Selasa, 4 Agustus 2026

Breaking News

  • KPK Kembangkan Kasus Dugaan Korupsi DJKA Medan, Sorotan Mengarah pada Dugaan Fee Rp 3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI   ●   
  • IMO-Indonesia Hadiri Rakerkornas APINDO Ke XXXV di Makassar   ●   
  • TIM Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tembus Pedalaman Talang Mamak Kobarkan Semangat Merah Putih Hadirkan Kepedulian Nyata untuk Negeri   ●   
  • Ratusan Pedagang STC Kepung DPRD Pekanbaru, Tuntut Kepastian Hukum: Jangan Biarkan Nasib UMKM Digantung Tanpa Solusi   ●   
  • Polantas Karib Hadir, Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas Warnai Car Free Day Pekanbaru   ●   
Jeritan Ibu-Ibu di Ujungbatu: Judi Gelper Tembak Ikan Merajalela, Polisi Jangan Tutup Mata!
Kamis 09 April 2026, 13:28 WIB

ROKAN HULU – Keberadaan gelanggang permainan (Gelper) mesin tembak ikan yang masih bebas beroperasi di Kecamatan Ujung Batu kian memicu keresahan masyarakat. Aktivitas yang diduga kuat sebagai praktik perjudian itu berlangsung terang-terangan, seolah tak tersentuh hukum.

Pantauan warga, sejumlah mesin Gelper di wilayah Durian Sebatang, Desa Suka Damai, dan Jalan Lingkar Ujung Batu tetap aktif siang dan malam. Ironisnya, lokasi permainan berada di pinggir jalan dan mudah terlihat publik, tanpa ada upaya penindakan yang tegas.

“Ini bukan lagi sembunyi-sembunyi. Terang-terangan! Siang malam tetap ramai. Kami jadi heran, kenapa dibiarkan?” ungkap seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan, Jumat (10/04/2026).

Namun di balik maraknya praktik tersebut, tersimpan jeritan pilu dari para ibu rumah tangga yang menjadi korban tak langsung dari candu judi suami mereka.

Seorang ibu di Ujung Batu, dengan suara bergetar, mengungkapkan kegelisahannya. Ia mengaku ekonomi keluarganya semakin terpuruk karena sang suami kecanduan bermain mesin tembak ikan.

“Uang belanja habis di situ. Anak-anak kadang sampai kekurangan. Kami ini mau makan apa? Masa depan anak kami bagaimana?” tuturnya lirih.

Ia mengaku sudah berulang kali meminta suaminya berhenti, namun keberadaan tempat judi yang begitu mudah diakses membuat upaya tersebut sia-sia.

“Kalau tempatnya masih buka, ya susah. Godaan itu selalu ada. Kami hanya bisa berharap polisi benar-benar menutupnya,” tambahnya.

Keluhan serupa juga datang dari sejumlah warga lain. Mereka menilai praktik Gelper bukan sekadar permainan biasa, melainkan bentuk perjudian yang merusak tatanan sosial dan menghancurkan ekonomi keluarga kecil.

Masyarakat pun mendesak Polres Rokan Hulu untuk tidak lagi berdiam diri. Warga meminta aparat segera turun langsung ke lokasi dan menindak tegas seluruh aktivitas perjudian tanpa pandang bulu.

Desakan ini juga mengacu pada komitmen dan atensi tegas dari Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang berulang kali menekankan pemberantasan segala bentuk perjudian di Indonesia.

“Jangan hanya slogan. Kami butuh bukti nyata. Kalau memang serius memberantas judi, tutup semua Gelper itu sekarang juga,” tegas warga lainnya.

Warga berharap aparat kepolisian tidak kalah oleh praktik ilegal yang jelas-jelas merusak masyarakat. Ketegasan penegakan hukum dinilai menjadi satu-satunya harapan untuk menyelamatkan generasi dan ekonomi keluarga dari jerat perjudian.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin dampaknya akan semakin meluas—dari kehancuran ekonomi rumah tangga hingga meningkatnya potensi kriminalitas di tengah masyarakat.***

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Berita Pilihan
KPK Kembangkan Kasus Dugaan Korupsi DJKA Medan, Sorotan Mengarah pada Dugaan Fee Rp 3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

DPP GRIB Jaya Tegaskan Pemecatan Imelda Samsi, Dinilai Lakukan Tindakan yang Mengganggu Stabilitas Organisasi

Desak Solusi Nyata bagi Kasus Bunda Jasmiati, Pengacara Mirwansyah Pertanyakan Arahan Wako Agung Nugroho Hubungi Layanan 112

Aktifkan Kembali Siskamling, Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Ajak Warga Perkuat Keamanan Lingkungan

Dugaan Penipuan Seret Nama Anggota DPRD Pekanbaru, GRIB Jaya Desak Hanura Bersihkan Citra Partai

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Tegaskan Komitmen Berantas Kejahatan, 6 Pelaku Begal dan Penipuan Online Berhasil Diamankan

DPD GRIB Jaya Riau Pertegas Disiplin Organisasi, Martin Purba Sebut Pengurus yang Dipecat Tak Lagi Berwenang Mengatasnamakan DPP

Rencana Pembagian Ponsel untuk RT/RW Harus Dikaji Matang, Jangan Sampai Jadi Beban Anggaran Tanpa Dampak Nyata

GRIB Jaya Pekanbaru Desak Kejari Usut Tuntas Dugaan Penyimpangan Anggaran Sosper DPRD T.A 2024–2025

DPD GRIB Jaya Riau Resmi Berhentikan 3 Pengurus, Tegaskan Penataan Organisasi dan Disiplin Internal

Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top