Sabtu, 19 September 2026

Breaking News

  • Jejak Nihil Rombongan Jurnalis di Selat Sunda, Waketum IMO-Indonesia Soroti Kinerja Andra Soni hingga Pigai   ●   
  • LESBUGA MENGGELAR AUDENSI DENGAN PEMERINTAH KOTA ADMINISTRASI JAKARTA TIMUR TERKAIT KEGIATAN FESTIVAL TARI RATOH JAROE   ●   
  • Surat Tahun 1986 Diabaikan, S. Hondro : Pertanyakan Proses Verifikasi Ganti Rugi Tol Pekanbaru–Rengat   ●   
  • Karhutla di Salo Kampar Berhasil Dikendalikan, TNI Kerahkan Pasukan Gabungan   ●   
  • Pelapor dan Tersangka Berdamai, Mirwansyah Apresiasi Penyidik Polresta Pekanbaru   ●   
Ditlantas Polda Riau Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini serta Edukasi Green Policing
Rabu 08 April 2026, 18:08 WIB

Pekanbaru,Suarahebat.com_-Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau terus berkomitmen menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini sekaligus memperkenalkan konsep Green Policing kepada generasi muda. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan edukasi Polisi Sahabat Anak (POLSANAK) yang digelar pada Rabu, 8 April 2026, pukul 09.30 WIB hingga 11.00 WIB, bertempat di Taman Lalu Lintas Ditlantas Polda Riau, Jalan Pesisir Rumbai.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau ini diikuti oleh 100 orang murid serta 16 guru dari TK Al Azhar Syifa Budi. Suasana penuh keceriaan terlihat saat para siswa dengan antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan edukatif yang disampaikan oleh personel Polantas.

Hadir sebagai pelaksana kegiatan, di antaranya Kasi Audit dan Inspeksi Subditkamsel AKP Dedy Siswanto, S.H., M.H., PS. Kanit Standar Cegah dan Tindak IPTU Riza Elfiera, serta personel lainnya yaitu Aipda Riyadi, Aipda Sartika F. E. Sitorus, S.H., Brigadir Annisa Widya, dan ASN R. Pardosi.

Dalam kegiatan tersebut, para murid diperkenalkan dengan tugas dan fungsi Polisi Lalu Lintas, serta berbagai jenis rambu lalu lintas seperti rambu larangan, rambu peringatan, dan rambu perintah. Selain itu, anak-anak juga diajak mengenal Tugu Laka Lantas yang berada di lapangan RSDC Ditlantas Polda Riau sebagai simbol pentingnya keselamatan berlalu lintas.

Untuk menambah semangat belajar, para siswa yang mampu menjawab pertanyaan dari Polwan diberikan hadiah berupa buku panduan keselamatan berlalu lintas. Tidak hanya itu, sebagai bentuk implementasi program Green Policing, Ditlantas Polda Riau juga membagikan bibit pohon kepada guru dan murid sebagai ajakan nyata untuk menjaga kelestarian lingkungan sejak dini.

AKP Dedy Siswanto, S.H., M.H. dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam membentuk karakter disiplin berlalu lintas sejak usia dini.

“Melalui program Polisi Sahabat Anak ini, kami ingin menanamkan pemahaman kepada anak-anak bahwa tertib berlalu lintas bukan hanya kewajiban, tetapi juga kebutuhan untuk keselamatan bersama. Selain itu, melalui Green Policing, kami juga mengajak anak-anak sejak dini untuk peduli terhadap lingkungan, karena keselamatan dan kelestarian alam adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa edukasi yang diberikan secara menyenangkan dan interaktif diharapkan dapat lebih mudah dipahami dan diingat oleh anak-anak, sehingga mereka dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di masa depan.

Sementara itu, pihak sekolah melalui perwakilan guru TK Al Azhar Syifa Budi menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Ditlantas Polda Riau atas terselenggaranya kegiatan edukatif tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ditlantas Polda Riau yang telah memberikan edukasi yang sangat bermanfaat bagi anak-anak kami. Kegiatan ini sangat positif dalam menanamkan disiplin berlalu lintas serta kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” ungkapnya.

Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika turut memberikan pernyataan terkait pelaksanaan program tersebut. Ia menegaskan bahwa program Polisi Sahabat Anak (POLSANAK) dan Green Policing merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus kepedulian terhadap lingkungan.

“Program Polsanak ini adalah investasi jangka panjang dalam membentuk generasi yang sadar dan patuh terhadap aturan lalu lintas. Kami ingin menanamkan nilai-nilai keselamatan sejak usia dini agar kelak mereka tumbuh menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Sejalan dengan itu, melalui program Green Policing, kami juga mendorong kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga lingkungan, karena keselamatan berlalu lintas tidak dapat dipisahkan dari lingkungan yang sehat dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia juga berharap sinergi antara kepolisian, sekolah, dan masyarakat dapat terus diperkuat guna menciptakan situasi Kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di Provinsi Riau.

Kegiatan tersebut diakhiri dengan pemberian bibit pohon serta foto bersama dengan para guru dan siswa-siswi sebagai bentuk kebersamaan dan komitmen dalam mendukung keselamatan berlalu lintas serta pelestarian lingkungan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pesan keselamatan berlalu lintas dapat tertanam kuat pada anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. Di sisi lain, edukasi Green Policing yang merupakan program Kapolda Riau juga berhasil disosialisasikan sebagai langkah konkret dalam mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk peduli terhadap kelestarian alam dan lingkungan.

Dengan adanya kegiatan ini, Ditlantas Polda Riau berharap dapat menciptakan generasi yang tidak hanya tertib berlalu lintas, tetapi juga memiliki kesadaran tinggi dalam menjaga lingkungan, sehingga tercipta keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang berkelanjutan di Provinsi Riau.(***)

 

Redaksi / Seprinaldi




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Berita Pilihan
Surat Tahun 1986 Diabaikan, S. Hondro : Pertanyakan Proses Verifikasi Ganti Rugi Tol Pekanbaru–Rengat

KUA-PPAS APBD Perubahan 2026 Pekanbaru Sudah Diserahkan ke DPRD, Pembahasan Dikejar Sebelum 30 September

Hakim PN Pekanbaru Turun ke Lokasi, Kuasa Hukum Firdinan: Dasar Kepemilikan Klien Kami Sudah Ada Sejak 1986

Kontrak Mitra Baru Dipersoalkan, PHR dan Vendor Berbeda Keterangan Soal Batas Usia 56 Tahun

SKT Firdinan Terbit 1985 VS SHM 2017, Kejanggalan Data Pertanahan Dipertanyakan — Presiden Prabowo dan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Diminta Turun Tangan

Syahrul Aidi Dorong Penguatan Profesi Jurnalis di Tengah Ledakan AI dan Media Sosial

Waspada! Nama Pejabat Kejati Riau Dicatut untuk Penipuan, Zikrullah Minta Warga Jangan Mudah Percaya

Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat, Pemko Pekanbaru Kembali Terapkan PJJ 16 Sampai 18 September

Anggaran Angkutan Sampah DLHK Pekanbaru Disebut Capai Rp 29,4 Miliar, Dugaan Markup dan Armada Fiktif Disorot

Zulhelmi Arifin Jadi Sekda Pekanbaru, Rekam Jejak dan Sejumlah Dugaan Kasus Kembali Disorot

Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top