PEKANBARU — Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara terpadu terus dilakukan jajaran Kodam XIX/Tuanku Tambusai bersama unsur terkait untuk mengendalikan kebakaran yang terjadi di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Jumat (21/08/26).
Sejak awal Agustus 2026 hingga saat ini, personel gabungan yang terdiri dari Kodim 0313/Kampar dan prajurit Yonif TP 851/BBC bersama Polri, Manggala Agni, serta BPBD Kabupaten Pelalawan terus melaksanakan pemadaman dan pengendalian titik api.
Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai ±270 hektare, dengan sekitar ±82 hektare di antaranya telah berhasil dipadamkan.
Dalam pelaksanaan operasi penanggulangan karhutla, tim gabungan menghadapi kondisi medan yang cukup berat. Kawasan SM Kerumutan merupakan wilayah konservasi dengan karakteristik hutan dan akses yang terbatas. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman membutuhkan ketahanan fisik, strategi, serta koordinasi yang kuat antarpersonel di lapangan.
Salah satu kendala utama yang dihadapi adalah jarak sumber air yang cukup jauh dari lokasi kebakaran. Selain itu, kondisi medan membuat sejumlah titik api hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki sehingga proses pemadaman membutuhkan waktu dan tenaga ekstra.
Meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan, seluruh personel gabungan tetap berupaya maksimal dengan mengerahkan kemampuan dan peralatan yang tersedia. Langkah tersebut dilakukan untuk menekan perkembangan titik api, mencegah kebakaran meluas, serta melindungi kawasan hutan yang memiliki fungsi penting bagi kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati.
Penanganan karhutla di SM Kerumutan juga menjadi bagian dari komitmen Kodam XIX/Tuanku Tambusai dalam mendukung pemerintah daerah menghadapi bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun masyarakat.
Sinergi antara TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, dan seluruh unsur terkait menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan karhutla. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mengendalikan kebakaran secara efektif sekaligus menjaga kawasan konservasi SM Kerumutan agar tetap terlindungi.
Jajaran Kodam XIX/Tuanku Tambusai bersama seluruh unsur yang terlibat akan terus melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan sesuai perkembangan kondisi, dengan mengutamakan keselamatan personel serta upaya pencegahan agar api tidak kembali meluas.***
Usai Ginjal Kiri Diangkat, Hasil Pa Tak Temukan Keganasan: Kasus Rizqi di RS Awal Bros Sudirman Dipertanyakan
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Hadiri Ramah Tamah Veteran, Sagu Hati Jadi Simbol Penghormatan Pejuang
Ratusan Siswa Tak Tertampung, GRIB Jaya: Jangan Tutupi Kekacauan dengan Dalih Prosedur, Kabid SMA Disdik Diminta Dicopot
Surat Pengaduan Dilayangkan, GRIB Jaya Desak Badan Kehormatan Periksa Oknum DPRD Pekanbaru Berinisial F
IKTS Cup XVI 2026 Meriahkan HUT ke-81 RI, Pererat Silaturahmi Lintas Generasi
Anggaran Publikasi Kampar Rp 5,8 Miliar Disorot, PMMN Desak Pemkab Buka Data dan Kontrak Media
Disorot Dugaan Penipuan, Anggota DPRD Pekanbaru Pilih Diam, Konfirmasi Media Diabaikan
Polda Riau Raih Juara Umum Klaster III Ketahanan Pangan Polri, Kapolda: Penghargaan Harus Jadi Motivasi untuk Terus Mengabdi
DANA Rp 331 JUTA DPRD RIAU CAIR di Tengah Penolakan Bendahara, SPKN Desak Audit Investigatif
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Bea Cukai-BNN Sita 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal dari MV Ocean Porter di Kepri
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Penanganan Karhutla di SM Kerumutan, 82 Hektare Berhasil Dipadamkan
Menakar CNG Merah Putih
Mubes Taman Iskandar Muda Memanas, Saiful Bahri Sulaiman Siap Tantang Petahana

