Gambar ilustrasiSuaraHebat.com - DUMAI | Seorang pria bernama Suryanto Lim, yang mengaku sebagai Direktur PT Duta Mas Makmur Perkasa (DMMP), diduga melontarkan pernyataan bernada ancaman kepada aparat penegak hukum dan insan pers. Pernyataan tersebut disampaikan melalui sambungan telepon kepada awak media.
Dalam percakapan tersebut, Suryanto Lim secara terbuka menantang aparat untuk datang ke lokasi operasional perusahaan. Ia bahkan menyampaikan kalimat yang memicu kekhawatiran, yakni: “Kalian bisa masuk ke DMMP, tetapi tidak akan bisa keluar.”
Ucapan tersebut dinilai sebagai bentuk intimidasi serius yang tidak hanya mengarah kepada wartawan, tetapi juga kepada institusi kepolisian, khususnya Polres Dumai.
Sejumlah pihak menilai, apabila pernyataan tersebut benar adanya, maka hal itu berpotensi mengarah pada dugaan pengancaman serta penghalangan terhadap tugas jurnalistik dan penegakan hukum. Pernyataan bernada konfrontatif seperti ini juga dianggap dapat memperkeruh situasi dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Insan pers menegaskan bahwa kerja jurnalistik dilindungi oleh undang-undang dan tidak dapat dihalangi dengan ancaman dalam bentuk apa pun. Aparat penegak hukum pun diharapkan segera melakukan klarifikasi dan mengambil langkah tegas guna memastikan supremasi hukum tetap terjaga.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat pernyataan resmi dari pihak PT Duta Mas Makmur Perkasa terkait ucapan yang disampaikan oleh Suryanto Lim tersebut. Publik kini menanti respons tegas aparat guna memastikan keamanan, ketertiban, dan kepastian hukum tetap berdiri di atas segala kepentingan.***(SHI GROUP)
Ketua Umum PMMN Sesalkan Pernyataan Ginda Burnama, Ingatkan Pentingnya Menghormati Kebebasan Berpendapat
Diduga Gagal Paham Fungsi Pers dan Kontrol Sosial, Oknum Lapangan Proyek Polbeng Dinilai Keliru Memahami Tugas Jurnalis dan LSM
LSM INPEST Bongkar Dugaan Kejanggalan Material Fondasi Proyek Politeknik Negeri Bengkalis Rp 40 Miliar
Dugaan Pembunuhan Keji di Rumbai, Keluarga Korban Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku dan Berikan Hukuman Seberat-Beratnya
Tak Kunjung Ditindak Meski Disorot, Dugaan Gudang CPO di Mandau Memantik Pertanyaan Besar
Prabowo Perintahkan Berantas Barang Ilegal, Mengapa Dugaan Penyelundupan di Bengkalis Masih Marak?
Diduga Gudang CPO Ilegal Beroperasi Di Mandau, Polda Riau Diminta Jangan Tutup Mata
Alih-Alih Bahas Dugaan Korupsi, Abdul Wahid dan SF Hariyanto Saling Ungkit Masa Lalu di Persidangan
Perkuat Kemitraan Strategis, GRIB Jaya Pekanbaru Sambangi Kediaman Ketua DPRD Riau Kaderismanto
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Tiga Bikers Kepri Lolos ke Nasional Safety Riding Honda 2026, Siap Wakili Daerah pada Agustus
Polda Riau Distribusikan 2.312 Paket Bansos, Bedah Rumah dan Air Bersih, Wujud Nyata Kepedulian Polri untuk Masyarakat
Gagal Lolos SPMB, Kisah Pilu Keluarga Buruh Angkut di Pekanbaru Harapkan Perhatian Pemerintah
Diduga Sebarkan Narasi Bernuansa Negatif di Grup WhatsApp, Oknum Anggota DPRD Kota Pekanbaru Berinisial 'RE' Dikecam

