Minggu, 21 Juni 2026

Breaking News

  • Hingga Hari ini Polda Riau Salurkan 3.060 Paket Bansos dan Hadirkan Berbagai Program Sosial Menjelang Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026   ●   
  • Permudah Aturan PPh Final 0,5% UMKM, Kanwil DJP Riau Siap Gandeng P3KPI dan IKTS Pekanbaru   ●   
  • Tiga Bikers Kepri Lolos ke Nasional Safety Riding Honda 2026, Siap Wakili Daerah pada Agustus   ●   
  • Polda Riau Distribusikan 2.312 Paket Bansos, Bedah Rumah dan Air Bersih, Wujud Nyata Kepedulian Polri untuk Masyarakat   ●   
  • Gagal Lolos SPMB, Kisah Pilu Keluarga Buruh Angkut di Pekanbaru Harapkan Perhatian Pemerintah   ●   
Usai OTT Gubernur Riau, SF Hariyanto Pastikan Pemerintahan Tetap Jalan dan Kondusif
Kamis 06 November 2025, 21:34 WIB

suarahebat.com, Pekanbaru -- Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang menyeret Gubernur Riau, Abdul Wahid.

Dalam pernyataannya, SF Hariyanto mengajak seluruh masyarakat Riau untuk tetap tenang, tidak terprovokasi, dan menjaga persatuan di tengah situasi yang tengah dihadapi daerah.

“Sama-sama kita ketahui, kemarin kita mendapat musibah di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau. Kami tentu sangat prihatin dengan kondisi yang terjadi,” ujar SF Hariyanto, Kamis (6/11/2025).

Ia juga menyampaikan doa dan dukungan moral bagi Gubernur Abdul Wahid agar diberi kekuatan dalam menjalani proses hukum.

“Saya mengajak seluruh masyarakat Riau, mari kita doakan Bapak Gubernur Abdul Wahid agar diberi kesehatan, kelapangan hati, dan kelancaran dalam menghadapi setiap permasalahan hukum yang dijalani,” tambahnya.

SF Hariyanto menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Riau menghormati penuh langkah penegakan hukum yang dilakukan KPK. Ia menilai, proses hukum harus berjalan transparan dan berkeadilan, tanpa intervensi pihak mana pun.

“Kami atas nama Pemerintah Provinsi Riau menghormati langkah penegakan hukum yang dilakukan oleh KPK. Apapun hasilnya, kita hormati. Hukum harus kita junjung tinggi,” tegasnya.

SF Hariyanto juga memastikan bahwa roda pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan normal pasca dirinya menerima surat telegram resmi sebagai Pelaksana Tugas Gubernur Riau.

“Saya sudah menerima surat telegram resmi, dan saya pastikan roda pemerintahan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Pelayanan publik kepada masyarakat tidak boleh terganggu dan harus tetap maksimal,” ujarnya.

Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi Riau (Sekdaprov) itu menambahkan, di tengah ujian yang sedang dihadapi, masyarakat diimbau untuk tidak mudah terpengaruh oleh opini atau spekulasi di media sosial.

“Banyak yang bertanya kepada saya soal tanggapan Pemprov. Saya hanya ingin mengatakan: mari kita saling mendoakan. Jangan sampai berita ini membuat kita terpecah. Justru dengan musibah ini, kita harus semakin bersatu dan menjaga kondusifitas Riau,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, SF Hariyanto mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga stabilitas dan keamanan daerah di tengah proses hukum yang sedang berjalan.

Mari kita redakan suasana, jangan mudah terpecah belah. Insya Allah, Riau akan tetap aman, tetap berjalan, dan kita hadapi bersama cobaan ini dengan kebersamaan,” pungkasnya.

Kasus OTT yang menjerat Gubernur Riau Abdul Wahid kini tengah ditangani oleh KPK. Lembaga antirasuah itu telah menetapkan beberapa pihak sebagai tersangka dalam dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau.

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Berita Pilihan
Diduga Sebarkan Narasi Bernuansa Negatif di Grup WhatsApp, Oknum Anggota DPRD Kota Pekanbaru Berinisial 'RE' Dikecam

Ketua Umum PMMN Sesalkan Pernyataan Ginda Burnama, Ingatkan Pentingnya Menghormati Kebebasan Berpendapat

Diduga Gagal Paham Fungsi Pers dan Kontrol Sosial, Oknum Lapangan Proyek Polbeng Dinilai Keliru Memahami Tugas Jurnalis dan LSM

LSM INPEST Bongkar Dugaan Kejanggalan Material Fondasi Proyek Politeknik Negeri Bengkalis Rp 40 Miliar

Dugaan Pembunuhan Keji di Rumbai, Keluarga Korban Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku dan Berikan Hukuman Seberat-Beratnya

Tak Kunjung Ditindak Meski Disorot, Dugaan Gudang CPO di Mandau Memantik Pertanyaan Besar

Prabowo Perintahkan Berantas Barang Ilegal, Mengapa Dugaan Penyelundupan di Bengkalis Masih Marak?

Diduga Gudang CPO Ilegal Beroperasi Di Mandau, Polda Riau Diminta Jangan Tutup Mata

Alih-Alih Bahas Dugaan Korupsi, Abdul Wahid dan SF Hariyanto Saling Ungkit Masa Lalu di Persidangan

Perkuat Kemitraan Strategis, GRIB Jaya Pekanbaru Sambangi Kediaman Ketua DPRD Riau Kaderismanto

Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top