PEKANBARU – Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kota Pekanbaru menggelar Cafe Morning Pembauran Kebangsaan dan Silaturahmi Paguyuban Suku dan Etnis se-Kota Pekanbaru, Sabtu (29/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Warkop Putra Agam tersebut dikemas dalam suasana santai, hangat, dan penuh kebersamaan. Momentum ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua FPK Kota Pekanbaru, Dwi Agus Sumarno. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga persatuan, kerukunan, serta keharmonisan masyarakat di tengah keberagaman suku dan etnis yang menjadi bagian dari kehidupan sosial Kota Pekanbaru.
Menurutnya, keberagaman bukanlah sebuah perbedaan yang memisahkan, melainkan kekuatan yang harus dirawat melalui komunikasi, silaturahmi, dan semangat kebersamaan.
Turut hadir memberikan sambutan Kepala Bidang Ideologi dan Wawasan Kebangsaan, Hendra Putra, yang mewakili Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Pekanbaru.
Hendra Putra menyampaikan apresiasi Pemerintah Kota Pekanbaru terhadap kegiatan yang digagas FPK tersebut. Ia menilai forum silaturahmi lintas paguyuban dan etnis menjadi ruang penting untuk memperkuat komunikasi serta membangun sinergi antarelemen masyarakat.
“Kami dari Pemerintah Kota Pekanbaru melalui Kesbangpol sangat menyambut baik acara yang ditaja oleh FPK Kota Pekanbaru ini sebagai bentuk silaturahmi dan bersinerginya tokoh paguyuban atau suku yang ada di Pekanbaru,” ujar Hendra Putra.
Ia berharap FPK dapat terus berkembang menjadi wadah yang mampu mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam semangat persatuan dan kebangsaan.
“Tentunya sesuai harapan Bapak Wali Kota Pekanbaru, FPK ini dapat menyatu menjadi forum pemersatu masyarakat dan untuk kemajuan Kota Pekanbaru ke depan,” sambungnya.
Suasana keakraban semakin terasa ketika kegiatan memasuki sesi perkenalan. Para perwakilan paguyuban suku dan etnis yang hadir secara bergantian memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan profil organisasi masing-masing.
Sesi tersebut tidak hanya menjadi ajang memperkenalkan keberadaan masing-masing paguyuban, tetapi juga membuka ruang komunikasi antartokoh lintas etnis untuk saling mengenal budaya, tradisi, serta karakteristik masyarakat yang ada di Kota Pekanbaru.
Dengan suasana yang santai dan penuh keakraban, para peserta berdiskusi dan bertukar pandangan mengenai pentingnya menjaga kerukunan serta membangun hubungan yang harmonis di tengah masyarakat yang majemuk.
Kegiatan Cafe Morning ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat Bhinneka Tunggal Ika, sekaligus menegaskan bahwa keberagaman suku dan etnis di Pekanbaru merupakan modal sosial yang sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah.
Melalui kegiatan tersebut, FPK Kota Pekanbaru mendorong seluruh paguyuban dan tokoh masyarakat lintas suku serta etnis untuk terus membangun komunikasi dan sinergi.
Kerukunan, menurut para peserta, tidak cukup hanya diwujudkan melalui slogan, tetapi harus dibangun melalui pertemuan, dialog, kepedulian, dan kerja sama nyata di tengah masyarakat.
Para tokoh lintas etnis yang hadir juga sepakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas Kota Pekanbaru serta memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman.
Semangat tersebut diharapkan dapat terus dijaga sehingga Pekanbaru tetap menjadi kota yang aman, damai, harmonis, dan mampu menjadi rumah bersama bagi seluruh masyarakat tanpa memandang latar belakang suku maupun etnis.
Dengan semangat kemerdekaan, persatuan, dan pembauran kebangsaan, FPK Kota Pekanbaru berkomitmen menjadikan keberagaman sebagai kekuatan untuk bersama-sama mendorong kemajuan Kota Pekanbaru dan mewujudkan masyarakat yang rukun, sejahtera, serta berkeadilan.***
Hampir Sepekan Belum Didisposisi, S. Hondro Soroti Lambannya Administrasi DPRD Pekanbaru
Kebal Hukum? Kapolda Riau Diminta Tangkap Pemilik Perjudian Gelper e-zone 88 Bengkalis
Muncul Pengakuan Pasien Lain, MDP Didesak Periksa Dokter dan Evaluasi Menyeluruh RS Awal Bros Sudirman
Usai Ginjal Kiri Diangkat, Hasil Pa Tak Temukan Keganasan: Kasus Rizqi di RS Awal Bros Sudirman Dipertanyakan
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Hadiri Ramah Tamah Veteran, Sagu Hati Jadi Simbol Penghormatan Pejuang
Ratusan Siswa Tak Tertampung, GRIB Jaya: Jangan Tutupi Kekacauan dengan Dalih Prosedur, Kabid SMA Disdik Diminta Dicopot
Surat Pengaduan Dilayangkan, GRIB Jaya Desak Badan Kehormatan Periksa Oknum DPRD Pekanbaru Berinisial F
IKTS Cup XVI 2026 Meriahkan HUT ke-81 RI, Pererat Silaturahmi Lintas Generasi
Anggaran Publikasi Kampar Rp 5,8 Miliar Disorot, PMMN Desak Pemkab Buka Data dan Kontrak Media
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
FPK PEKANBARU Gelar Cafe Morning, Perkuat Silaturahmi dan Pembauran Lintas Suku
Peduli Kesehatan Masyarakat, DPD PROJO Riau Bagikan 7.000 Masker Gratis di Depan Kantor Gubernur
RNS & Partners Ajukan Laporan Pengaduan ke Polda Riau Terkait Dugaan Permasalahan Penanganan Medis di RS Awal Bros Sudirman
Pembersihan Lahan Dalam Rangka Pengembangan Ketahanan Pangan Melalui Budidaya Durian


