PEKANBARU – Pengurus inti Gerakan Masyarakat Sanathana Dharma Nusantara (GEMA Sadhana) Provinsi Riau menggelar pertemuan dan rapat koordinasi guna mematangkan persiapan pelantikan kepengurusan tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada hari Sabtu, 11 April 2026 pukul 15.00 wib di salah satu hotel di Kota Pekanbaru.
Rapat tersebut dihadiri oleh jajaran KSB (Ketua, Sekretaris, Bendahara) serta pengurus inti organisasi, yakni Havianto, Siswaja Muljadi, Edy Budianto, Nata Hedy Nyo, Edi Kurniawan, dan Apiau. Pertemuan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan komitmen untuk memastikan seluruh rangkaian acara pelantikan berjalan dengan baik, tertib, dan bermakna, Jumat (06/03/26).
Dalam rapat tersebut, para pengurus membahas berbagai aspek penting terkait persiapan pelantikan, mulai dari konsep acara, susunan panitia pelaksana, undangan kepada tokoh masyarakat dan tokoh agama, hingga kesiapan teknis di lokasi kegiatan.
Havianto dalam kesempatan itu menegaskan bahwa pelantikan pengurus GEMA Sadhana Provinsi Riau bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum penting untuk memperkuat peran organisasi dalam menjaga nilai-nilai Sanathana Dharma, mempererat persaudaraan lintas komunitas, serta berkontribusi dalam pembangunan sosial dan pelestarian budaya di Provinsi Riau.
“Pelantikan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan organisasi GEMA Sadhana di Riau agar mampu menjalankan program-program sosial, spiritual, serta kepedulian terhadap lingkungan dan kemanusiaan,” ujar Havianto dalam rapat tersebut.
Senada dengan itu, Siswaja Muljadi menambahkan bahwa seluruh pengurus berkomitmen untuk bekerja secara solid agar pelantikan berjalan sukses sekaligus menjadi momentum konsolidasi bagi seluruh anggota dan simpatisan GEMA Sadhana di Riau.
Selain membahas teknis acara, rapat juga menyoroti pentingnya sinergi dengan berbagai elemen masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta pemerintah daerah guna memperkuat keberadaan organisasi dalam menjalankan visi kemanusiaan dan kebudayaan.
Sementara itu, Edy Budianto, Nata Hedy Nyo, Edi Kurniawan dan Apiau turut menyampaikan sejumlah masukan terkait kesiapan panitia, koordinasi antar bidang, serta strategi agar pelantikan nantinya dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Dalam rapat persiapan tersebut juga ditetapkan struktur kepanitiaan pelantikan, di mana Edi Budianto dipercaya sebagai Ketua Panitia pelantikan GEMA Sadhana Provinsi Riau.
Sementara itu, Nata Hedy Nyo bersama Johan ditunjuk untuk bidang humas (undangan), yang bertugas melakukan koordinasi komunikasi serta memastikan undangan kepada pengurus, tokoh masyarakat, dan para tamu kehormatan dapat tersampaikan dengan baik.
Dalam kesempatan itu, Nata Hedy Nyo menyampaikan harapannya agar seluruh anggota dan pengurus GEMA Sadhana di berbagai daerah dapat hadir dan menyukseskan momen pelantikan tersebut.
Ia mengungkapkan bahwa antusiasme dari pengurus daerah cukup tinggi, bahkan salah satu Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yakni DPC Dumai telah menyatakan kesiapan untuk menghadirkan seluruh jajaran pengurusnya dalam acara pelantikan nanti. Hal ini dinilai menjadi sinyal kuat soliditas organisasi dalam memperkuat konsolidasi GEMA Sadhana di Provinsi Riau.
Dengan dilaksanakannya rapat koordinasi tersebut, diharapkan seluruh rangkaian pelantikan GEMA Sadhana Provinsi Riau pada 11 April 2026 dapat terlaksana secara sukses serta menjadi awal langkah besar organisasi dalam memperkuat nilai kebersamaan, spiritualitas, dan kepedulian sosial di Bumi Lancang Kuning.*jhn
Raja Jaya Dinata Sianturi, S.E. Konsisten Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Tapung, Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Rusak
Sidak Berulang, Kepastian Tak Kunjung Datang: Publik Pertanyakan Ketegasan Pemko dan DPRD Pekanbaru terhadap THM Bermasalah
Opini: Pemberantasan Korupsi Tak Bisa Ditawar Demi Keberhasilan Program Prioritas Nasional
MS Law Firm Gugat Mantan Pimpinan KORPRI Departemen Kesehatan Provinsi Riau, Tuntut Pertanggungjawaban atas Nasib 2 Mantan Bawahan
Empat Hari Gangguan, Pelanggan Murka: Telkomsel dan IndiHome Diminta Bertanggung Jawab, Jangan Diam!
Aksi Besar Kembali Terjadi di Pekanbaru, Massa Desak Pemprov Riau Benahi Kisruh SPMB 2026
Diduga Hindari Konfirmasi Soal Gatotnya Program Ketahanan Pangan BUMDes Tameran Yang Telan Rp 219 Juta, Kades Blokir WhatsApp Awak Media
Batas Waktu 60 Hari, BASMI Riau Desak Bupati Meranti Tindaklanjuti Temuan BPK Senilai Rp 6,5 Miliar
Banyak Calon Siswa Belum Dapat Sekolah Negeri, GRIB Jaya Minta Plt Gubernur Riau Tambah Kuota SPMB
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Perkuat Peran Perempuan, Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru Gelar Konsolidasi dan Aksi Sosial Dihadiri DPD dan DPC GRIB Jaya
DLHK Provinsi Riau Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Karhutla Melalui Sosialisasi dan Simulasi di Desa Aliantan
Gugatan F. Zega Ditolak Pengadilan, PKMNR Tegaskan Legalitas Organisasi dan Siapkan Langkah Hukum atas Dugaan Fitnah
Ratusan Calon Siswa SMA/SMK Terancam Kehilangan Hak Pendidikan, GRIB Jaya DPC Kota Pekanbaru Desak Plt Gubernur Riau Gunakan Diskresi

