Pekanbaru,Suarahebat.com_-Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun budaya tertib berlalu lintas dan kepedulian lingkungan sejak usia dini melalui program Police Goes To School dan Green Policing. Kegiatan ini dilaksanakan di MAN 1 Pekanbaru, Senin pagi, mulai pukul 07.00 WIB hingga 09.00 WIB.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Riau, AKBP Dasril, S.Pd., M.M., yang bertindak sebagai pembina upacara. Upacara diikuti oleh 124 guru dan 1.087 siswa, serta didukung oleh personel Subdit Kamsel Ditlantas Polda Riau.
Dalam amanatnya, AKBP Dasril menekankan pentingnya kesadaran akan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas). Ia juga memaparkan data anatomi kecelakaan lalu lintas tahun 2026 sebagai gambaran nyata risiko di jalan raya, sekaligus mengajak para pelajar untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Senin ( 13/04/26 )
“Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Para pelajar diharapkan dapat menjadi pelopor keselamatan dengan memulai dari hal sederhana, seperti menggunakan helm berstandar SNI dan mematuhi aturan lalu lintas,” ujarnya.
Selain edukasi lalu lintas, Ditlantas Polda Riau juga memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui program Green Policing. Materi yang disampaikan meliputi ajakan untuk menjaga kebersihan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta membangun kebiasaan ramah lingkungan di lingkungan sekolah dan kehidupan sehari-hari.
Sebagai bentuk implementasi nyata program tersebut, Ditlantas Polda Riau menyerahkan bibit pohon berbuah kepada pihak sekolah untuk ditanam dan dirawat bersama. Langkah ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif generasi muda terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
Kegiatan berlangsung interaktif melalui sesi kuis seputar keselamatan berlalu lintas. Para siswa yang berhasil menjawab pertanyaan mendapatkan apresiasi berupa helm SNI, tumbler, dan buku panduan keselamatan berlalu lintas.
Kepala MAN 1 Pekanbaru, Norerlinda, M.Pd., menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai, edukasi yang diberikan sangat bermanfaat dalam membentuk karakter siswa.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Ditlantas Polda Riau atas kegiatan ini. Edukasi yang diberikan tidak hanya meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas, tetapi juga menanamkan kepedulian terhadap lingkungan kepada para siswa,” ungkapnya.
Sementara itu, Dirlantas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan bahwa kegiatan Police Goes To School dan Green Policing merupakan langkah strategis dalam membangun kesadaran generasi muda sejak dini.
“Melalui pendekatan edukatif di lingkungan sekolah, kami ingin menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta kesadaran berlalu lintas dan kepedulian terhadap lingkungan. Generasi muda adalah kunci dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas dan lingkungan yang berkelanjutan di masa depan,” tegasnya.
Di bawah kepemimpinan Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, Ditlantas Polda Riau terus konsisten hadir membangun budaya tertib berlalu lintas serta menumbuhkan kecintaan terhadap lingkungan sejak usia dini, dengan menjadikan sekolah sebagai salah satu sarana utama dalam menanamkan nilai-nilai tersebut.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar tidak hanya memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas, tetapi juga mampu menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan berkelanjutan.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol sinergi antara kepolisian dan dunia pendidikan dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas serta lingkungan yang hijau dan berkelanjutan. (***)
Redaksi/Seprinaldi
Ketua Umum PMMN Sesalkan Pernyataan Ginda Burnama, Ingatkan Pentingnya Menghormati Kebebasan Berpendapat
Diduga Gagal Paham Fungsi Pers dan Kontrol Sosial, Oknum Lapangan Proyek Polbeng Dinilai Keliru Memahami Tugas Jurnalis dan LSM
LSM INPEST Bongkar Dugaan Kejanggalan Material Fondasi Proyek Politeknik Negeri Bengkalis Rp 40 Miliar
Dugaan Pembunuhan Keji di Rumbai, Keluarga Korban Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku dan Berikan Hukuman Seberat-Beratnya
Tak Kunjung Ditindak Meski Disorot, Dugaan Gudang CPO di Mandau Memantik Pertanyaan Besar
Prabowo Perintahkan Berantas Barang Ilegal, Mengapa Dugaan Penyelundupan di Bengkalis Masih Marak?
Diduga Gudang CPO Ilegal Beroperasi Di Mandau, Polda Riau Diminta Jangan Tutup Mata
Alih-Alih Bahas Dugaan Korupsi, Abdul Wahid dan SF Hariyanto Saling Ungkit Masa Lalu di Persidangan
Perkuat Kemitraan Strategis, GRIB Jaya Pekanbaru Sambangi Kediaman Ketua DPRD Riau Kaderismanto
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Permudah Aturan PPh Final 0,5% UMKM, Kanwil DJP Riau Siap Gandeng P3KPI dan IKTS Pekanbaru
Tiga Bikers Kepri Lolos ke Nasional Safety Riding Honda 2026, Siap Wakili Daerah pada Agustus
Polda Riau Distribusikan 2.312 Paket Bansos, Bedah Rumah dan Air Bersih, Wujud Nyata Kepedulian Polri untuk Masyarakat
Gagal Lolos SPMB, Kisah Pilu Keluarga Buruh Angkut di Pekanbaru Harapkan Perhatian Pemerintah

