Suarahebat.com_-Pekanbaru – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau terus memperkuat budaya tertib berlalu lintas di kalangan generasi muda melalui program Police Go To School. Edukasi kali ini digelar di SMK Muhammadiyah 1 Pekanbaru, Jumat (17/7/2026), sebagai bagian dari upaya membentuk pelajar yang disiplin, berkarakter, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan di jalan raya.
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.15 hingga 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kasubdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, S.Pd., M.M., bersama jajaran personel Subdit Kamsel.
Dalam kegiatan itu, para pelajar mendapatkan edukasi mengenai etika berlalu lintas, pentingnya mematuhi rambu dan peraturan lalu lintas, batas usia yang diperbolehkan mengendarai kendaraan bermotor roda dua, serta pentingnya disiplin sebagai pondasi dalam kehidupan bermasyarakat. Edukasi dikemas secara komunikatif dan interaktif sehingga para siswa dapat memahami bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama.
Sebagai bentuk apresiasi kepada para pelajar, Ditlantas Polda Riau menyerahkan helm berstandar SNI, tumbler, dan buku panduan keselamatan berlalu lintas. Selain itu, sebagai implementasi Program Green Policing yang digagas Kapolda Riau, Irjen Pol. Herry Heryawan, para siswa yang menunjukkan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas juga menerima bibit tanaman buah sebagai simbol kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, menjelaskan bahwa Police Go To School merupakan langkah preventif kepolisian dalam membangun budaya keselamatan berlalu lintas sejak usia sekolah. Menurutnya, pendidikan dan pembinaan menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi yang sadar hukum dan bertanggung jawab.
“Kami ingin menanamkan pemahaman kepada para pelajar bahwa keselamatan berlalu lintas bukan sekadar mematuhi aturan, tetapi merupakan bentuk penghargaan terhadap kehidupan. Jangan mengendarai kendaraan apabila belum memenuhi persyaratan usia dan belum memiliki kompetensi berkendara. Jadilah pelajar yang disiplin, menjadi contoh bagi teman-teman, serta selalu mengutamakan keselamatan di mana pun berada,” ujar AKBP Dasril.
Ia menambahkan, pendekatan edukatif akan terus dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi dengan sekolah-sekolah di Provinsi Riau.
“Melalui Program Green Policing yang diinisiasi Bapak Kapolda Riau, kami juga ingin menanamkan kepedulian terhadap lingkungan kepada para pelajar. Keselamatan berlalu lintas dan kecintaan terhadap alam merupakan dua nilai yang harus tumbuh bersamaan agar lahir generasi yang bertanggung jawab terhadap sesama maupun lingkungan,” tambahnya.
Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pembentukan budaya tertib berlalu lintas tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tetapi harus dimulai dari pendidikan dan pembinaan yang berkelanjutan.
“Keselamatan berlalu lintas adalah budaya yang harus ditanamkan sejak dini. Ketika para pelajar memahami pentingnya disiplin dan tanggung jawab di jalan raya, mereka akan tumbuh menjadi pelopor keselamatan di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat. Sejalan dengan Program Green Policing, kami ingin membangun generasi yang tidak hanya tertib berlalu lintas, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sebagai bagian dari masa depan Riau yang aman, hijau, dan berkelanjutan,” tegas Kombes Pol. Jeki Rahmat Mustika.
Kepala SMK Muhammadiyah 1 Pekanbaru, Budimansyah, M.Pd., mengapresiasi kepedulian Ditlantas Polda Riau yang terus menghadirkan edukasi langsung kepada kalangan pelajar.
“Program ini memberikan manfaat yang sangat besar bagi peserta didik kami. Selain meningkatkan pemahaman tentang keselamatan berlalu lintas, para siswa juga memperoleh pembelajaran mengenai disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan. Kami berharap sinergi antara dunia pendidikan dan Ditlantas Polda Riau dapat terus berlanjut demi membentuk generasi muda yang berkarakter, taat hukum, dan peduli terhadap sesama,” ungkap Budimansyah.
Suasana kegiatan berlangsung penuh antusias. Para siswa aktif berdialog, mengikuti sesi edukasi, serta menunjukkan komitmen untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Melalui Police Go To School, Ditlantas Polda Riau menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan edukasi yang menyentuh generasi muda. Dengan sinergi antara kepolisian, sekolah, orang tua, dan masyarakat, diharapkan tumbuh budaya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang semakin kuat, sekaligus melahirkan generasi yang disiplin, peduli lingkungan, dan siap menjadi agen perubahan dalam mewujudkan Riau yang aman, tertib, serta berkelanjutan.
Red / Seprinaldi
KUA-PPAS APBD Perubahan 2026 Pekanbaru Sudah Diserahkan ke DPRD, Pembahasan Dikejar Sebelum 30 September
Hakim PN Pekanbaru Turun ke Lokasi, Kuasa Hukum Firdinan: Dasar Kepemilikan Klien Kami Sudah Ada Sejak 1986
Kontrak Mitra Baru Dipersoalkan, PHR dan Vendor Berbeda Keterangan Soal Batas Usia 56 Tahun
SKT Firdinan Terbit 1985 VS SHM 2017, Kejanggalan Data Pertanahan Dipertanyakan — Presiden Prabowo dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diminta Turun Tangan
Syahrul Aidi Dorong Penguatan Profesi Jurnalis di Tengah Ledakan AI dan Media Sosial
Waspada! Nama Pejabat Kejati Riau Dicatut untuk Penipuan, Zikrullah Minta Warga Jangan Mudah Percaya
Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ 16 Sampai 18 September
Anggaran Angkutan Sampah DLHK Pekanbaru Disebut Capai Rp 29,4 Miliar, Dugaan Markup dan Armada Fiktif Disorot
Zulhelmi Arifin Jadi Sekda Pekanbaru, Rekam Jejak dan Sejumlah Dugaan Kasus Kembali Disorot
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
LESBUGA MENGGELAR AUDENSI DENGAN PEMERINTAH KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR TERKAIT KEGIATAN FESTIVAL TARI RATOH JAROE
Surat Tahun 1986 Diabaikan, S. Hondro : Pertanyakan Proses Verifikasi Ganti Rugi Tol Pekanbaru–Rengat
Karhutla di Salo Kampar Berhasil Dikendalikan, TNI Kerahkan Pasukan Gabungan
Pelapor dan Tersangka Berdamai, Mirwansyah Apresiasi Penyidik Polresta Pekanbaru


