Jumat, 17 Juli 2026

Breaking News

  • POLICE GO TO SCHOOL, DITLANTAS POLDA RIAU TANAMKAN BUDAYA TERTIB BERLALU LINTAS DAN GREEN POLICING KEPADA PELAJAR   ●   
  • Perkuat Peran Perempuan, Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru Gelar Konsolidasi dan Aksi Sosial Dihadiri DPD dan DPC GRIB Jaya   ●   
  • DLHK Provinsi Riau Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Karhutla Melalui Sosialisasi dan Simulasi di Desa Aliantan   ●   
  • Gugatan F. Zega Ditolak Pengadilan, PKMNR Tegaskan Legalitas Organisasi dan Siapkan Langkah Hukum atas Dugaan Fitnah   ●   
  • Ratusan Calon Siswa SMA/SMK Terancam Kehilangan Hak Pendidikan, GRIB Jaya DPC Kota Pekanbaru Desak Plt Gubernur Riau Gunakan Diskresi   ●   
Afo Lim melalui Foss Group Luncurkan Foodtray TKDN 100%, SNI, dan Bersertifikat Sucofindo untuk Dukung Program Makan Gratis Bergizi
Sabtu 09 Agustus 2025, 20:23 WIB

suarahebat.com, Jakarta – Afo Lim, pengusaha nasional melalui Foss Group, resmi meluncurkan foodtray dengan jaminan 100% produk dalam negeri. Foodtray ini dibuat menggunakan bahan SUS 304 berkualitas tinggi dari Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), telah memenuhi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 100%, mendapatkan Standar Nasional Indonesia (SNI), terdaftar di E-Katalog, dan bersertifikat Sucofindo.

Langkah ini menjadi bentuk nyata dukungan Foss Group terhadap program makan gratis bergizi yang tengah digalakkan oleh Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Program tersebut disambut antusias oleh berbagai pihak, termasuk pelaku usaha di sektor penyedia peralatan makan.

Presiden Suara Independen Rakyat Indonesia (SIRI), Dr. Chandra Setiadji, S.H., M.H., yang akrab disapa Andy, mengapresiasi terobosan ini. Menurutnya, kehadiran foodtray buatan dalam negeri berbahan SUS 304 merupakan terobosan penting untuk mendukung kesehatan dan higienitas makanan yang disajikan kepada masyarakat.

 

 “Afo Lim dan Foss Group telah membantu negara menciptakan lapangan kerja sekaligus memberikan alternatif berkualitas tinggi untuk foodtray. TKDN 100% ini menjadi yang pertama di Indonesia. Selama ini banyak produk foodtray masih diimpor dan tidak menggunakan SUS 304, yang rentan berkarat hanya dalam beberapa bulan, sehingga merugikan masyarakat,” ujar Andy.

Ia menegaskan bahwa misi Presiden Prabowo untuk mencerdaskan bangsa melalui pemberian makanan bergizi gratis harus didukung penuh oleh sektor swasta.

 

“Peralatan makan yang higienis dan bebas dari bahan berbahaya adalah faktor penting dalam memastikan makanan bergizi yang disajikan kepada rakyat. Oleh karena itu, saya merekomendasikan pemerintah untuk mempertimbangkan kerjasama dengan produsen dalam negeri seperti Foss Group,” tambahnya.

Dengan peluncuran ini, Foss Group menegaskan komitmennya dalam mendukung program nasional sekaligus memperkuat industri manufaktur dalam negeri. Produk foodtray ini diharapkan dapat menjadi standar baru bagi peralatan makan yang digunakan dalam program-program pemerintah maupun sektor swasta.

Tentang Foss Group Foss Group adalah grup usaha nasional yang bergerak di berbagai sektor, mulai dari ekspor hasil laut, konstruksi akuakultur, pertambangan, industri makanan dan minuman, hingga manufaktur. Di bawah kepemimpinan Afo Lim, Foss Group berkomitmen untuk menghadirkan produk dan layanan berkualitas tinggi yang mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Berita Pilihan
Ratusan Calon Siswa SMA/SMK Terancam Kehilangan Hak Pendidikan, GRIB Jaya DPC Kota Pekanbaru Desak Plt Gubernur Riau Gunakan Diskresi

Raja Jaya Dinata Sianturi, S.E. Konsisten Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Tapung, Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Rusak

Sidak Berulang, Kepastian Tak Kunjung Datang: Publik Pertanyakan Ketegasan Pemko dan DPRD Pekanbaru terhadap THM Bermasalah

Opini: Pemberantasan Korupsi Tak Bisa Ditawar Demi Keberhasilan Program Prioritas Nasional

MS Law Firm Gugat Mantan Pimpinan KORPRI Departemen Kesehatan Provinsi Riau, Tuntut Pertanggungjawaban atas Nasib 2 Mantan Bawahan

Empat Hari Gangguan, Pelanggan Murka: Telkomsel dan IndiHome Diminta Bertanggung Jawab, Jangan Diam!

Aksi Besar Kembali Terjadi di Pekanbaru, Massa Desak Pemprov Riau Benahi Kisruh SPMB 2026

Diduga Hindari Konfirmasi Soal Gatotnya Program Ketahanan Pangan BUMDes Tameran Yang Telan Rp 219 Juta, Kades Blokir WhatsApp Awak Media

Batas Waktu 60 Hari, BASMI Riau Desak Bupati Meranti Tindaklanjuti Temuan BPK Senilai Rp 6,5 Miliar

Banyak Calon Siswa Belum Dapat Sekolah Negeri, GRIB Jaya Minta Plt Gubernur Riau Tambah Kuota SPMB

Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top