Senin, 27 Juli 2026

Breaking News

  • Rencana Pembagian Ponsel untuk RT/RW Harus Dikaji Matang, Jangan Sampai Jadi Beban Anggaran Tanpa Dampak Nyata   ●   
  • Wujud Kepedulian Sosial, IKTS Pekanbaru Gelar Donor Darah dan Layanan Kesehatan Gratis, Ratusan Warga Rasakan Manfaatnya   ●   
  • Latihan Bersama Road Race Session 2 Pelalawan Sukses Digelar, Wadah Pembinaan Pembalap Muda, Cegah Balap Liar dan Gerakkan Ekonomi UMKM   ●   
  • Perkuat Keselamatan Berkendara, Ditlantas Polda Riau Gandeng Maxim dan Jasa Raharja Edukasi Ratusan Driver   ●   
  • Kota Pekanbaru Jadi Magnet Akhir Pekan, Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli dan Pengaturan Lalu Lintas Hingga Malam Hari   ●   
Rencana Pembagian Ponsel untuk RT/RW Harus Dikaji Matang, Jangan Sampai Jadi Beban Anggaran Tanpa Dampak Nyata
Senin 27 Juli 2026, 09:24 WIB

PEKANBARU – Rencana Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru membagikan telepon seluler kepada seluruh Ketua Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) menuai perhatian. Program yang diklaim bertujuan memperkuat pelayanan publik berbasis digital dinilai perlu dikaji secara matang agar tidak berubah menjadi kebijakan yang menguras anggaran tanpa memberikan manfaat yang sebanding bagi masyarakat, Sabtu (25/7/26).

Digitalisasi pelayanan publik memang merupakan langkah yang patut didukung. Namun, penggunaan uang daerah harus selalu mengedepankan prinsip efektivitas, efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas. Setiap rupiah yang dibelanjakan wajib dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat sebagai pemilik sesungguhnya dari anggaran tersebut.

Jika tujuan utama program ini adalah mempercepat pelaporan berbagai persoalan lingkungan kepada pemerintah, maka publik berhak mengetahui alasan mengapa harus dilakukan melalui pengadaan telepon seluler baru. 

Pemerintah perlu menjelaskan apakah telah dilakukan kajian kebutuhan, analisis biaya dan manfaat (cost-benefit analysis), serta evaluasi terhadap alternatif yang lebih hemat, seperti memanfaatkan perangkat pribadi para Ketua RT/RW melalui aplikasi resmi pemerintah.

Di tengah masih banyaknya persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat, seperti perbaikan jalan lingkungan, penanganan banjir, pengelolaan sampah, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, hingga kebutuhan pendidikan, kebijakan pengadaan telepon seluler tentu akan menjadi perhatian publik. Oleh karena itu, pemerintah harus mampu membuktikan bahwa program ini benar-benar merupakan kebutuhan prioritas, bukan sekadar proyek pengadaan.

Selain itu, aspek transparansi pengadaan juga harus menjadi perhatian utama. Mulai dari besaran anggaran, spesifikasi perangkat, mekanisme pengadaan, hingga sistem distribusinya harus dibuka kepada publik. Transparansi merupakan kunci untuk mencegah potensi penyimpangan serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Program digitalisasi juga tidak cukup hanya berhenti pada pembagian perangkat. Pemerintah perlu memastikan tersedianya aplikasi yang benar-benar berfungsi, pelatihan bagi pengguna, dukungan teknis yang memadai, serta indikator keberhasilan yang dapat diukur secara objektif.

Tanpa perencanaan yang matang, perangkat tersebut berpotensi tidak dimanfaatkan secara optimal dan akhirnya menjadi aset yang tidak memberikan manfaat maksimal.

Masyarakat pada prinsipnya mendukung setiap inovasi yang mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik. Namun, inovasi harus dibangun di atas dasar kebutuhan riil, bukan sekadar simbol modernisasi. 

Keberhasilan sebuah program bukan diukur dari banyaknya perangkat yang dibagikan, melainkan dari seberapa besar dampaknya dalam mempercepat pelayanan, meningkatkan respons pemerintah, dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

Karena itu, Pemko Pekanbaru diharapkan membuka ruang partisipasi publik, memaparkan kajian akademis serta perencanaan anggaran secara terbuka sebelum program ini direalisasikan. Dengan demikian, setiap kebijakan yang diambil benar-benar mencerminkan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), berpihak kepada kepentingan masyarakat, dan mampu dipertanggungjawabkan secara hukum maupun moral.*jhn

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Berita Pilihan
Rencana Pembagian Ponsel untuk RT/RW Harus Dikaji Matang, Jangan Sampai Jadi Beban Anggaran Tanpa Dampak Nyata

GRIB Jaya Pekanbaru Desak Kejari Usut Tuntas Dugaan Penyimpangan Anggaran Sosper DPRD T.A 2024–2025

DPD GRIB Jaya Riau Resmi Berhentikan 3 Pengurus, Tegaskan Penataan Organisasi dan Disiplin Internal

Kasus Dugaan Penipuan Proyek Rp 200 Juta Diduga Libatkan Oknum Anggota DPRD Pekanbaru

Dugaan Penyimpangan Anggaran Sosper DPRD Pekanbaru T.A 2025 Sebesar Rp 4,64 Miliar Kembali Disorot

Uang Rakyat Hampir Rp 6 Miliar untuk Keamanan DPRD Riau, Efektifkah? Bentrok Jadi Pemicu Evaluasi Menyeluruh

Transparansi Penegakan Hukum Dipertaruhkan: Publik Berhak Mendapat Kepastian, Bukan Spekulasi

Diduga Berkedok Gelper, Arena Dengan Fasilitas Judi di Sejumlah THM Batam Jadi Sorotan, Publik Desak Atensi Kapolda Kepri

Ratusan Calon Siswa SMA/SMK Terancam Kehilangan Hak Pendidikan, GRIB Jaya DPC Kota Pekanbaru Desak Plt Gubernur Riau Gunakan Diskresi

Raja Jaya Dinata Sianturi, S.E. Konsisten Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Tapung, Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Rusak

Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top