PEKANBARU -- Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru bersama DPRD Kota Pekanbaru resmi mengesahkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Murni Tahun Anggaran 2026 sebesar Rp3,049 triliun lebih.
Pengesahan dilakukan dalam rapat paripurna DPRD Kota Pekanbaru dengan agenda penyampaian Laporan Badan Anggaran terhadap pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang APBD 2026, yang digelar di Ruang Balai Payung Sekaki, Gedung DPRD Pekanbaru, Sabtu (17/1/2026) malam.
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Isa Lahamid, didampingi Wakil Ketua DPRD Tengku Azwendi Fajri, Dikky Suryadi Khusaini, dan Andry Saputra.
Dari jajaran Pemko Pekanbaru, rapat dihadiri langsung oleh Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho dan Wakil Wali Kota Markarius Anwar, serta Penjabat Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru Ingot Ahmad Hutasuhut, para asisten, staf ahli, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), dan para camat.
Usai rapat paripurna, Wali Kota Agung Nugroho menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD, khususnya Badan Anggaran (Banggar), yang telah bekerja sama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam membahas APBD 2026 hingga disahkan.
“Kami Pemerintah Kota Pekanbaru mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD, khususnya Badan Anggaran, yang telah membahas APBD ini secara rinci, tertib, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujar Agung.
Ia menambahkan, dokumen APBD 2026 tersebut selanjutnya akan diajukan kepada Pemerintah Provinsi Riau untuk dilakukan evaluasi oleh Gubernur Riau.
“Kita akan menunggu hasil evaluasi dari pemerintah provinsi. Setelah itu, APBD 2026 baru dapat dilaksanakan untuk mendukung pembangunan di Kota Pekanbaru,” jelasnya.
Agung Nugroho juga memaparkan bahwa APBD 2026 memuat sejumlah program prioritas, antara lain peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan infrastruktur perkotaan, serta pengembangan perekonomian masyarakat dan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Selain itu, Pemko Pekanbaru juga memprioritaskan pembangunan sumber daya manusia melalui sektor pendidikan, kesehatan, dan kepemudaan, serta penguatan bidang keagamaan, sosial, dan pelestarian budaya Melayu sebagai jati diri Kota Pekanbaru.
“Kami berkomitmen menggunakan APBD secara transparan dan bertanggung jawab. APBD 2026 harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat Kota Pekanbaru,” pungkasnya.***
Kebal Hukum? Kapolda Riau Diminta Tangkap Pemilik Perjudian Gelper e-zone 88 Bengkalis
Muncul Pengakuan Pasien Lain, MDP Didesak Periksa Dokter dan Evaluasi Menyeluruh RS Awal Bros Sudirman
Usai Ginjal Kiri Diangkat, Hasil Pa Tak Temukan Keganasan: Kasus Rizqi di RS Awal Bros Sudirman Dipertanyakan
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Hadiri Ramah Tamah Veteran, Sagu Hati Jadi Simbol Penghormatan Pejuang
Ratusan Siswa Tak Tertampung, GRIB Jaya: Jangan Tutupi Kekacauan dengan Dalih Prosedur, Kabid SMA Disdik Diminta Dicopot
Surat Pengaduan Dilayangkan, GRIB Jaya Desak Badan Kehormatan Periksa Oknum DPRD Pekanbaru Berinisial F
IKTS Cup XVI 2026 Meriahkan HUT ke-81 RI, Pererat Silaturahmi Lintas Generasi
Anggaran Publikasi Kampar Rp 5,8 Miliar Disorot, PMMN Desak Pemkab Buka Data dan Kontrak Media
Disorot Dugaan Penipuan, Anggota DPRD Pekanbaru Pilih Diam, Konfirmasi Media Diabaikan
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kuasa Hukum Novi Renite Ingawati Ajukan Permohonan Pengawasan dan Perlindungan Hukum Terkait Pelaksanaan Eksekusi Ruko
RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Dibahas, APINDO Dorong Investasi dan Peningkatan Kompetensi Pekerja
GRIB Jaya Pekanbaru Gelar Jalan Sehat 6 September, Siapkan Doorprize dan Sembako untuk Masyarakat
TAAT Siap Kawal Laporan terhadap KH Musta’in Syafi’i, Alumni Tebuireng Tegaskan Tolak Kriminalisasi Ulama


