ROHUL -- Gema azan Maghrib baru saja usai, namun suasana di Kecamatan Kunto Darussalam, Rokan Hulu, terasa berbeda dari biasanya. Pada Kamis malam (19/2/2026), ribuan pasang mata tampak antusias menyambut kehadiran rombongan Pemerintah Provinsi Riau. Malam itu bukan sekadar ritual tahunan; ia adalah pembuka tirai Safari Ramadhan 1447 Hijriah tingkat provinsi yang dimulai dari jantung "Negeri Seribu Suluk".
Bagi Bupati Rokan Hulu, Anton, terpilihnya daerahnya sebagai lokasi perdana Safari Ramadhan tingkat provinsi adalah sebuah kado istimewa. Di dampingi Sekda M. Zaki dan tokoh masyarakat H. Suparman, raut wajah bangga tak bisa disembunyikan sang Bupati saat menyambut Plt. Gubernur Riau, SF Hariyanto.
"Kami merasa bangga karena malam pertama Safari Ramadhan tingkat Provinsi Riau dipusatkan di daerah kami," ujar Anton dalam sambutannya.
Baginya, kehadiran rombongan provinsi bukan sekadar seremonial di atas panggung, melainkan momentum untuk memperkuat sinergi pembangunan yang nyata antara kabupaten dan provinsi.
Di bawah naungan masjid yang penuh sesak oleh warga, SF Hariyanto menegaskan satu hal: Negara harus hadir. Safari Ramadhan, menurutnya, adalah jembatan paling efektif untuk mendengar detak jantung aspirasi masyarakat secara langsung.
"Kami tidak hanya datang untuk bersilaturahmi, tetapi memastikan Pemerintah Provinsi Riau memberikan solusi bagi masyarakat," tegas SF Hariyanto.
Pernyataan itu bukan isapan jempol. Malam itu, bantuan mengalir sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah: Logistik: 150 paket kain sarung dan 50 paket sembako.
Fasilitas Ibadah: Dua unit AC untuk kenyamanan masjid melalui Baznas Riau.
Dukungan Ekonomi: Bantuan kemitraan BRK Syariah senilai Rp30 juta.
Sosial: Santunan Idul Fitri (SPSI) Rp20 juta, santunan anak yatim, hingga program Kado Dai Riau.
Salah satu momen paling menyentuh adalah ketika dilakukan penyerahan klaim manfaat BPJS Ketenagakerjaan. Total santunan sebesar Rp157 juta, yang mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja hingga beasiswa pendidikan, diberikan kepada ahli waris almarhum Eko Supriyadi. Ini menjadi bukti bahwa perlindungan sosial tetap menjadi prioritas di tengah agenda keagamaan.
Acara ditutup dengan komitmen kuat dari Plt. Gubernur bahwa seluruh keluh kesah dan aspirasi warga Kunto Darussalam telah dicatat untuk segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait. Safari Ramadhan kali ini menjadi simbol bahwa pembangunan yang berkeadilan di Bumi Lancang Kuning dimulai dari kedekatan antara pemimpin dan rakyatnya.
"Tugas kami adalah memastikan rakyat merasa diperhatikan dan dilayani dengan sepenuh hati," pungkas SF Hariyanto, mengakhiri malam yang penuh keberkahan tersebut.***
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum
OPINI: Demokrasi Bukan Panggung Pujian, Pemerintah Harus Siap Dikritik dan Dievaluasi
SPK Sementara PT PKU Usai Dicabut Dirut APN, ke Mana Hasil Penjualan TBS Selama 2 Bulan?
Kasus Dana Earmark Riau Rp 404 Miliar: Sejauh Mana Penanganan Jampidsus Kejagung RI ?
Di Tengah Maraknya Hoaks, IMO-Indonesia Jadikan Pemberitaan Benar dan Berimbang sebagai Komitmen Pers
Aksi Demonstrasi Mahasiswa di Kantor Gubernur Riau Memanas, Ini 8 Tuntunannya
Ketum PM2N Desak Kapolda Riau Irjen Arman Pastikan Penanganan Kasus SPPD Fiktif Rp 195,9 Miliar
Polda Riau Bergerak Serentak di Era Irjen Arman, 29 Kasus Narkotika Terungkap dalam 15 Hari
AKP Yohn Mabel Resmi Jabat Kasat Reskrim Polres Inhu, Siap Perkuat Penegakan Hukum
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Pekanbaru Tuan Rumah Rakernas IMI 2026, Wako Agung Nugroho Bidik Kebangkitan Otomotif Riau
Kursi DPRD Bukan Tameng! Dugaan Wanprestasi Rp 200 Juta Oknum Hanura Kini Disorot BK
Kapolda Riau Irjen Pol Arman Achdiat Tegaskan Larangan Vape di Lingkungan Kepolisian, Personel hingga Pengunjung Wajib Patuh
Polemik Lahan Meranti Pandak Masih Bergulir, Adu Klaim Harus Dijawab dengan Bukti Hukum



