Kamis, 26 Februari 2026

Breaking News

  • Tegakkan Perpres 5 Tahun 2025: Penolakan BAPK Ancam Kepastian Hukum   ●   
  • Paripurna DPRD Kepulauan Meranti Bahas RAPBD 2026, Seluruh Fraksi Sampaikan Pandangan Strategis   ●   
  • Komisi II DPRD Meranti Kawal Tunda Bayar 2025, Target Tuntas Maret 2026   ●   
  • Paripurna DPRD Kepulauan Meranti Bahas RAPBD 2026, Seluruh Fraksi Sampaikan Pandangan Strategis   ●   
  • Forum Lalu Lintas Bahas Kesiapan Jalur Mudik, Ditlantas Polda Riau Targetkan Perbaikan Jalan Rampung Sebelum Lebaran 2026   ●   
Forum Lalu Lintas Bahas Kesiapan Jalur Mudik, Ditlantas Polda Riau Targetkan Perbaikan Jalan Rampung Sebelum Lebaran 2026
Kamis 26 Februari 2026, 16:20 WIB

Pekanbaru,Suarahebat.com_ –Dalam rangka persiapan pengamanan arus mudik dan balik Idul Fitri melalui Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026, Ditlantas Polda Riau menggelar Rapat Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pada Kamis (26/2/2026) pukul 09.00–11.30 WIB di Ruang Rapat Gedung BPKB Ditlantas Polda Riau, Jalan Pattimura, Pekanbaru.

Rapat dipimpin langsung oleh Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, S.I.K., M.H., dan dihadiri Wadirlantas AKBP Budi Setiyono, S.I.K., M.H., para pejabat utama Ditlantas, serta instansi terkait, di antaranya pihak BPJN Riau, PT Hutama Karya (HK), PT Jasa Raharja, Dinas PUPR Provinsi Riau dan PUPR Kota, Dinas Perhubungan Provinsi Riau dan Dishub Kota, Dinas Kesehatan, serta stakeholder lainnya.

Dalam arahannya, Dirlantas Polda Riau menegaskan bahwa forum ini merupakan langkah strategis untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan manajemen lalu lintas menjelang arus mudik Lebaran 2026.

“Kita tidak ingin bekerja setelah kejadian. Seluruh potensi kerawanan harus diidentifikasi sejak dini dan diselesaikan sebelum puncak arus mudik. Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama dan tidak bisa ditawar,” ucap Kombes Jeki.

Ia juga menekankan pentingnya komitmen bersama seluruh instansi terkait agar target perbaikan jalan, khususnya di ruas strategis dan jalur dengan mobilitas tinggi, dapat diselesaikan maksimal H-7 sebelum Idul Fitri.

“Kami berharap BPJN, PUPR Provinsi maupun Kota, serta pihak pengelola jalan tol dapat mempercepat proses perbaikan. Koordinasi harus berjalan cepat dan responsif. Jangan sampai ada titik kerusakan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, menyampaikan bahwa aspek keselamatan akan diperkuat melalui pemetaan titik black spot dan trouble spot, serta peningkatan kegiatan preemtif dan preventif.

“Kami akan mengoptimalkan sosialisasi keselamatan berlalu lintas, pelaksanaan ramp check kendaraan angkutan umum, serta pengawasan di jalur rawan kecelakaan. Tujuan utama kami adalah menekan angka kecelakaan dan fatalitas selama Operasi Ketupat berlangsung,” jelas AKBP Dasril.

Ia juga mengimbau masyarakat agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan laik jalan, tidak memaksakan diri saat lelah, dan selalu mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Dengan sinergitas BPJN, PT Hutama Karya, PT Jasa Raharja, PUPR, Dishub, serta seluruh stakeholder terkait, diharapkan arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 H di wilayah Provinsi Riau dapat berjalan aman, lancar, dan selamat. (***)

Redaksi/Seprinaldi

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top