PEKANBARU –Suarahebat.com_-Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menghadiri secara langsung Sidang Pleno Laporan Tahunan 2025 Pengadilan Tinggi Riau yang digelar pada Kamis (12/2/2026).
Bertempat di Ruang Sidang Prof. Dr. H.M. Syarifuddin, S.H., M.H., kehadiran Kalapas menjadi simbol kuatnya sinergi positif antarinstansi penegak hukum di wilayah Riau.
Acara tahunan ini merupakan panggung refleksi bagi dunia peradilan di Bumi Lancang Kuning. Mengusung tema besar “Pengadilan Berintegritas, Kinerja Berkualitas”, kegiatan dibuka langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Riau, Dr. Hj. Diah Sulastri Dewi, S.H., M.H.
Dalam laporan kinerjanya, Dr. Hj. Diah Sulastri Dewi memaparkan transformasi digital yang masif sepanjang tahun 2025.
Optimalisasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan transparansi informasi publik menjadi sorotan utama guna memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.
Kehadiran jajaran Pemasyarakatan, yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkumham Riau (Ditjenpas), Maizar, serta didampingi Kalapas Pekanbaru, menunjukkan bahwa koordinasi antara pengadilan dan pemasyarakatan berada dalam jalur yang harmonis.
Ditemui usai kegiatan, Kalapas Pekanbaru, Yuniarto, mengapresiasi capaian Pengadilan Tinggi Riau dan menegaskan bahwa keberhasilan sistem peradilan pidana sangat bergantung pada kolaborasi antarlembaga.
"Kehadiran kami di sini adalah wujud dukungan penuh terhadap terciptanya sistem peradilan yang terintegrasi di Riau. Sinergi antara Lapas dan Pengadilan tidak boleh putus, karena setelah putusan hakim inkrah, proses pembinaan di Lapas adalah kelanjutannya.
Dengan koordinasi yang solid seperti ini, kita bersama-sama mewujudkan kepastian hukum yang transparan dan berkeadilan bagi masyarakat," ujar Yuniarto.
Agenda penting ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi para pemangku kepentingan di Provinsi Riau. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Plt. Gubernur Riau, SF Hariyanto serta Unsur Forkopimda Riau, Kepolisian Daerah Riau, Kejaksaan, serta Badan Intelijen Negara (BIN) Daerah Riau.
Sinergi yang ditunjukkan oleh para pimpinan lembaga penegak hukum ini diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan hukum, mempercepat proses administrasi peradilan, dan menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban di wilayah hukum Provinsi Riau.
Redaksi/Seprinaldi
Kebal Hukum? Kapolda Riau Diminta Tangkap Pemilik Perjudian Gelper e-zone 88 Bengkalis
Muncul Pengakuan Pasien Lain, MDP Didesak Periksa Dokter dan Evaluasi Menyeluruh RS Awal Bros Sudirman
Usai Ginjal Kiri Diangkat, Hasil Pa Tak Temukan Keganasan: Kasus Rizqi di RS Awal Bros Sudirman Dipertanyakan
Pangdam XIX/Tuanku Tambusai Hadiri Ramah Tamah Veteran, Sagu Hati Jadi Simbol Penghormatan Pejuang
Ratusan Siswa Tak Tertampung, GRIB Jaya: Jangan Tutupi Kekacauan dengan Dalih Prosedur, Kabid SMA Disdik Diminta Dicopot
Surat Pengaduan Dilayangkan, GRIB Jaya Desak Badan Kehormatan Periksa Oknum DPRD Pekanbaru Berinisial F
IKTS Cup XVI 2026 Meriahkan HUT ke-81 RI, Pererat Silaturahmi Lintas Generasi
Anggaran Publikasi Kampar Rp 5,8 Miliar Disorot, PMMN Desak Pemkab Buka Data dan Kontrak Media
Disorot Dugaan Penipuan, Anggota DPRD Pekanbaru Pilih Diam, Konfirmasi Media Diabaikan
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Kuasa Hukum Novi Renite Ingawati Ajukan Permohonan Pengawasan dan Perlindungan Hukum Terkait Pelaksanaan Eksekusi Ruko
RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Dibahas, APINDO Dorong Investasi dan Peningkatan Kompetensi Pekerja
GRIB Jaya Pekanbaru Gelar Jalan Sehat 6 September, Siapkan Doorprize dan Sembako untuk Masyarakat
TAAT Siap Kawal Laporan terhadap KH Musta’in Syafi’i, Alumni Tebuireng Tegaskan Tolak Kriminalisasi Ulama


