Rabu, 1 April 2026

Breaking News

  • Diduga Aniaya Pekerja dan Abaikan Hak Gaji, PT Tumpuan Mandau Disorot Keras — Aparat Diminta Bertindak Tegas   ●   
  • Di Balik Kesuksesan Operasi Ketupat Lancang Kuning 2026, Peran Strategis Dirlantas Polda Riau   ●   
  • Tinjau Langsung Lapas Pekanbaru, DLHK Kota Pekanbaru Rekomendasikan Pembangunan Bak Limbah dan Strategi Pengelolaan Limbah   ●   
  • Langkah Baru Kemenimipas, Lapas Pekanbaru Ikuti Pelantikan Pimpinan Tinggi Madya   ●   
  • Dari Duri ke Sebanga: Jejak Gelper Yang Merajalela dan Dugaan Pembiaran Aparat   ●   
Tinjau Langsung Lapas Pekanbaru, DLHK Kota Pekanbaru Rekomendasikan Pembangunan Bak Limbah dan Strategi Pengelolaan Limbah
Rabu 01 April 2026, 20:02 WIB

Pekanbaru, INFO_PAS,Suarahebat.com–Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru melakukan kunjungan langsung ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru sebagai tindak lanjut atas aduan masyarakat terkait dugaan bau tidak sedap yang bersumber dari pengelolaan limbah septic tank, Rabu (01/04).

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya koordinasi lintas instansi guna memastikan pengelolaan limbah di lingkungan Lapas Pekanbaru berjalan sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Maizar, yang menunjukkan dukungan penuh terhadap langkah cepat penanganan yang dilakukan.

Tim DLHK Kota Pekanbaru disambut langsung oleh Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, beserta jajaran dan melakukan peninjauan ke sejumlah titik, termasuk instalasi sanitasi dan sistem pengolahan limbah.

Dalam peninjauan tersebut, pihak DLHK melakukan evaluasi terhadap kondisi fasilitas septic tank serta sistem pengelolaan limbah yang ada.

Dari hasil tinjauan awal, DLHK merekomendasikan pembangunan bak penampungan limbah akhir yang ukurannya disesuaikan dengan perhitungan jumlah penghuni Lapas Pekanbaru saat ini.

Rekomendasi ini dinilai penting untuk memastikan kapasitas penampungan limbah memadai serta mencegah terjadinya penumpukan yang berpotensi menimbulkan bau tidak sedap.

Selain itu, DLHK juga menekankan perlunya peningkatan sistem pengelolaan limbah secara menyeluruh, termasuk pemeliharaan rutin dan pengawasan berkala terhadap instalasi yang ada.

Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat sejak munculnya aduan masyarakat, termasuk melakukan pengecekan internal dan pemanggilan jasa sedot septic tank guna mengurangi potensi penumpukan limbah.

“Langkah ini merupakan bentuk komitmen kami dalam merespon keluhan masyarakat secara cepat dan bertanggung jawab.

Kami juga siap menindaklanjuti rekomendasi dari DLHK, termasuk rencana pembangunan bak penampungan limbah yang lebih representatif,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjenpas Riau, Maizar, menegaskan pentingnya sinergi antara seluruh pihak dalam menangani persoalan ini secara komprehensif dan berkelanjutan.

“Kami mendukung penuh langkah-langkah yang diambil oleh Lapas Pekanbaru. Koordinasi dengan DLHK dan instansi terkait menjadi kunci agar solusi yang dihasilkan tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ungkapnya.

Perwakilan DLHK Kota Pekanbaru juga menyampaikan bahwa hasil peninjauan ini akan menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi teknis lanjutan serta pengawasan ke depan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi antara Lapas Kelas IIA Pekanbaru, DLHK, dan instansi terkait lainnya dalam menjaga kualitas lingkungan serta kesehatan masyarakat.

Diharapkan, melalui koordinasi yang berkelanjutan, permasalahan bau tidak sedap dapat segera teratasi secara menyeluruh.

Redaksi/Seprinaldi




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top