Rabu, 6 Mei 2026

Breaking News

  • Perketat Pengawasan, Lapas Narkotika Rumbai Gelar Razia Blok Hunian dan Tes Urine   ●   
  • Diduga Lakukan Penghasutan Bernuansa SARA, BPPH Pemuda Pancasila Kota Pekanbaru Laporkan Larsen Yunus Ke Polda Riau    ●   
  • Lapas Pekanbaru Tunjukkan Inovasi Agrobisnis, Sambut Studi Tiru Lapas Bangkinang   ●   
  • Ditegur DPRD Tak Digubris, Parkir Liar Truk PT BESTI Kepung Jalan Poros Siak   ●   
  • Penguatan Kemandirian WBP, Kasi Binadik dan Giatja Berikan Arahan Pembinaan dan Tegaskan Kepatuhan Aturan   ●   
Wabup Syafaruddin Poti Hadiri High Level Meeting Provinsi Riau Guna Perkuat Sinergi Pengendalian Inflasi
Kamis 12 Maret 2026, 10:10 WIB

ROHUL -- Pemerintah Provinsi Riau menggelar High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) guna memperkuat langkah strategis dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Plt Gubernur Riau, SF Hariyanto, di Gedung Daerah Balai Serindit Pekanbaru, Rabu (11/03/2026).

Kegiatan juga diikuti oleh kepala daerah se Provinsi Riau tak terkecuali Kabupaten Rokan Hulu, Hadir Wakil Bupati H. Syafaruddin Poti, S.H, MM didampingi Asisten II Drs. Yusmar, M.Si dan Kepala OPD dan pihak terkait lainnya. Dikatakan SF Hariyanto, pelaksanaan pertemuan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut atas arahan pemerintah pusat, khususnya hasil rapat Presiden RI Prabowo Subianto bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan yang digelar di Istana Negara pada 2 Maret 2026 lalu.

Tak tinggal diam, Wakil Bupati juga bersuara didalam forum tersebut menyampaikan Kabupaten Rokan Hulu tetap melakukan pemantauan setiap minggunya, sering berkomunikasi dengan pihak terkait, melaksanakan operasi pasar guna menghadapi inflasi yang terjadi pada bulan Ramadhan.

"Pemantauan stok pangan secara rutin setiap hari. Langkah tersebut penting guna memastikan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga dan tidak terjadi kelangkaan di pasar." ujar Wabup.

Wabup Syafaruddin juga menyarankan dalam rangka ketersediaan pangan, untuk menunjuk satu Kabupaten yang menjadi central stok di propinsi Riau.

"Misal di Rohul ditunjuk sebagai Central ketersediaan Cabe di Provinsi Riau, maka tahap selanjutnya perlu disediakan lahan dan target produksi setiap bulannya, tentu setiap kabupaten ada program untuk cabe tersebut namun itu hanya sebagai penyangga dan Rohul sebagai centralnya." pungkas Wabup.

Melalui koordinasi yang kuat antara pemerintah daerah, instansi vertikal, serta para pelaku usaha, Pemprov Riau berharap pengendalian inflasi menjelang Idulfitri 1447 Hijriah dapat berjalan optimal sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang stabil.***

 

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top