Pekanbaru, INFO_PAS,Suarahebat.com_– Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru saat digelarnya kegiatan buka puasa bersama antara warga binaan dan keluarga mereka. Kegiatan ini merupakan salah satu program khusus selama bulan suci Ramadhan yang diinisiasi oleh Lapas Pekanbaru, Senin (09/03).
Kegiatan tersebut menjadi momen istimewa karena untuk pertama kalinya Lapas Pekanbaru menggelar buka puasa bersama yang mempertemukan warga binaan dengan keluarga mereka dalam suasana yang lebih hangat dan penuh kekeluargaan.
Dalam momen tersebut, jajaran Klinik Pratama Lapas Pekanbaru juga menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi setiap keluarga warga binaan yang hadir. Layanan ini diberikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan para pengunjung yang datang untuk bertemu dan berbuka puasa bersama anggota keluarga mereka di dalam Lapas.
Kegiatan tersebut turut dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, yang menyempatkan diri menyapa warga binaan serta keluarga mereka.
Dalam kesempatan itu, Yuniarto menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama ini merupakan upaya untuk menghadirkan suasana Ramadhan yang lebih bermakna di lingkungan Lapas.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menghadirkan kembali kehangatan kebersamaan antara warga binaan dan keluarga. Dukungan keluarga sangat penting dalam proses pembinaan agar warga binaan memiliki semangat untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ujar Yuniarto.
Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi momen kebersamaan di bulan Ramadhan, tetapi juga dapat memperkuat hubungan kekeluargaan serta memberikan motivasi bagi warga binaan dalam menjalani proses pembinaan hingga kembali ke masyarakat.
Redaksi/Seprinaldi
Tiga Jenderal Terseret Kasus Penyadapan Ilegal, Mantan Kapolri Listyo Sigit Jadi Tersangka
Jalan Pastoran–Palas Kini Mulus, Warga Rumbai Barat Apresiasi Gerak Cepat Zulkardi Kawal Aspirasi
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi
SPK Sementara PT PKU Usai Dicabut Dirut APN, ke Mana Hasil Penjualan TBS Selama 2 Bulan?
Kasus Dana Earmark Riau Rp 404 Miliar: Sejauh Mana Penanganan Jampidsus Kejagung RI ?
Di Tengah Maraknya Hoaks, IMO-Indonesia Jadikan Pemberitaan Benar dan Berimbang sebagai Komitmen Pers
Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau Memanas, Ini 8 Tuntunannya
Ketum PM2N Desak Kapolda Riau Irjen Arman Pastikan Penanganan Kasus SPPD Fiktif Rp 195,9 Miliar
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Tiga Jenderal Terseret Kasus Penyadapan Ilegal, Mantan Kapolri Listyo Sigit Jadi Tersangka
Jalan Pastoran–Palas Kini Mulus, Warga Rumbai Barat Apresiasi Gerak Cepat Zulkardi Kawal Aspirasi
Pekanbaru Tuan Rumah Rakernas IMI 2026, Wako Agung Nugroho Bidik Kebangkitan Otomotif Riau
Kursi DPRD Bukan Tameng! Dugaan Wanprestasi Rp 200 Juta Oknum Hanura Kini Disorot BK



