Jumat, 17 Juli 2026

Breaking News

  • POLICE GO TO SCHOOL, DITLANTAS POLDA RIAU TANAMKAN BUDAYA TERTIB BERLALU LINTAS DAN GREEN POLICING KEPADA PELAJAR   ●   
  • Perkuat Peran Perempuan, Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru Gelar Konsolidasi dan Aksi Sosial Dihadiri DPD dan DPC GRIB Jaya   ●   
  • DLHK Provinsi Riau Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Karhutla Melalui Sosialisasi dan Simulasi di Desa Aliantan   ●   
  • Gugatan F. Zega Ditolak Pengadilan, PKMNR Tegaskan Legalitas Organisasi dan Siapkan Langkah Hukum atas Dugaan Fitnah   ●   
  • Ratusan Calon Siswa SMA/SMK Terancam Kehilangan Hak Pendidikan, GRIB Jaya DPC Kota Pekanbaru Desak Plt Gubernur Riau Gunakan Diskresi   ●   
Demo Depan Mapolda Riau Berlangsung Damai, Kapolda Riau Langsung Temui Ojol dan Mahasiswa
Jumat 29 Agustus 2025, 22:28 WIB

Suarahebat.com - Agustus 29, 2025 Pekanbaru | Insiden ojol Affan Kurniawan yang meninggal di Jakarta menimbulkan gejolak demonstrasi di sejumlah Kepolisian Daerah (Polda). Di Provinsi Riau, sekelompok massa dari ojol dan mahasiswa melaksanakan aksi solidaritas dengan berdemo di depan Markas Polda Riau.

Massa ojol dan mahasiswa berorasi di depan Polda Riau. Ada sejumlah tuntutan yang disampaikan oleh massa, salah satunya menuntut pengusutan tuntas kasus Affan yang dilindas rantis Brimob di Jakarta hingga tewas.

"menuntut pengusutan kasus kematian Affan Kurniawan dilakukan secara transparan dan akuntabel," ujar orator di atas mobil komando di depan Polda Riau,Pada Jumat (29/08/2025).

Selain itu, massa mahasiswa juga menuntut agar Polri membebaskan segera massa demonstrasi, menuntut pembebasan tanpa syarat 300 massa demokrasi. Dalam tuntutannya, mahasiswa juga meminta Polri mengevaluasi SOP penanganan massa.

"Dan terakhir, menuntut Kapolda agar mengajukan rekomendasi ke Kapolri terkait perbaikan internal kepolisian," ujar orator.

Kapolda Riau Irjen Herry Heryawan turun menemui massa. Dia berdiri di atas mobil komando bersama orator demo, menyampaikan apresiasinya kepada massa yang menyampaikan aspirasi secara damai.

"Yang kedua, dari lubuk hati saya yang paling dalam secara pribadi dan sebagai Kepala kepolisian Daerah Riau, beserta seluruh personel Polda Riau baik yang ada di Polda, seluruh Polres sampai ke Polsek, saya meminta maaf atas kejadian yang menimpa saudara kita," kata Irjen Herry disambut tepuk tangan.

Irjen Herry juga mendoakan agar almarhum Affan diterima di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggalkan tetap tabah. Ia juga menyampaikan seluruh jajaran di Polda, polres, sampai polsek melaksanakan salat gaib untuk almarhum Affan Kurniawan.

"Tadi, setelah salat Jumat, Polda Riau dari polda sampai ke polsek turut mendoakan beliau, kami melaksanakan salat gaib bersama-sama. Besok hari ketiga, saya mengajak rekan-rekan seluruhnya untuk sama-sama tahlilan di Masjid An-Nur ba'da Isya untuk mendoakan almarhum," jelasnya.

Herry Heryawan juga menyampaikan bahwa Polri saat ini tengah memproses 7 pelaku yang melindas Affan. Ia meminta massa untuk mempercayakan proses hukum kepada Polri.

Aksi demo di depan Mapolda Riau berlangsung kondusif. Setelah menandatangani kesepakatan atas tuntutan tersebut, massa demo membubarkan diri dengan damai...**(SHI GROUP)

 

Red/ seprinaldi

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Berita Pilihan
Ratusan Calon Siswa SMA/SMK Terancam Kehilangan Hak Pendidikan, GRIB Jaya DPC Kota Pekanbaru Desak Plt Gubernur Riau Gunakan Diskresi

Raja Jaya Dinata Sianturi, S.E. Konsisten Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Tapung, Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Rusak

Sidak Berulang, Kepastian Tak Kunjung Datang: Publik Pertanyakan Ketegasan Pemko dan DPRD Pekanbaru terhadap THM Bermasalah

Opini: Pemberantasan Korupsi Tak Bisa Ditawar Demi Keberhasilan Program Prioritas Nasional

MS Law Firm Gugat Mantan Pimpinan KORPRI Departemen Kesehatan Provinsi Riau, Tuntut Pertanggungjawaban atas Nasib 2 Mantan Bawahan

Empat Hari Gangguan, Pelanggan Murka: Telkomsel dan IndiHome Diminta Bertanggung Jawab, Jangan Diam!

Aksi Besar Kembali Terjadi di Pekanbaru, Massa Desak Pemprov Riau Benahi Kisruh SPMB 2026

Diduga Hindari Konfirmasi Soal Gatotnya Program Ketahanan Pangan BUMDes Tameran Yang Telan Rp 219 Juta, Kades Blokir WhatsApp Awak Media

Batas Waktu 60 Hari, BASMI Riau Desak Bupati Meranti Tindaklanjuti Temuan BPK Senilai Rp 6,5 Miliar

Banyak Calon Siswa Belum Dapat Sekolah Negeri, GRIB Jaya Minta Plt Gubernur Riau Tambah Kuota SPMB

Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top