Minggu, 21 Juni 2026

Breaking News

  • Permudah Aturan PPh Final 0,5% UMKM, Kanwil DJP Riau Siap Gandeng P3KPI dan IKTS Pekanbaru   ●   
  • Tiga Bikers Kepri Lolos ke Nasional Safety Riding Honda 2026, Siap Wakili Daerah pada Agustus   ●   
  • Polda Riau Distribusikan 2.312 Paket Bansos, Bedah Rumah dan Air Bersih, Wujud Nyata Kepedulian Polri untuk Masyarakat   ●   
  • Gagal Lolos SPMB, Kisah Pilu Keluarga Buruh Angkut di Pekanbaru Harapkan Perhatian Pemerintah   ●   
  • Diduga Sebarkan Narasi Bernuansa Negatif di Grup WhatsApp, Oknum Anggota DPRD Kota Pekanbaru Berinisial 'RE' Dikecam   ●   
Mudik Aman, Keluarga Bahagia: Polda Riau dan Cipayung Plus Berangkatkan Ratusan Pemudik dengan Pengawalan Sampai Tujuan
Selasa 17 Maret 2026, 12:07 WIB

PEKANBARU-Suarahebat.com–Wakapolda Riau, Brigjen Hengki Haryadi, membacakan amanat Kapolda Riau, Irjen Herry Heryawan, dalam kegiatan pelepasan program mudik bersama yang digelar menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dalam amanat tersebut, Kapolda Riau mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa memanjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT atas segala nikmat dan kesempatan, khususnya dalam menyambut momentum Lebaran yang penuh berkah.

Ia menegaskan bahwa tradisi mudik bukan sekadar perjalanan pulang ke kampung halaman, melainkan memiliki makna sosial dan budaya yang mendalam bagi masyarakat Indonesia. Mudik menjadi sarana mempererat tali silaturahmi, memperkuat identitas sosial, serta menjaga kesinambungan nilai-nilai tradisi yang diwariskan secara turun-temurun.

“Pada hakikatnya, mudik merupakan perjalanan pulang ke kampung halaman yang dilakukan menjelang Hari Raya Idul Fitri. Dalam perspektif sosial, mudik menjadi momentum mempererat hubungan kekeluargaan dan menjaga nilai-nilai budaya,” ujar Brigjen Hengki, Selasa (17/3/2026).

Lebih lanjut disampaikan, tradisi mudik telah berkembang menjadi fenomena nasional dengan dimensi sosial, ekonomi, dan budaya yang sangat kuat. Hal ini mencerminkan karakter masyarakat Indonesia yang menjunjung tinggi kebersamaan, silaturahmi, dan penghormatan kepada keluarga.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan RI, diperkirakan sekitar 50,60 persen penduduk Indonesia atau setara 143,91 juta orang akan melakukan perjalanan selama masa angkutan Lebaran 2026. Tingginya mobilitas tersebut berpotensi meningkatkan volume kendaraan di berbagai jalur utama, sekaligus berdampak pada dinamika lalu lintas secara nasional.

Namun demikian, fenomena mudik juga memberikan dampak positif, seperti berkurangnya kepadatan di kota-kota besar karena sebagian masyarakat kembali ke daerah asal.

Dalam mendukung kelancaran program mudik bersama, Polda Riau menyiapkan empat unit armada transportasi yang terdiri dari dua bus besar dan dua bus kecil, dengan kapasitas sekitar 140 hingga 160 orang. Para peserta diberangkatkan menuju sejumlah daerah tujuan, seperti Bukittinggi dan Solok (Sumatera Barat), Rantau Prapat (Sumatera Utara), serta Padang Sidempuan melalui wilayah Rokan Hulu.

Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan perjalanan, setiap rombongan mendapatkan pengawalan dari personel kepolisian hingga tiba di tujuan. Langkah ini merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat selama periode mudik.

Selain itu, Polri juga tengah melaksanakan Operasi Ketupat 2026 sebagai bagian dari pengamanan nasional. Operasi ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna memastikan arus mudik berjalan aman, tertib, dan lancar.

“Kelancaran transportasi tidak hanya berkaitan dengan mobilitas masyarakat, tetapi juga menyangkut distribusi logistik, aktivitas ekonomi, serta stabilitas sosial,” jelasnya.

Sementara itu, Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, menegaskan bahwa pihaknya terus mengoptimalkan upaya pengamanan dan pelayanan lalu lintas guna mendukung terwujudnya mudik yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk mewujudkan mudik aman, keluarga bahagia melalui penguatan Kamseltibcarlantas, peningkatan pengawasan di jalur-jalur rawan, serta pelayanan maksimal di pos pengamanan dan pos pelayanan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas, menjaga kondisi fisik, dan tidak memaksakan diri saat berkendara,” tegasnya.

Ia juga menambahkan agar para pemudik memanfaatkan fasilitas rest area serta pos pengamanan untuk beristirahat, serta selalu mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

Salah satu peserta, Rahmat Syarif, pengemudi ojek online (ojol) di Pekanbaru yang berasal dari Rantau Prapat dan berdomisili di Air Hitam, mengaku sangat terbantu dengan adanya program mudik kebangsaan ini. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada Polda Riau dan seluruh pihak yang telah memfasilitasi perjalanan pulang ke kampung halamannya.

“Alhamdulillah, kami sangat terbantu dengan program ini. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut karena sangat meringankan beban masyarakat, khususnya kami para pekerja,” ungkapnya.

Di akhir amanat, Kapolda Riau melalui Wakapolda menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat. Ia juga berharap sinergi lintas sektor terus ditingkatkan dalam membangun etika dan budaya tertib berlalu lintas.

“Semoga kerja sama ini terus terjalin dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Jadilah pelopor keselamatan berlalu lintas,” tutupnya.

Redaksi/Seprinaldi




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Berita Pilihan
Diduga Sebarkan Narasi Bernuansa Negatif di Grup WhatsApp, Oknum Anggota DPRD Kota Pekanbaru Berinisial 'RE' Dikecam

Ketua Umum PMMN Sesalkan Pernyataan Ginda Burnama, Ingatkan Pentingnya Menghormati Kebebasan Berpendapat

Diduga Gagal Paham Fungsi Pers dan Kontrol Sosial, Oknum Lapangan Proyek Polbeng Dinilai Keliru Memahami Tugas Jurnalis dan LSM

LSM INPEST Bongkar Dugaan Kejanggalan Material Fondasi Proyek Politeknik Negeri Bengkalis Rp 40 Miliar

Dugaan Pembunuhan Keji di Rumbai, Keluarga Korban Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku dan Berikan Hukuman Seberat-Beratnya

Tak Kunjung Ditindak Meski Disorot, Dugaan Gudang CPO di Mandau Memantik Pertanyaan Besar

Prabowo Perintahkan Berantas Barang Ilegal, Mengapa Dugaan Penyelundupan di Bengkalis Masih Marak?

Diduga Gudang CPO Ilegal Beroperasi Di Mandau, Polda Riau Diminta Jangan Tutup Mata

Alih-Alih Bahas Dugaan Korupsi, Abdul Wahid dan SF Hariyanto Saling Ungkit Masa Lalu di Persidangan

Perkuat Kemitraan Strategis, GRIB Jaya Pekanbaru Sambangi Kediaman Ketua DPRD Riau Kaderismanto

Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top