Pekanbaru, INFO_PAS,Suarahebat.com_-Sebagai wujud nyata kepedulian sosial, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru kembali menunjukkan komitmennya melalui kegiatan bakti sosial di dua panti asuhan yang berada di Kota Pekanbaru, yaitu Panti Asuhan Al-Ilham dan Panti Asuhan Amanah.
Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi nyata Lapas Pekanbaru terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan kurang beruntung, sekaligus sebagai implementasi dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Selasa (24/02).
Kegiatan bakti sosial ini juga dilaksanakan sekaligus dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadahn, sebagai momentum untuk meningkatkan kepedulian, berbagi kebahagiaan, serta mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat.
Melalui semangat Ramadhan yang penuh berkah, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berupaya menumbuhkan nilai-nilai empati, kebersamaan, dan kepedulian sosial, khususnya kepada anak-anak panti asuhan yang membutuhkan perhatian dan dukungan.
Rombongan Lapas Kelas IIA Pekanbaru yang dipimpin oleh Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, disambut hangat oleh pengurus panti dan anak-anak asuh.
Dalam kegiatan tersebut, Lapas Pekanbaru menyerahkan sejumlah kebutuhan pokok. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan sehari-hari sekaligus menambah motivasi anak-anak dalam belajar dan berkembang.
“Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin menegaskan bahwa Pemasyarakatan tidak hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Terlebih di bulan Ramadhan, momentum ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk meningkatkan kepedulian dan berbagi kepada sesama.
Ini sejalan dengan arah kebijakan Kemenimipas dalam 15 Program Aksi Tahun 2026, yang menekankan pentingnya Pemasyarakatan yang humanis, berdampak, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Yuniarto ketika dimintai keterangan.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Pekanbaru berharap dapat mempererat hubungan antara institusi Pemasyarakatan dan masyarakat, sekaligus menegaskan bahwa tugas Pemasyarakatan bukan hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas, khususnya dalam momentum penuh berkah di bulan suci Ramadhan.
Redaksi/Seprinaldi
Kejagung Tegaskan Rp11,8 Triliun dari Wilmar Bukan Dana Jaminan, tapi Barang Bukti Korupsi CPO
Wilmar Buka Suara Usai Kejagung Sita Rp 11,8 T di Kasus Minyak Goreng
Ribuan Warga Australia Menanti Dievakuasi dari Iran-Israel
Ribuan Massa AMMP Kepung Kantor Gubernur Riau, Tolak Relokasi Kawasan TNTN
Truk ODOL Bandel Masih Berkeliaran di Pekanbaru, Dishub dan Polda Riau Beri Peringatan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Berbagi di Bulan Suci, Lapas Pekanbaru Gelar Bakti Sosial di Dua Panti Asuhan
Titip Takjil, Titip Kasih: Program Ramadan Lapas Pekanbaru Disambut Antusias Keluarga Warga Binaan
Mandeknya Eksekusi Lahan Pelintung-Dumai: Aparat Tak Berdaya atau Sengaja Dibiarkan?
Ucapan Milad ke-54 Kapolda Riau: Dari Keluarga Besar Suara Hebat Indonesia Grub (SHI grub) untuk Sosok Pengayom Bumi Lancang Kuning
.jpg)
.jpg)