ROKAN HILIR – Praktik perjudian jenis gelanggang permainan (gelper) dan togel tebak angka berhadiah uang tunai di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) kian memprihatinkan. Aktivitas yang seharusnya menjadi fokus penindakan aparat ini justru terpantau berlangsung terang-terangan, memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat.
Berdasarkan hasil penelusuran tim investigasi, praktik perjudian tersebut tidak hanya marak, tetapi juga diduga melibatkan oknum tertentu. Dugaan ini mencuat dari keterangan sejumlah sumber di lapangan yang menyebut adanya pihak-pihak yang diduga memberikan perlindungan terhadap aktivitas ilegal tersebut, Minggu (05/04/2026).
Perjudian gelper dan togel dilaporkan tersebar di sejumlah wilayah, antara lain Kecamatan Tanah Putih, Bagan Sinembah, Pujud, hingga Bangko. Beberapa lokasi bahkan disebut beroperasi tidak jauh dari kantor aparat penegak hukum, namun tetap berjalan tanpa hambatan berarti.
Salah satu sumber berinisial ML, yang mengaku bekerja sebagai penjaga mesin gelper di wilayah Kecamatan Pujud, mengungkapkan bahwa aktivitas tersebut berjalan stabil dengan perputaran uang yang cukup besar.
“Omzet per hari bisa mencapai jutaan rupiah, tergantung kondisi ramai atau tidak,” ujarnya.
Ia juga mengindikasikan adanya pihak tertentu yang diduga berada di balik operasional tersebut. Namun, pernyataan ini masih memerlukan verifikasi dan pendalaman lebih lanjut oleh aparat berwenang.
Di lapangan, sejumlah lokasi perjudian disebut beroperasi hingga 24 jam, dilengkapi fasilitas seperti kamera pengawas (CCTV), yang menunjukkan adanya pengelolaan yang terorganisir. Kondisi ini memperkuat persepsi publik bahwa praktik tersebut berlangsung secara sistematis.
Tim media telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Kapolres Rohil, AKBP Isa Imam Syahroni, S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Pujud, AKP Boy Setiawan, S.A.P., M.Si. Selain itu, konfirmasi juga disampaikan kepada sejumlah Kapolsek di wilayah terkait. Namun hingga berita ini diterbitkan, belum diperoleh tanggapan resmi.
Ketiadaan respons dari pihak kepolisian memunculkan kritik dari masyarakat terkait transparansi dan komitmen dalam penegakan hukum. Sejumlah warga menilai bahwa penindakan selama ini terkesan tidak menyentuh aktor utama.
“Yang sering ditindak hanya pemain kecil. Sementara yang diduga sebagai pengelola besar tidak tersentuh,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Padahal, komitmen pemberantasan perjudian telah ditegaskan oleh Listyo Sigit Prabowo. Dalam berbagai kesempatan, Kapolri menekankan bahwa penindakan harus menyasar seluruh pihak yang terlibat, baik pelaku, bandar, maupun pihak yang memberikan dukungan atau perlindungan terhadap aktivitas perjudian, termasuk praktik judi online.
Situasi di Rohil saat ini dinilai menjadi ujian nyata terhadap komitmen tersebut. Apabila dugaan keterlibatan oknum benar adanya, maka hal ini tidak hanya menjadi persoalan hukum semata, tetapi juga menyangkut integritas institusi.
Masyarakat pun berharap aparat penegak hukum, khususnya jajaran kepolisian, dapat bertindak tegas, transparan, dan profesional dalam menindaklanjuti dugaan ini. Penyelidikan menyeluruh serta penegakan hukum tanpa pandang bulu dinilai menjadi langkah penting untuk mengembalikan kepercayaan publik.
Hingga kini, tim media masih terus berupaya mengumpulkan data dan melakukan konfirmasi lanjutan kepada pihak-pihak terkait guna memastikan keberimbangan informasi dalam pemberitaan.****
Raja Jaya Dinata Sianturi, S.E. Konsisten Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Tapung, Dorong Percepatan Perbaikan Jalan Rusak
Sidak Berulang, Kepastian Tak Kunjung Datang: Publik Pertanyakan Ketegasan Pemko dan DPRD Pekanbaru terhadap THM Bermasalah
Opini: Pemberantasan Korupsi Tak Bisa Ditawar Demi Keberhasilan Program Prioritas Nasional
MS Law Firm Gugat Mantan Pimpinan KORPRI Departemen Kesehatan Provinsi Riau, Tuntut Pertanggungjawaban atas Nasib 2 Mantan Bawahan
Empat Hari Gangguan, Pelanggan Murka: Telkomsel dan IndiHome Diminta Bertanggung Jawab, Jangan Diam!
Aksi Besar Kembali Terjadi di Pekanbaru, Massa Desak Pemprov Riau Benahi Kisruh SPMB 2026
Diduga Hindari Konfirmasi Soal Gatotnya Program Ketahanan Pangan BUMDes Tameran Yang Telan Rp 219 Juta, Kades Blokir WhatsApp Awak Media
Batas Waktu 60 Hari, BASMI Riau Desak Bupati Meranti Tindaklanjuti Temuan BPK Senilai Rp 6,5 Miliar
Banyak Calon Siswa Belum Dapat Sekolah Negeri, GRIB Jaya Minta Plt Gubernur Riau Tambah Kuota SPMB
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Perkuat Peran Perempuan, Srikandi GRIB Jaya Pekanbaru Gelar Konsolidasi dan Aksi Sosial Dihadiri DPD dan DPC GRIB Jaya
DLHK Provinsi Riau Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Karhutla Melalui Sosialisasi dan Simulasi di Desa Aliantan
Gugatan F. Zega Ditolak Pengadilan, PKMNR Tegaskan Legalitas Organisasi dan Siapkan Langkah Hukum atas Dugaan Fitnah
Ratusan Calon Siswa SMA/SMK Terancam Kehilangan Hak Pendidikan, GRIB Jaya DPC Kota Pekanbaru Desak Plt Gubernur Riau Gunakan Diskresi

