PARAGUAY — Krisis perbankan yang melanda Paraguay memicu gelombang keresahan dan aksi protes besar-besaran. Jutaan nasabah Ueno Bank dilaporkan mengalami kesulitan mengakses dana simpanan mereka setelah otoritas perbankan mengambil alih penanganan bank tersebut akibat persoalan permodalan.
Ratusan nasabah turun ke jalan dan menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Kongres Nasional di Asunción, Paraguay, Rabu (4/11/2026). Mereka menuntut kepastian pengembalian uang serta meminta pemerintah segera memberikan solusi atas pembatasan layanan perbankan yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.
Situasi aksi yang berlangsung panas dilaporkan berujung pada bentrokan antara massa demonstran dan aparat kepolisian. Ketegangan meningkat seiring besarnya kekecewaan nasabah yang tidak dapat mengakses dana milik mereka.
Krisis ini dipicu langkah Bank Sentral Paraguay yang mengambil alih penanganan Ueno Bank setelah menemukan kondisi permodalan bank berada di bawah batas minimum yang diwajibkan oleh regulator.
Akibat kondisi tersebut, sekitar tiga juta nasabah dilaporkan terdampak pembatasan layanan perbankan. Situasi ini menimbulkan kekhawatiran luas, terutama menyangkut keamanan dana simpanan, kepastian pengembalian uang, serta kepercayaan masyarakat terhadap sistem perbankan.
Peristiwa ini menjadi ujian serius bagi otoritas keuangan Paraguay dalam menjaga stabilitas sektor perbankan sekaligus melindungi hak-hak nasabah.
Masyarakat kini menantikan langkah konkret pemerintah dan Bank Sentral Paraguay untuk memastikan penyelesaian krisis, memulihkan akses layanan perbankan, serta memberikan kepastian atas dana jutaan nasabah yang terdampak.***
Krisis Perbankan Paraguay Memanas, Jutaan Nasabah Ueno Bank Tak Bisa Cairkan Uang
Pedagang STC Menang di PTUN, Agung Nugroho Kini Ditagih Janji: Terbitkan Rekomendasi Perpanjangan HGB
Usai Jalan Pastoran Diperbaiki, Zulkardi Kembali Kawal Jalan Damai Palas, HKI Janji Pengaspalan dalam Waktu Dekat
Tiga Jenderal Terseret Kasus Penyadapan Ilegal, Mantan Kapolri Listyo Sigit Jadi Tersangka
Jalan Pastoran–Palas Kini Mulus, Warga Rumbai Barat Apresiasi Gerak Cepat Zulkardi Kawal Aspirasi
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi
SPK Sementara PT PKU Usai Dicabut Dirut APN, ke Mana Hasil Penjualan TBS Selama 2 Bulan?
Kasus Dana Earmark Riau Rp 404 Miliar: Sejauh Mana Penanganan Jampidsus Kejagung RI ?
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Krisis Perbankan Paraguay Memanas, Jutaan Nasabah Ueno Bank Tak Bisa Cairkan Uang
Pelajari Pembinaan dan Kondisi Lapas, Mahasiswa fakultas Hukum UIB Kunjungi Lapas Batam
Pedagang STC Menang di PTUN, Agung Nugroho Kini Ditagih Janji: Terbitkan Rekomendasi Perpanjangan HGB
Jokowi Tunjukkan Ijazah SD Hingga S-1 di Persidangan, Roy Suryo Saksikan Langsung



