Sabtu, 19 September 2026

Breaking News

  • Jejak Nihil Rombongan Jurnalis di Selat Sunda, Waketum IMO-Indonesia Soroti Kinerja Andra Soni hingga Pigai   ●   
  • LESBUGA MENGGELAR AUDENSI DENGAN PEMERINTAH KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR TERKAIT KEGIATAN FESTIVAL TARI RATOH JAROE   ●   
  • Surat Tahun 1986 Diabaikan, S. Hondro : Pertanyakan Proses Verifikasi Ganti Rugi Tol Pekanbaru–Rengat   ●   
  • Karhutla di Salo Kampar Berhasil Dikendalikan, TNI Kerahkan Pasukan Gabungan   ●   
  • Pelapor dan Tersangka Berdamai, Mirwansyah Apresiasi Penyidik Polresta Pekanbaru   ●   
Wujudkan Kepedulian Sesama Makhluk Hidup, GEMA Sadhana Riau Sambangi Pusat Konservasi Gajah Minas
Senin 02 Maret 2026, 20:04 WIB

MINAS – Sebagai wujud nyata implementasi nilai-nilai Sanathana Dharma dalam menjaga keseimbangan alam dan lingkungan, Pengurus GEMA Sadhana Riau (Gerakan Masyarakat Sanathana Dharma Nusantara) Provinsi Riau melaksanakan kunjungan kasih ke Pusat Konservasi Gajah Minas atau Pusat Latihan Gajah (PLG), Kabupaten Siak, Senin (02/03/2026).

GEMA Sadhana yang merupakan organisasi sayap Partai Gerindra hadir sebagai representasi semangat kebangsaan dalam mewujudkan Indonesia yang berkeadaban, harmonis, dan berkelanjutan.

Kunjungan ini dipimpin oleh Bendahara GEMA Sadhana Riau, Eddy Budianto, yang mewakili Ketua GEMA Sadhana Riau, Havianto.

Dalam kunjungan tersebut, rombongan yang terdiri dari pengurus dan anggota GEMA Sadhana dari berbagai daerah di Riau berkesempatan berinteraksi langsung dengan Gajah Sumatera, satwa dilindungi yang kini berstatus terancam punah. Perwakilan GEMA Sadhana Kota Pekanbaru, yakni Nata Hedy Nyo, SE, SH, MH, Edy Kurniawan, dan Johan Hondro, serta perwakilan GEMA Sadhana Dumai, Asiong, turut ambil bagian dalam kegiatan ini.

“Kami sangat bersyukur dapat memperoleh edukasi langsung mengenai perilaku dan pola hidup Gajah Sumatera. Kegiatan ini membuka kesadaran kami bahwa pelestarian satwa membutuhkan keterlibatan semua pihak,” ujar Nata Hedy Nyo di sela-sela kegiatan.

Sebagai bentuk kepedulian konkret, rombongan GEMA Sadhana menyerahkan bantuan pakan berupa pepaya dan tebu yang telah dipersiapkan oleh Sekretaris GEMA Sadhana Riau, Siswaja Muljadi.

AJAK MASYARAKAT JAGA KELESTARIAN GAJAH SUMATERA

Pusat Konservasi Gajah Minas memiliki peran strategis dalam upaya penyelamatan Gajah Sumatera dari ancaman kepunahan akibat perburuan liar dan kerusakan habitat. Menyadari hal tersebut, Eddy Budianto mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya warga Riau, untuk turut berperan aktif menjaga kelestarian satwa langka tersebut.

“Mari kita jaga gajah dengan tidak memburu atau membunuhnya. Kontribusi sederhana seperti membantu penyediaan pakan—pisang, tebu, atau buah-buahan—sudah sangat berarti bagi keberlangsungan hidup mereka,” ungkap Eddy.

Ia menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari komitmen berkelanjutan organisasi. Ke depan, GEMA Sadhana Riau berencana menjadikan kunjungan ke pusat konservasi sebagai agenda rutin organisasi dalam rangka mendukung pelestarian lingkungan dan satwa dilindungi di Provinsi Riau.

Tentang GEMA Sadhana

GEMA Sadhana resmi berdiri pada 13 November 2011 di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP, Dr. A.S. Kobalen, M.Phil. Organisasi ini berfokus pada perjuangan aspirasi umat Hindu, Buddha, Konghucu, serta penghayat kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, dengan menjunjung tinggi nilai keadilan, kesetaraan, dan persatuan di seluruh Nusantara.

Kegiatan kunjungan ditutup dengan sesi foto bersama saat pemberian pakan kepada gajah, sebagai simbol keharmonisan antara manusia, satwa, dan alam semesta.***

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Berita Pilihan
Surat Tahun 1986 Diabaikan, S. Hondro : Pertanyakan Proses Verifikasi Ganti Rugi Tol Pekanbaru–Rengat

KUA-PPAS APBD Perubahan 2026 Pekanbaru Sudah Diserahkan ke DPRD, Pembahasan Dikejar Sebelum 30 September

Hakim PN Pekanbaru Turun ke Lokasi, Kuasa Hukum Firdinan: Dasar Kepemilikan Klien Kami Sudah Ada Sejak 1986

Kontrak Mitra Baru Dipersoalkan, PHR dan Vendor Berbeda Keterangan Soal Batas Usia 56 Tahun

SKT Firdinan Terbit 1985 VS SHM 2017, Kejanggalan Data Pertanahan Dipertanyakan — Presiden Prabowo dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diminta Turun Tangan

Syahrul Aidi Dorong Penguatan Profesi Jurnalis di Tengah Ledakan AI dan Media Sosial

Waspada! Nama Pejabat Kejati Riau Dicatut untuk Penipuan, Zikrullah Minta Warga Jangan Mudah Percaya

Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ 16 Sampai 18 September

Anggaran Angkutan Sampah DLHK Pekanbaru Disebut Capai Rp 29,4 Miliar, Dugaan Markup dan Armada Fiktif Disorot

Zulhelmi Arifin Jadi Sekda Pekanbaru, Rekam Jejak dan Sejumlah Dugaan Kasus Kembali Disorot

Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top