Gambar ilustrasiSuaraHebat.com - DUMAI | Seorang pria bernama Suryanto Lim, yang mengaku sebagai Direktur PT Duta Mas Makmur Perkasa (DMMP), diduga melontarkan pernyataan bernada ancaman kepada aparat penegak hukum dan insan pers. Pernyataan tersebut disampaikan melalui sambungan telepon kepada awak media.
Dalam percakapan tersebut, Suryanto Lim secara terbuka menantang aparat untuk datang ke lokasi operasional perusahaan. Ia bahkan menyampaikan kalimat yang memicu kekhawatiran, yakni: “Kalian bisa masuk ke DMMP, tetapi tidak akan bisa keluar.”
Ucapan tersebut dinilai sebagai bentuk intimidasi serius yang tidak hanya mengarah kepada wartawan, tetapi juga kepada institusi kepolisian, khususnya Polres Dumai.
Sejumlah pihak menilai, apabila pernyataan tersebut benar adanya, maka hal itu berpotensi mengarah pada dugaan pengancaman serta penghalangan terhadap tugas jurnalistik dan penegakan hukum. Pernyataan bernada konfrontatif seperti ini juga dianggap dapat memperkeruh situasi dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Insan pers menegaskan bahwa kerja jurnalistik dilindungi oleh undang-undang dan tidak dapat dihalangi dengan ancaman dalam bentuk apa pun. Aparat penegak hukum pun diharapkan segera melakukan klarifikasi dan mengambil langkah tegas guna memastikan supremasi hukum tetap terjaga.
Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat pernyataan resmi dari pihak PT Duta Mas Makmur Perkasa terkait ucapan yang disampaikan oleh Suryanto Lim tersebut. Publik kini menanti respons tegas aparat guna memastikan keamanan, ketertiban, dan kepastian hukum tetap berdiri di atas segala kepentingan.***(SHI GROUP)
Raja Jaya Dinata Sianturi, S.E. Konsisten Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Tapung, Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Rusak
Sidak Berulang, Kepastian Tak Kunjung Datang: Publik Pertanyakan Ketegasan Pemko dan DPRD Pekanbaru terhadap THM Bermasalah
Opini: Pemberantasan Korupsi Tak Bisa Ditawar Demi Keberhasilan Program Prioritas Nasional
MS Law Firm Gugat Mantan Pimpinan KORPRI Departemen Kesehatan Provinsi Riau, Tuntut Pertanggungjawaban atas Nasib 2 Mantan Bawahan
Empat Hari Gangguan, Pelanggan Murka: Telkomsel dan IndiHome Diminta Bertanggung Jawab, Jangan Diam!
Aksi Besar Kembali Terjadi di Pekanbaru, Massa Desak Pemprov Riau Benahi Kisruh SPMB 2026
Diduga Hindari Konfirmasi Soal Gatotnya Program Ketahanan Pangan BUMDes Tameran Yang Telan Rp 219 Juta, Kades Blokir WhatsApp Awak Media
Batas Waktu 60 Hari, BASMI Riau Desak Bupati Meranti Tindaklanjuti Temuan BPK Senilai Rp 6,5 Miliar
Banyak Calon Siswa Belum Dapat Sekolah Negeri, GRIB Jaya Minta Plt Gubernur Riau Tambah Kuota SPMB
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Perkuat Peran Perempuan, Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru Gelar Konsolidasi dan Aksi Sosial Dihadiri DPD dan DPC GRIB Jaya
DLHK Provinsi Riau Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Karhutla Melalui Sosialisasi dan Simulasi di Desa Aliantan
Gugatan F. Zega Ditolak Pengadilan, PKMNR Tegaskan Legalitas Organisasi dan Siapkan Langkah Hukum atas Dugaan Fitnah
Ratusan Calon Siswa SMA/SMK Terancam Kehilangan Hak Pendidikan, GRIB Jaya DPC Kota Pekanbaru Desak Plt Gubernur Riau Gunakan Diskresi

