BENGKALIS – Dugaan aktivitas gudang penampungan minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) ilegal di kawasan KM 14, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, menjadi sorotan masyarakat. Gudang yang disebut-sebut berkaitan dengan seorang pengusaha berinisial Asiang itu diduga masih beroperasi tanpa hambatan, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan serta penegakan hukum di wilayah tersebut, Kamis (06/08/26).
Sejumlah warga yang enggan disebutkan namanya mengaku resah atas dugaan aktivitas penampungan CPO tersebut. Mereka menilai, apabila benar beroperasi tanpa izin atau melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan, maka kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berpotensi merugikan negara, mengganggu tata niaga komoditas sawit, serta menimbulkan dampak terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.
Masyarakat berharap aparat penegak hukum segera melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk memastikan legalitas operasional gudang tersebut. Jika ditemukan adanya pelanggaran hukum, warga meminta agar proses penindakan dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu.
"Kami masyarakat meminta dan memohon dengan hormat kepada Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si. untuk turun menyelidiki dan menindak tegas tempat atau gudang penampungan CPO yang diduga ilegal tersebut. Tangkap para pelaku apabila terbukti melanggar sesuai dengan undang-undang yang berlaku. Jangan sampai dibiarkan karena kami khawatir ke depannya dapat membahayakan masyarakat," ujar sejumlah narasumber.
Desakan tersebut dinilai sejalan dengan harapan publik agar aparat penegak hukum memberikan kepastian hukum terhadap setiap dugaan praktik usaha yang tidak sesuai dengan ketentuan. Penegakan hukum yang konsisten dinilai penting untuk menciptakan iklim usaha yang sehat, memberikan rasa keadilan kepada pelaku usaha yang taat aturan, serta mencegah munculnya praktik-praktik yang berpotensi merugikan kepentingan negara dan masyarakat.
Masyarakat juga berharap Polres Bengkalis segera memberikan klarifikasi mengenai informasi yang berkembang, termasuk melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak terkait. Langkah tersebut dinilai penting agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat dan memastikan seluruh proses berjalan berdasarkan alat bukti serta ketentuan hukum yang berlaku.
Hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan maupun tanggapan dari pihak yang disebut dalam informasi tersebut maupun dari pengelola gudang terkait.***
Dugaan Penganiayaan Wanita di Kisaran Barat Dilaporkan ke Polres Asahan, Korban Alami Trauma
Jangan Tunggu Kejadian Berulang! Presiden Prabowo Didesak Audit Infrastruktur dan Tata Kelola PLN
Menyambut Era Baru Polri, Ketum IMO Indonesia, Yakub F. Ismail Dorong Kepemimpinan Humanis dan Adaptif
Apresiasi Ditreskrimum Polda Riau, S. Hondro Minta Dugaan Mafia Tanah di Rawang Air Putih - Siak Diusut Tuntas
Digerebek Tim Gabungan Bareskrim Polri Dan Polda Riau, 60 Pengunjung MP CLUB Pekanbaru Positif Narkoba
Polsek Kulim Tingkatkan Laporan ASE Waruwu ke Penyidikan, S. Hondro Apresiasi dan Desak Pelaku Segera Ditindak
Riau Kembali Tercekik Asap: Bencana Alam Atau Kegagalan Negara?
Tambahan Rp 20 Triliun untuk BPJS Kesehatan, Prabowo Tegaskan Pelayanan Harus Setara dan Tanpa Diskriminasi
Rokok Tanpa Pita Cukai Makin Marak di Pekanbaru, Bea Cukai Didesak Serius Lakukan Penindakan
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Gunakan 1 Unit Mobil Mixer Pengecoran Perdana Jalan Simpang Kartini - Malakopa Capai 30 Meter
Lapas Batam Bersama Sejumlah UPT Pemasyarakatan di Kepulauan Riau Laksanakan Pemusnahan Arsip Fisik
Dugaan Permintaan Uang Berkedok LSM di SDN 010 Pangkalan Serik Disorot, DPP Hulubalang Riau Desak APH Bertindak
Ketum IMO Indonesia, Yakub F. Ismail: Kementerian PU Bangun Infrastruktur, Tegakkan Integritas



