tersebut berawal dari kepedulian terhadap sebuah keluarga kurang mampu yang memiliki dua anak dengan penyakit langka.
Kondisi keluarga tersebut, kata Nurhayati, menjadi motivasi bagi Srikandi untuk bergerak memberikan bantuan sekaligus memperkuat program kemanusiaan secara berkelanjutan.
"Kami ingin membuktikan bahwa Srikandi GRIB Jaya bukan hanya hadir sebagai organisasi kemasyarakatan, tetapi menjadi organisasi yang membawa kepedulian, solusi, dan harapan bagi masyarakat yang sedang mengalami kesulitan. Program sosial ini akan terus kami lanjutkan dan kami membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah, dunia usaha maupun para dermawan," ungkapnya.
Perwakilan Pemerintah Kota Pekanbaru menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap Srikandi GRIB Jaya terus bersinergi dengan pemerintah dalam meningkatkan pemberdayaan perempuan, pelatihan kewirausahaan, serta memperluas perlindungan sosial melalui program BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja formal maupun informal.
Pemerintah juga berharap keberadaan GRIB Jaya semakin diterima masyarakat melalui berbagai aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi warga Kota Pekanbaru.
Sumber : Humas Srikandi DPC GRIB Jaya Pekanbaru
Red / Seprinaldi
KUA-PPAS APBD Perubahan 2026 Pekanbaru Sudah Diserahkan ke DPRD, Pembahasan Dikejar Sebelum 30 September
Hakim PN Pekanbaru Turun ke Lokasi, Kuasa Hukum Firdinan: Dasar Kepemilikan Klien Kami Sudah Ada Sejak 1986
Kontrak Mitra Baru Dipersoalkan, PHR dan Vendor Berbeda Keterangan Soal Batas Usia 56 Tahun
SKT Firdinan Terbit 1985 VS SHM 2017, Kejanggalan Data Pertanahan Dipertanyakan — Presiden Prabowo dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diminta Turun Tangan
Syahrul Aidi Dorong Penguatan Profesi Jurnalis di Tengah Ledakan AI dan Media Sosial
Waspada! Nama Pejabat Kejati Riau Dicatut untuk Penipuan, Zikrullah Minta Warga Jangan Mudah Percaya
Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ 16 Sampai 18 September
Anggaran Angkutan Sampah DLHK Pekanbaru Disebut Capai Rp 29,4 Miliar, Dugaan Markup dan Armada Fiktif Disorot
Zulhelmi Arifin Jadi Sekda Pekanbaru, Rekam Jejak dan Sejumlah Dugaan Kasus Kembali Disorot
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
LESBUGA MENGGELAR AUDENSI DENGAN PEMERINTAH KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR TERKAIT KEGIATAN FESTIVAL TARI RATOH JAROE
Surat Tahun 1986 Diabaikan, S. Hondro : Pertanyakan Proses Verifikasi Ganti Rugi Tol Pekanbaru–Rengat
Karhutla di Salo Kampar Berhasil Dikendalikan, TNI Kerahkan Pasukan Gabungan
Pelapor dan Tersangka Berdamai, Mirwansyah Apresiasi Penyidik Polresta Pekanbaru


