Kamis, 10 September 2026

Breaking News

  • Rokok Ilegal di Pekanbaru Nyaris Rp 400 Miliar, Asen Dituntut 4 Tahun Penjara; Publik Pertanyakan Aktor di Balik Gudang   ●   
  • Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho Raih Penghargaan Peduli Akses dan Infrastruktur Pendidikan 2026   ●   
  • Kodam XIX/Tuanku Tambusai Turun ke Lapangan, Pangdam Pastikan Penanganan Karhutla di Inhu   ●   
  • Kodam XIX/Tuanku Tambusai Bersama Tim Gabungan Lanjutkan Penanganan Karhutla di Sungai Guntung Hilir   ●   
  • Sekolah Kembali Tatap Muka di Tengah Kabut Asap, Wali Kota Agung Nugroho Didesak Utamakan Kesehatan Anak   ●   
Kodam XIX/Tuanku Tambusai Turun ke Lapangan, Pangdam Pastikan Penanganan Karhutla di Inhu
Rabu 09 September 2026, 23:52 WIB

INDRAGIRI HULU – Kodam XIX/Tuanku Tambusai memperkuat langkah penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau. Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Mayjen TNI Dr. Agus Hadi Waluyo, S.A.P., M.M., CHRMP bersama Kapolda Riau Irjen Pol. Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H. meninjau langsung kawasan terdampak Karhutla di Desa Kelesa, Kecamatan Seberida, Kabupaten Indragiri Hulu, Rabu (9/9/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan Karhutla berjalan terkoordinasi sekaligus melihat langsung perkembangan kondisi di lapangan. Di kawasan PT Agrinas Palma Nusantara, Pangdam dan rombongan menerima paparan mengenai situasi terkini serta langkah-langkah penanganan yang telah dilaksanakan.

Pangdam menegaskan bahwa penanganan Karhutla membutuhkan kecepatan bertindak dan koordinasi kuat seluruh unsur, terutama untuk mencegah kebakaran meluas ke kawasan lainnya.

“Kita tidak boleh memberi ruang bagi api untuk berkembang. Begitu ditemukan titik kebakaran, seluruh unsur harus bergerak cepat, bekerja terpadu dan memastikan penanganan dilakukan sampai benar-benar tuntas. Yang terpenting adalah keselamatan personel, masyarakat, serta menjaga agar dampaknya tidak semakin luas,” tegas Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo.

Ia juga meminta personel di lapangan tidak hanya berfokus pada pemadaman, tetapi memperkuat patroli dan pengawasan pada wilayah yang memiliki potensi terjadinya kebakaran.

“Pencegahan harus berjalan beriringan dengan penanganan. Perkuat patroli, pantau wilayah rawan dan bangun komunikasi dengan masyarakat. Karhutla tidak bisa ditangani sendiri-sendiri, tetapi membutuhkan kerja bersama dan kepedulian semua pihak,” ujarnya.

Pangdam didampingi Asops Kodam XIX/TT Kolonel Inf Rendra Dwi Ardhani. Turut dalam peninjauan tersebut Kalaksa BPBD Provinsi Riau M. Edy Afrizal, S.E., M.H., serta sejumlah pejabat Polda Riau.

Di lokasi, rombongan disambut unsur TNI-Polri yang menangani kegiatan di lapangan, termasuk Danyonif TP 850/SC bersama jajaran Polda Riau dan Polres Indragiri Hulu.

Peninjauan langsung tersebut menegaskan komitmen Kodam XIX/Tuanku Tambusai bersama Polda Riau, pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait untuk menjaga kesiapsiagaan serta memastikan penanganan Karhutla berlangsung cepat, terukur dan berkelanjutan.***

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Berita Pilihan
Rokok Ilegal di Pekanbaru Nyaris Rp 400 Miliar, Asen Dituntut 4 Tahun Penjara; Publik Pertanyakan Aktor di Balik Gudang

Sekolah Kembali Tatap Muka di Tengah Kabut Asap, Wali Kota Agung Nugroho Didesak Utamakan Kesehatan Anak

Nasib 5 Wartawan Belum Terungkap, IMO-Indonesia Minta Gubernur Banten Turun Tangan Maksimalkan Pencarian

Sebanyak 133 Pedagang Terancam Kehilangan Tempat Usaha, Hondro Desak Wako Buka Dasar Kebijakan HGB STC

Billiard atau Dugaan Gelper? Aktivitas di Ruko Jalan Sultan Hasanuddin Dumai Dipertanyakan, Polisi Diminta Bertindak

Polemik Pengadaan Obat Rp 3,9 Miliar, Eks KPA Dinkes Pekanbaru Bantah Obat Diterima Sisa ED 3 Bulan

Hondro, S.H Desak Hanura PAW Anggota DPRD Pekanbaru Inisial F; Jangan Lindungi Kader yang Diduga Ingkar Kesepakatan

Pedagang STC Geruduk DPRD, Firman Dilaporkan ke BK: Jangan Bawa-bawa Nama DPRD Soal HGB

Ketua GRIB JAYA Pekanbaru, S. Hondro Buka Suara Usai Dipanggil BK DPRD Pekanbaru: Apresiasi Proaktif Respons Laporan

Badai Pasti Berlalu, Kejaksaan Harus Berbenah: Refleksi 81 Tahun Menjaga Kepercayaan Publik

Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top