Senin, 19 Oktober 2026

Breaking News

  • Tak Ingin Warga Terus Terancam Jalan Gelap, Zulkardi Dorong PJU Segera Direalisasikan   ●   
  • Terlapor Dugaan Penganiayaan Wanita di Asahan Ternyata Eks Polisi yang Dipecat karena Kasus Narkoba   ●   
  • Pengembangan Pariwisata Pekanbaru Tuai Apresiasi, Pemko Raih ITMW Destination Awards 2026   ●   
  • Ketua GRIB Jaya Pekanbaru, S. Hondro: Pastikan Distribusi MBG Selama PJJ Tepat Sasaran!   ●   
  • Pacu Jalur Antar Kuansing Raih Penghargaan Best Regency Destination Award 2026 di Bali   ●   
Derita Warga Manggala Jonson, Jembatan Penghubung Rubuh Total, Janji Pembangunan Hanya Omon-Omon.
Sabtu 17 Oktober 2026, 18:33 WIB

Rohil - Suarahebat.com - Janji manis tinggal janji. Kondisi memprihatinkan terjadi di Kepenghuluan Manggala Jonson, Kecamatan Batu Hampar. Jembatan vital penghubung aktivitas ekonomi dan pendidikan warga dilaporkan rubuh total dan tidak bisa dilalui sama sekali.

Ambruknya jembatan ini bukan sekadar peristiwa infrastruktur, melainkan potret nyata terputusnya urat nadi perekonomian masyarakat. Petani tidak bisa mengangkut hasil panen, anak sekolah terpaksa memutar jauh, dan akses kesehatan menjadi lumpuh.

Padahal, jembatan tersebut sebelumnya sudah berulang kali dikeluhkan dan dijanjikan akan mendapat perhatian pemerintah. Namun hingga rubuh total, tidak ada tindakan nyata di lapangan.

Menyikapi kondisi tersebut, Wakil Ketua Aliansi Wartawan Indonesia (AWI) Kabupaten Rokan Hilir angkat bicara dan mendesak Bupati Rokan Hilir untuk tidak tutup mata.

"Kami minta Bupati Rokan Hilir turun langsung ke lapangan, lihat sendiri penderitaan warga Manggala Jonson. Jangan hanya menerima laporan manis dari bawah yang menyebut semua baik-baik saja. Jembatan ini sudah rubuh total, ini darurat!" tegas Wakil Ketua AWI Rohil.

Menurutnya, Pemkab Rohil tidak boleh lagi berlindung di balik alasan klasik soal anggaran dan perencanaan. Ketika jembatan sudah ambruk total, yang dibutuhkan warga adalah tindakan cepat tanggap, bukan lagi wacana dan kajian bertele-tele.

"Jangan sampai warga menilai pemerintah daerah abai terhadap infrastruktur di pelosok. Manggala Jonson juga bagian dari Rokan Hilir, rakyatnya juga membayar pajak. Mereka butuh akses, bukan janji," tambahnya.

AWI Rohil mendesak Dinas PUPR provinsi  segera melakukan audit teknis dan menetapkan status tanggap darurat untuk pembangunan kembali jembatan tersebut. Selain itu, Inspektorat diminta menelusuri apakah ada kelalaian dalam pemeliharaan jembatan tersebut selama ini.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PUPR provinsi  maupun Bupati terkait kapan jembatan Manggala Jonson akan dibangun kembali.

Laporan: Tim AWI Rohil

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top