suarahebat.com, Rokan Hulu – Seorang perempuan berinisial R (25 Tahun), warga Desa Tingkok, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, akhirnya ditemukan meninggal dunia setelah dilakukan pencarian selama dua hari di Sungai Sosa. Korban sebelumnya dilaporkan hilang saat memancing pada Minggu (28/12/2025).
Kapolsek Tambusai IPTU Kristian Hadinata Sirait, S.E menyampaikan bahwa informasi awal diterima pada Senin (29/12/2025) sekitar pukul 10.30 WIB dari Bhabinkamtibmas Desa Tingkok terkait dugaan seorang perempuan tenggelam di Sungai Sosa.
Berdasarkan keterangan keluarga, korban pergi memancing bersama orang tuanya pada Minggu (28/12/2025) sekitar pukul 10.00 WIB. Setibanya di lokasi, korban memisahkan diri dan memilih memancing sendiri, sementara orang tuanya pergi mencari berondolan sawit di sekitar perkebunan di sekitar sungai.
Namun hingga sore hari sekitar pukul 17.00 WIB, korban tidak ditemukan di lokasi memancing maupun di rumah. Keluarga bersama warga kemudian melakukan pencarian. Keesokan harinya, sejumlah barang milik korban ditemukan di pinggir Sungai Sosa, berupa sarung panjang, sepasang sandal, perlengkapan memancing, serta keranjang tempat ikan.
Menindaklanjuti temuan tersebut, Polsek Tambusai bersama BPBD Kabupaten Rokan Hulu, pemerintah desa, dan masyarakat setempat langsung melakukan pencarian intensif dengan menyusuri aliran Sungai Sosa.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil pada Selasa (30/12/2025) sekitar pukul 08.50 WIB. Jenazah korban ditemukan pada hari ke-2 pencarian di aliran Sungai Sosa, Desa Tingkok, kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kapolsek Tambusai IPTU Kristian Hadinata Sirait, S.E menyampaikan duka cita atas peristiwa tersebut.
“Kami turut berduka cita atas musibah yang menimpa korban dan keluarga. Pencarian dilakukan secara maksimal dengan melibatkan personel Polri, BPBD, pemerintah desa, serta masyarakat. Alhamdulillah korban berhasil ditemukan pada hari kedua pencarian,” ujar Kapolsek Tambusai.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai.
“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memancing atau beraktivitas di sungai, terlebih jika dilakukan seorang diri,” tambahnya.
Proses pencarian melibatkan unsur Polri, BPBD Kabupaten Rokan Hulu, pemerintah desa, serta sekitar 20 orang warga Desa Tingkok. Operasi pencarian resmi dihentikan setelah korban ditemukan. *(Humas Polres Rohul)Md/bnb
Ketua Umum PMMN Sesalkan Pernyataan Ginda Burnama, Ingatkan Pentingnya Menghormati Kebebasan Berpendapat
Diduga Gagal Paham Fungsi Pers dan Kontrol Sosial, Oknum Lapangan Proyek Polbeng Dinilai Keliru Memahami Tugas Jurnalis dan LSM
LSM INPEST Bongkar Dugaan Kejanggalan Material Fondasi Proyek Politeknik Negeri Bengkalis Rp 40 Miliar
Dugaan Pembunuhan Keji di Rumbai, Keluarga Korban Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku dan Berikan Hukuman Seberat-Beratnya
Tak Kunjung Ditindak Meski Disorot, Dugaan Gudang CPO di Mandau Memantik Pertanyaan Besar
Prabowo Perintahkan Berantas Barang Ilegal, Mengapa Dugaan Penyelundupan di Bengkalis Masih Marak?
Diduga Gudang CPO Ilegal Beroperasi Di Mandau, Polda Riau Diminta Jangan Tutup Mata
Alih-Alih Bahas Dugaan Korupsi, Abdul Wahid dan SF Hariyanto Saling Ungkit Masa Lalu di Persidangan
Perkuat Kemitraan Strategis, GRIB Jaya Pekanbaru Sambangi Kediaman Ketua DPRD Riau Kaderismanto
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Tiga Bikers Kepri Lolos ke Nasional Safety Riding Honda 2026, Siap Wakili Daerah pada Agustus
Polda Riau Distribusikan 2.312 Paket Bansos, Bedah Rumah dan Air Bersih, Wujud Nyata Kepedulian Polri untuk Masyarakat
Gagal Lolos SPMB, Kisah Pilu Keluarga Buruh Angkut di Pekanbaru Harapkan Perhatian Pemerintah
Diduga Sebarkan Narasi Bernuansa Negatif di Grup WhatsApp, Oknum Anggota DPRD Kota Pekanbaru Berinisial 'RE' Dikecam

