Sabtu, 19 September 2026

Breaking News

  • Jejak Nihil Rombongan Jurnalis di Selat Sunda, Waketum IMO-Indonesia Soroti Kinerja Andra Soni hingga Pigai   ●   
  • LESBUGA MENGGELAR AUDENSI DENGAN PEMERINTAH KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR TERKAIT KEGIATAN FESTIVAL TARI RATOH JAROE   ●   
  • Surat Tahun 1986 Diabaikan, S. Hondro : Pertanyakan Proses Verifikasi Ganti Rugi Tol Pekanbaru–Rengat   ●   
  • Karhutla di Salo Kampar Berhasil Dikendalikan, TNI Kerahkan Pasukan Gabungan   ●   
  • Pelapor dan Tersangka Berdamai, Mirwansyah Apresiasi Penyidik Polresta Pekanbaru   ●   
Kasmarni Sambut Baik serta Apresiasi Program Pembayaran SIM dan SKCK Lewat Bank Sampah
Jumat 05 September 2025, 00:25 WIB

Suarahebat.com, BENGKALIS – Bupati Bengkalis Kasmarni menyambut baik dan apresiasi program pembayaran membuat SIM dan SKCK melalui tabungan Bank Sampah.

Hal itu diungkapkan saat menyaksikan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Polres Bengkalis dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bengkalis, terkait program pembayaran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) pembuatan SIM dan SKCK melalui mekanisme tabungan Bank Sampah, Selasa 26 Agustus 2025, di Wisma Daerah Sri Mahkota Bengkalis.

Dalam pertemuan yang penuh keakraban tersebut, Bupati Bengkalis, menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih kepada Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan beserta jajaran atas terobosan inovatifnya yang dilahirkan bersama DLH Bengkalis.

Menurutnya, kerja sama ini bukan hanya soal menghadirkan kemudahan layanan publik tetapi juga terobosan positif terutama dalam mendukung program green policing.

“Green policing bukan semata-mata soal penegakan hukum terhadap pelanggaran lingkungan, tetapi lebih dari itu, merupakan manifestasi kehadiran negara khususnya kepolisian yang humanis, edukatif, dan kolaboratif. Dengan melibatkan peran aktif semua pihak, kita membangun kesadaran ekologis sekaligus mengawal keberlanjutan lingkungan hidup sebagai warisan tak ternilai untuk generasi masa depan,” ungkap Kasmarni.

Kemudian Kasmarni menegaskan, melalui kerja sama ini masyarakat tidak hanya dimudahkan dalam pembayaran SIM dan SKCK, terutama bagi kelompok kurang mampu, tetapi juga diajak untuk lebih peduli terhadap sampah dan sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

“Dari program ini kita mendorong terciptanya pengelolaan sampah yang baik, benar, dan bermanfaat, sekaligus menghadirkan akses layanan publik yang inklusif, atau yang kita sebut dengan green service. Inilah contoh nyata bahwa pelayanan publik bisa berpihak pada keberlanjutan lingkungan dan keadilan sosial,” ujarnya.

Bupati Perempuan pertama di Riau ini juga berharap kerja sama ini tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan gerakan bersama untuk menciptakan pelayanan publik yang humanis, ramah lingkungan, dan berkeadilan. Ia optimis langkah yang dilakukan hari ini akan menjadi awal lahirnya banyak inovasi baru di Kabupaten Bengkalis.

“Ke depan, kami ingin program ini dikembangkan lebih luas, menjangkau lebih banyak layanan publik serta melibatkan desa, kelurahan, dan Bank Sampah. Karena program ini masih baru, dibutuhkan sinergi dan kolaborasi yang lebih kuat, serta sosialisasi yang intens kepada masyarakat agar mereka mengetahui sekaligus berpartisipasi secara berkelanjutan,” tuturnya.

Sementara itu, Kapolres Bengkalis AKBP Budi Setiawan mengatakan bahwa gagasan ini merupakan bagian dari komitmen Polres Bengkalis untuk menghadirkan pelayanan publik yang ramah lingkungan.

“Kami ingin layanan kepolisian tidak hanya sebatas administratif, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Dengan konsep bayar SIM dan SKCK pakai sampah, kita sekaligus mengurangi beban lingkungan, meningkatkan kesadaran masyarakat, dan tentu saja membantu kelompok yang kurang mampu,” jelasnya.

Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Bengkalis dr. Ersan Saputra, Asisten Pemerintah dan Kesejahteraan Rakyat Andris Wasono, Inspektur Kabupaten Bengkalis Radius Akima, Kepala DLH Basuki Rakhmad, Kepala Dinas PUPR Ardiansyah, Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Edi Sakura, Kepala Dinas Kesehatan Ermanto, Kepala Dinas Perhubungan M. Adi Pranoto, Kabag Kerjasama Dian Rahmadani, Camat Bengkalis, Taufik Hidayat dan Camat Bantan Rafli Kurniawan.**RZ.




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Berita Pilihan
Surat Tahun 1986 Diabaikan, S. Hondro : Pertanyakan Proses Verifikasi Ganti Rugi Tol Pekanbaru–Rengat

KUA-PPAS APBD Perubahan 2026 Pekanbaru Sudah Diserahkan ke DPRD, Pembahasan Dikejar Sebelum 30 September

Hakim PN Pekanbaru Turun ke Lokasi, Kuasa Hukum Firdinan: Dasar Kepemilikan Klien Kami Sudah Ada Sejak 1986

Kontrak Mitra Baru Dipersoalkan, PHR dan Vendor Berbeda Keterangan Soal Batas Usia 56 Tahun

SKT Firdinan Terbit 1985 VS SHM 2017, Kejanggalan Data Pertanahan Dipertanyakan — Presiden Prabowo dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diminta Turun Tangan

Syahrul Aidi Dorong Penguatan Profesi Jurnalis di Tengah Ledakan AI dan Media Sosial

Waspada! Nama Pejabat Kejati Riau Dicatut untuk Penipuan, Zikrullah Minta Warga Jangan Mudah Percaya

Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ 16 Sampai 18 September

Anggaran Angkutan Sampah DLHK Pekanbaru Disebut Capai Rp 29,4 Miliar, Dugaan Markup dan Armada Fiktif Disorot

Zulhelmi Arifin Jadi Sekda Pekanbaru, Rekam Jejak dan Sejumlah Dugaan Kasus Kembali Disorot

Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top