Pekanbaru, INFO_PAS,Suarahebat.com–Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru melakukan kunjungan langsung ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru sebagai tindak lanjut atas aduan masyarakat terkait dugaan bau tidak sedap yang bersumber dari pengelolaan limbah septic tank, Rabu (01/04).
Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya koordinasi lintas instansi guna memastikan pengelolaan limbah di lingkungan Lapas Pekanbaru berjalan sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Riau, Maizar, yang menunjukkan dukungan penuh terhadap langkah cepat penanganan yang dilakukan.
Tim DLHK Kota Pekanbaru disambut langsung oleh Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, beserta jajaran dan melakukan peninjauan ke sejumlah titik, termasuk instalasi sanitasi dan sistem pengolahan limbah.
Dalam peninjauan tersebut, pihak DLHK melakukan evaluasi terhadap kondisi fasilitas septic tank serta sistem pengelolaan limbah yang ada.
Dari hasil tinjauan awal, DLHK merekomendasikan pembangunan bak penampungan limbah akhir yang ukurannya disesuaikan dengan perhitungan jumlah penghuni Lapas Pekanbaru saat ini.
Rekomendasi ini dinilai penting untuk memastikan kapasitas penampungan limbah memadai serta mencegah terjadinya penumpukan yang berpotensi menimbulkan bau tidak sedap.
Selain itu, DLHK juga menekankan perlunya peningkatan sistem pengelolaan limbah secara menyeluruh, termasuk pemeliharaan rutin dan pengawasan berkala terhadap instalasi yang ada.
Kepala Lapas Pekanbaru, Yuniarto, menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat sejak munculnya aduan masyarakat, termasuk melakukan pengecekan internal dan pemanggilan jasa sedot septic tank guna mengurangi potensi penumpukan limbah.
“Langkah ini merupakan bentuk komitmen kami dalam merespon keluhan masyarakat secara cepat dan bertanggung jawab.
Kami juga siap menindaklanjuti rekomendasi dari DLHK, termasuk rencana pembangunan bak penampungan limbah yang lebih representatif,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil Ditjenpas Riau, Maizar, menegaskan pentingnya sinergi antara seluruh pihak dalam menangani persoalan ini secara komprehensif dan berkelanjutan.
“Kami mendukung penuh langkah-langkah yang diambil oleh Lapas Pekanbaru. Koordinasi dengan DLHK dan instansi terkait menjadi kunci agar solusi yang dihasilkan tepat sasaran dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ungkapnya.
Perwakilan DLHK Kota Pekanbaru juga menyampaikan bahwa hasil peninjauan ini akan menjadi dasar dalam penyusunan rekomendasi teknis lanjutan serta pengawasan ke depan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi antara Lapas Kelas IIA Pekanbaru, DLHK, dan instansi terkait lainnya dalam menjaga kualitas lingkungan serta kesehatan masyarakat.
Diharapkan, melalui koordinasi yang berkelanjutan, permasalahan bau tidak sedap dapat segera teratasi secara menyeluruh.
Redaksi/Seprinaldi
KUA-PPAS APBD Perubahan 2026 Pekanbaru Sudah Diserahkan ke DPRD, Pembahasan Dikejar Sebelum 30 September
Hakim PN Pekanbaru Turun ke Lokasi, Kuasa Hukum Firdinan: Dasar Kepemilikan Klien Kami Sudah Ada Sejak 1986
Kontrak Mitra Baru Dipersoalkan, PHR dan Vendor Berbeda Keterangan Soal Batas Usia 56 Tahun
SKT Firdinan Terbit 1985 VS SHM 2017, Kejanggalan Data Pertanahan Dipertanyakan — Presiden Prabowo dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diminta Turun Tangan
Syahrul Aidi Dorong Penguatan Profesi Jurnalis di Tengah Ledakan AI dan Media Sosial
Waspada! Nama Pejabat Kejati Riau Dicatut untuk Penipuan, Zikrullah Minta Warga Jangan Mudah Percaya
Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ 16 Sampai 18 September
Anggaran Angkutan Sampah DLHK Pekanbaru Disebut Capai Rp 29,4 Miliar, Dugaan Markup dan Armada Fiktif Disorot
Zulhelmi Arifin Jadi Sekda Pekanbaru, Rekam Jejak dan Sejumlah Dugaan Kasus Kembali Disorot
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
LESBUGA MENGGELAR AUDENSI DENGAN PEMERINTAH KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR TERKAIT KEGIATAN FESTIVAL TARI RATOH JAROE
Surat Tahun 1986 Diabaikan, S. Hondro : Pertanyakan Proses Verifikasi Ganti Rugi Tol Pekanbaru–Rengat
Karhutla di Salo Kampar Berhasil Dikendalikan, TNI Kerahkan Pasukan Gabungan
Pelapor dan Tersangka Berdamai, Mirwansyah Apresiasi Penyidik Polresta Pekanbaru


