JAKARTA – Ketua Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPD APDESI) Provinsi Riau, Zulfahrianto, SE, melakukan pertemuan dengan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto dalam rangka memperkuat sinergi dan mendorong percepatan pembangunan desa, khususnya di wilayah tertinggal.Kamis (29/1/2026).
Pertemuan tersebut membahas berbagai persoalan strategis yang dihadapi pemerintah desa di Riau, mulai dari penguatan kapasitas aparatur desa, optimalisasi dana desa, hingga percepatan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Zulfahrianto mengatakan, desa memiliki peran penting sebagai ujung tombak pembangunan nasional. Karena itu, diperlukan dukungan konkret dari pemerintah pusat agar program pembangunan desa berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Desa adalah fondasi pembangunan bangsa. Kami menyampaikan langsung kepada Menteri Desa agar perhatian terhadap desa, khususnya di Riau, terus diperkuat, baik dari sisi anggaran, pendampingan, maupun kebijakan yang berpihak pada kebutuhan riil masyarakat desa,” ujar Zulfahrianto.
Ia menegaskan, APDESI Riau siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal pelaksanaan program pembangunan desa dan daerah tertinggal.
“APDESI Riau berkomitmen mendukung penuh program Kementerian Desa. Kami juga siap menjadi jembatan aspirasi para kepala desa agar setiap kebijakan yang dibuat benar-benar menjawab persoalan di lapangan,” tambahnya.
Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal menyambut baik masukan yang disampaikan APDESI Riau dan menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk terus memperkuat pembangunan desa sebagai bagian dari upaya pemerataan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.
Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kolaborasi antara pemerintah pusat dan pemerintah desa di Provinsi Riau, guna mendorong terwujudnya desa yang mandiri, maju, dan sejahtera.*
KUA-PPAS APBD Perubahan 2026 Pekanbaru Sudah Diserahkan ke DPRD, Pembahasan Dikejar Sebelum 30 September
Hakim PN Pekanbaru Turun ke Lokasi, Kuasa Hukum Firdinan: Dasar Kepemilikan Klien Kami Sudah Ada Sejak 1986
Kontrak Mitra Baru Dipersoalkan, PHR dan Vendor Berbeda Keterangan Soal Batas Usia 56 Tahun
SKT Firdinan Terbit 1985 VS SHM 2017, Kejanggalan Data Pertanahan Dipertanyakan — Presiden Prabowo dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diminta Turun Tangan
Syahrul Aidi Dorong Penguatan Profesi Jurnalis di Tengah Ledakan AI dan Media Sosial
Waspada! Nama Pejabat Kejati Riau Dicatut untuk Penipuan, Zikrullah Minta Warga Jangan Mudah Percaya
Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ 16 Sampai 18 September
Anggaran Angkutan Sampah DLHK Pekanbaru Disebut Capai Rp 29,4 Miliar, Dugaan Markup dan Armada Fiktif Disorot
Zulhelmi Arifin Jadi Sekda Pekanbaru, Rekam Jejak dan Sejumlah Dugaan Kasus Kembali Disorot
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
LESBUGA MENGGELAR AUDENSI DENGAN PEMERINTAH KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR TERKAIT KEGIATAN FESTIVAL TARI RATOH JAROE
Surat Tahun 1986 Diabaikan, S. Hondro : Pertanyakan Proses Verifikasi Ganti Rugi Tol Pekanbaru–Rengat
Karhutla di Salo Kampar Berhasil Dikendalikan, TNI Kerahkan Pasukan Gabungan
Pelapor dan Tersangka Berdamai, Mirwansyah Apresiasi Penyidik Polresta Pekanbaru


