Jumat, 17 April 2026

Breaking News

  • Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama Penegak Hukum Dalam Rangka Memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-62   ●   
  • Polemik HW Live House, GRIB Jaya Soroti Dugaan Setor Pajak Tak Sesuai Selama 3 Tahun   ●   
  • Lapas Pekanbaru Resmi Buka Porsenap 2026, Ajang Sportivitas dan Kreativitas Warga Binaan   ●   
  • APRESIASI KINERJA PEGAWAI, LAPAS BANGKINANG GELAR PENYEMATAN KENAIKAN PANGKAT 28 PEGAWAI   ●   
  • Lapas Narkotika Rumbai Bersinergitas Dengan Pihak Bareskrim Polri Dalam Pengungkapan Kasus Peredaran Narkotika   ●   
DPRD Pekanbaru Desak Penindakan Tegas Terkait Viralnya Video Pesta Waria di THM
Jumat 30 Januari 2026, 11:10 WIB

PEKANBARU -- Jagat media sosial di Pekanbaru diguncang beredarnya video berdurasi 28 detik yang diduga memperlihatkan pesta waria di salah satu tempat hiburan malam (THM). Video tersebut memicu gelombang reaksi publik, mulai dari keprihatinan hingga kemarahan, karena dinilai tidak sejalan dengan nilai budaya dan religiusitas masyarakat setempat.

Dalam Video itu diunggah oleh akun TikTok @welia398, tampak sejumlah individu berpesta di dalam ruangan hiburan malam dengan iringan musik dan penampilan yang menyerupai ajang penghargaan. Terlihat pula seseorang membawa piala dan bunga yang kemudian diberikan kepada peserta lain, sehingga memunculkan dugaan adanya kegiatan semacam pemilihan atau penganugerahan tertentu.

Peristiwa ini menuai sorotan tajam dari pimpinan DPRD Kota Pekanbaru. Wakil Ketua DPRD, Andry Saputra, menyampaikan kecaman keras atas dugaan kegiatan tersebut.

Menurutnya, kejadian itu dinilai bertentangan dengan nilai adat Melayu dan norma agama yang selama ini menjadi identitas masyarakat daerah. Ia menegaskan mayoritas masyarakat Pekanbaru dikenal menjunjung tinggi nilai agama dan budaya lokal.

Dalam pernyataannya, Andry juga menyebut sebagian masyarakat mengaitkan fenomena tersebut dengan kisah moral dalam ajaran agama tentang kaum Nabi Luth. Ia menekankan pentingnya menjaga moralitas sosial agar tidak menimbulkan keresahan yang lebih luas di tengah masyarakat.

“Kita tidak ingin perbuatan segelintir pihak berdampak pada citra masyarakat Pekanbaru secara keseluruhan,” ujarnya.

Ia pun mendesak aparat penegak hukum, khususnya Polresta Pekanbaru, untuk segera mengusut kebenaran video tersebut dan menindak jika ditemukan pelanggaran hukum.

Selain itu, ia meminta Pemerintah Kota Pekanbaru melakukan evaluasi ketat terhadap operasional tempat hiburan malam. Jika terbukti terjadi pelanggaran, ia mendorong pencabutan izin usaha sesuai ketentuan yang berlaku.

Politisi dari Partai Gerindra tersebut menegaskan DPRD akan memperkuat fungsi pengawasan terhadap aktivitas tempat hiburan malam agar tidak bertentangan dengan aturan, norma sosial, serta perizinan yang berlaku.

Sebelumnya, video yang beredar luas di media sosial tersebut diunggah oleh akun TikTok dan memicu beragam reaksi warganet. Dalam narasi video, terdapat ungkapan keprihatinan terhadap kondisi moral generasi saat ini.

Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pengelola tempat hiburan malam yang diduga menjadi lokasi kejadian.*

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top