suarahebat.com, Pekanbaru -- Panitia Khusus V (Pansus V) DPRD Kabupaten Bengkalis melanjutkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 3 Tahun 2016 mengenai Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah (SOTK). Untuk mematangkan draf tersebut, Pansus melakukan pertemuan bersama Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Kamis (2/10/2025).
Ketua Pansus V, Ahmad Husein, yang hadir bersama anggota dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Bengkalis, menjelaskan bahwa perubahan SOTK merupakan tindak lanjut atas inisiasi Bupati Bengkalis dalam rangka efisiensi anggaran, sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025.
“Maka kita hari ini mengikuti instruksi Presiden mengenai efisiensi. Kami mengapresiasi langkah dari Ibu Bupati. Tentunya, ketika efisiensi ini selesai, pengeluaran anggaran bisa ditekan dan dialokasikan ke pos lain,” ujarnya.
Meski demikian, Ahmad Husein menyoroti sejumlah catatan penting, seperti dampak perampingan kelembagaan yang bisa menurunkan tipe OPD dari A menjadi C, serta potensi berkurangnya kualitas pelayanan publik.
Selain efisiensi, Pansus juga mendorong pembentukan OPD atau minimal Bidang baru untuk Ekonomi Kreatif (Ekraf). Ahmad Husein menyebut langkah ini merujuk pada adanya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di tingkat pusat.
“Kami menginisiasi bagaimana ekonomi kreatif itu bisa menjadi OPD baru. Kalau tidak, minimal ada bidang khusus Ekraf,” jelasnya.
Usulan itu diperkuat anggota Pansus, Irmi Syakip Arsalan, yang menekankan pentingnya Ekraf untuk menopang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029. Menurutnya, tren penurunan pendapatan dari sektor Migas harus segera diantisipasi dengan pengembangan sumber ekonomi baru.
“Kita mendorong Ekraf sebagai prioritas. Selama ini hanya diurus jabatan fungsional, itu tidak memadai untuk target RPJMD,” tegasnya.
Hal senada disampaikan anggota Pansus lain, Muhammad Isa. Ia menilai Ekraf tidak harus menjadi dinas tersendiri, tetapi cukup sebagai bidang khusus di bawah Dinas Pariwisata agar lebih fokus dikembangkan.
“Kami tidak ingin menambah dinas. Bidang ekonomi kreatif pun cukup. Kami minta agar kebutuhan ini bisa dituangkan jelas dalam struktur kelembagaan,” ujarnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Riau, Herman, menjelaskan bahwa perampingan kelembagaan dari 14 menjadi 7 OPD di Bengkalis merupakan permintaan Pemkab sendiri dan sejalan dengan efisiensi keuangan daerah. Penataan kelembagaan, kata Herman, harus tetap mengacu pada UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah dan PP Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah.
Terkait usulan Ekraf, pihak Biro menegaskan bahwa ekonomi kreatif bukan urusan pemerintahan tersendiri, melainkan masih bagian dari urusan Pariwisata. Karenanya, solusinya dapat dituangkan dalam Peraturan Bupati, misalnya dengan membentuk Bidang Ekraf di bawah Dinas Pariwisata, seperti yang dilakukan Pemerintah Provinsi Riau.
Dengan konsultasi ini, Pansus berharap Ranperda Perubahan SOTK dapat melahirkan struktur organisasi yang lebih ramping, efisien, namun tetap responsif terhadap kebutuhan pembangunan serta tantangan ekonomi baru di Kabupaten Bengkalis.**RZ.
Ketua Umum PMMN Sesalkan Pernyataan Ginda Burnama, Ingatkan Pentingnya Menghormati Kebebasan Berpendapat
Diduga Gagal Paham Fungsi Pers dan Kontrol Sosial, Oknum Lapangan Proyek Polbeng Dinilai Keliru Memahami Tugas Jurnalis dan LSM
LSM INPEST Bongkar Dugaan Kejanggalan Material Fondasi Proyek Politeknik Negeri Bengkalis Rp 40 Miliar
Dugaan Pembunuhan Keji di Rumbai, Keluarga Korban Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku dan Berikan Hukuman Seberat-Beratnya
Tak Kunjung Ditindak Meski Disorot, Dugaan Gudang CPO di Mandau Memantik Pertanyaan Besar
Prabowo Perintahkan Berantas Barang Ilegal, Mengapa Dugaan Penyelundupan di Bengkalis Masih Marak?
Diduga Gudang CPO Ilegal Beroperasi Di Mandau, Polda Riau Diminta Jangan Tutup Mata
Alih-Alih Bahas Dugaan Korupsi, Abdul Wahid dan SF Hariyanto Saling Ungkit Masa Lalu di Persidangan
Perkuat Kemitraan Strategis, GRIB Jaya Pekanbaru Sambangi Kediaman Ketua DPRD Riau Kaderismanto
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Tiga Bikers Kepri Lolos ke Nasional Safety Riding Honda 2026, Siap Wakili Daerah pada Agustus
Polda Riau Distribusikan 2.312 Paket Bansos, Bedah Rumah dan Air Bersih, Wujud Nyata Kepedulian Polri untuk Masyarakat
Gagal Lolos SPMB, Kisah Pilu Keluarga Buruh Angkut di Pekanbaru Harapkan Perhatian Pemerintah
Diduga Sebarkan Narasi Bernuansa Negatif di Grup WhatsApp, Oknum Anggota DPRD Kota Pekanbaru Berinisial 'RE' Dikecam

