suarahebat.com, Batam - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Batam mengikuti Apel Bersama yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan secara virtual. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh jajaran pegawai Lapas Batam sebagai bentuk komitmen dalam memperkuat disiplin, sinergi, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Apel bersama dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum, Novita Ilmaris selaku pembina apel. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran di lingkungan Kemenko Kumham Imipas sebagai momentum memperkuat koordinasi dan menyatukan komitmen dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.
Dalam amanatnya, Novita Ilmaris menegaskan bahwa apel pagi bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum untuk memperkuat disiplin, meningkatkan semangat kerja, serta menyatukan komitmen seluruh Aparatur Sipil Negara dalam menjalankan tugas. Seluruh ASN diharapkan senantiasa bekerja dengan penuh integritas, profesionalisme, serta memberikan pelayanan publik yang cepat, tepat, ramah, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat sesuai dengan nilai-nilai ASN BerAKHLAK.
Pembina apel juga mengingatkan pentingnya memperingati Hari Anak Nasional sebagai pengingat bahwa setiap anak memiliki hak untuk memperoleh pendidikan, perlindungan, serta kesempatan tumbuh dan berkembang secara optimal. Khusus di lingkungan pemasyarakatan, seluruh petugas diminta untuk terus memberikan perhatian terhadap pemenuhan hak-hak anak binaan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Selain itu, seluruh satuan kerja diinstruksikan untuk turut menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan memasang atribut kemerdekaan, menjaga kebersihan lingkungan kerja, serta berpartisipasi aktif dalam seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT RI sebagai bentuk penguatan semangat nasionalisme dan pengabdian kepada bangsa.
Dalam arahannya, Novita Ilmaris juga menekankan pentingnya pelaksanaan Analisis dan Evaluasi (Anev) Bulan Juli sebagai sarana pengendalian program dan evaluasi kinerja organisasi. Seluruh unit kerja diminta melakukan evaluasi secara objektif dengan mengidentifikasi capaian, kendala, serta menyusun langkah-langkah perbaikan untuk meningkatkan kualitas kinerja pada periode berikutnya.
Usai mengikuti apel bersama, Kepala Lapas Batam, Yosafat Rizanto, memimpin apel internal yang dirangkaikan dengan penyerahan penghargaan kepada Pegawai Teladan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi, integritas, disiplin, dan kinerja yang telah ditunjukkan dalam pelaksanaan tugas.
Dalam kesempatan tersebut, Kalapas menyampaikan bahwa penghargaan Pegawai Teladan diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan profesionalisme, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Penghargaan ini bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi penyemangat bagi seluruh pegawai untuk terus berkinerja dengan baik, menjaga disiplin, dan menjunjung tinggi nilai-nilai integritas dalam setiap pelaksanaan tugas," ujar Yosafat Rizanto.
Sebagai tindak lanjut dari arahan pembina apel, seluruh jajaran Lapas Batam berkomitmen untuk meningkatkan disiplin kerja, memperkuat kualitas pelayanan publik, memenuhi hak-hak warga binaan sesuai ketentuan yang berlaku, menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, serta melaksanakan Analisis dan Evaluasi (Anev) Bulan Juli sebagai upaya meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas kinerja organisasi.
Melalui kegiatan ini, Lapas Batam terus meneguhkan komitmennya dalam mewujudkan pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berintegritas, sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, sejalan dengan nilai-nilai ASN BerAKHLAK dan arah kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.(Gokkon)
Rencana Pembagian Ponsel untuk RT/RW Harus Dikaji Matang, Jangan Sampai Jadi Beban Anggaran Tanpa Dampak Nyata
GRIB Jaya Pekanbaru Desak Kejari Usut Tuntas Dugaan Penyimpangan Anggaran Sosper DPRD T.A 2024–2025
DPD GRIB Jaya Riau Resmi Berhentikan 3 Pengurus, Tegaskan Penataan Organisasi dan Disiplin Internal
Kasus Dugaan Penipuan Proyek Rp 200 Juta Diduga Libatkan Oknum Anggota DPRD Pekanbaru
Dugaan Penyimpangan Anggaran Sosper DPRD Pekanbaru T.A 2025 Sebesar Rp 4,64 Miliar Kembali Disorot
Uang Rakyat Hampir Rp 6 Miliar untuk Keamanan DPRD Riau, Efektifkah? Bentrok Jadi Pemicu Evaluasi Menyeluruh
Transparansi Penegakan Hukum Dipertaruhkan: Publik Berhak Mendapat Kepastian, Bukan Spekulasi
Diduga Berkedok Gelper, Arena Dengan Fasilitas Judi di Sejumlah THM Batam Jadi Sorotan, Publik Desak Atensi Kapolda Kepri
Ratusan Calon Siswa SMA/SMK Terancam Kehilangan Hak Pendidikan, GRIB Jaya DPC Kota Pekanbaru Desak Plt Gubernur Riau Gunakan Diskresi
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
DPD GRIB Jaya Riau Pertegas Disiplin Organisasi, Martin Purba Sebut Pengurus yang Dipecat Tak Lagi Berwenang Mengatasnamakan DPP
Kepercayaan Publik Dipertaruhkan, Dugaan Penipuan Proyek yang Menyeret Nama Oknum Anggota DPRD Pekanbaru Harus Diusut Tuntas
Lapas Narkotika Rumbai Ikuti Apel Bersama Awal Bulan Kementerian
Rencana Pembagian Ponsel untuk RT/RW Harus Dikaji Matang, Jangan Sampai Jadi Beban Anggaran Tanpa Dampak Nyata

