Jumat, 21 Agustus 2026

Breaking News

  • Muncul Pengakuan Pasien Lain, MDP Didesak Periksa Dokter dan Evaluasi Menyeluruh RS Awal Bros Sudirman   ●   
  • Bea Cukai-BNN Sita 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal dari MV Ocean Porter di Kepri   ●   
  • Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Penanganan Karhutla di SM Kerumutan, 82 Hektare Berhasil Dipadamkan   ●   
  • Menakar CNG Merah Putih   ●   
  • Mubes Taman Iskandar Muda Memanas, Saiful Bahri Sulaiman Siap Tantang Petahana   ●   
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Perkuat Penanganan Karhutla di SM Kerumutan, 82 Hektare Berhasil Dipadamkan
Jumat 21 Agustus 2026, 16:20 WIB

PEKANBARU — Upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara terpadu terus dilakukan jajaran Kodam XIX/Tuanku Tambusai bersama unsur terkait untuk mengendalikan kebakaran yang terjadi di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau, Jumat (21/08/26).

Sejak awal Agustus 2026 hingga saat ini, personel gabungan yang terdiri dari Kodim 0313/Kampar dan prajurit Yonif TP 851/BBC bersama Polri, Manggala Agni, serta BPBD Kabupaten Pelalawan terus melaksanakan pemadaman dan pengendalian titik api.

Berdasarkan hasil penanganan di lapangan, luas area yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai ±270 hektare, dengan sekitar ±82 hektare di antaranya telah berhasil dipadamkan.

Dalam pelaksanaan operasi penanggulangan karhutla, tim gabungan menghadapi kondisi medan yang cukup berat. Kawasan SM Kerumutan merupakan wilayah konservasi dengan karakteristik hutan dan akses yang terbatas. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman membutuhkan ketahanan fisik, strategi, serta koordinasi yang kuat antarpersonel di lapangan.

Salah satu kendala utama yang dihadapi adalah jarak sumber air yang cukup jauh dari lokasi kebakaran. Selain itu, kondisi medan membuat sejumlah titik api hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki sehingga proses pemadaman membutuhkan waktu dan tenaga ekstra.

Meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan, seluruh personel gabungan tetap berupaya maksimal dengan mengerahkan kemampuan dan peralatan yang tersedia. Langkah tersebut dilakukan untuk menekan perkembangan titik api, mencegah kebakaran meluas, serta melindungi kawasan hutan yang memiliki fungsi penting bagi kelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati.

Penanganan karhutla di SM Kerumutan juga menjadi bagian dari komitmen Kodam XIX/Tuanku Tambusai dalam mendukung pemerintah daerah menghadapi bencana, khususnya kebakaran hutan dan lahan yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan maupun masyarakat.

Sinergi antara TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD, dan seluruh unsur terkait menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan karhutla. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mengendalikan kebakaran secara efektif sekaligus menjaga kawasan konservasi SM Kerumutan agar tetap terlindungi.

Jajaran Kodam XIX/Tuanku Tambusai bersama seluruh unsur yang terlibat akan terus melakukan pemantauan dan penanganan di lapangan sesuai perkembangan kondisi, dengan mengutamakan keselamatan personel serta upaya pencegahan agar api tidak kembali meluas.***




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top