PEKANBARU — Polemik operasional tempat hiburan malam HW Live House di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Pekanbaru, kembali mendapat sorotan tajam. Kali ini, Ketua DPC GRIB Jaya Kota Pekanbaru, S. Hondro, angkat bicara dan mendesak DJP segera mengejar dugaan tunggakan maupun kekurangan kewajiban pajak usaha tersebut selama tiga tahun terakhir.
Berawal dari temuan dalam inspeksi dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Kota Pekanbaru yang menyebut adanya ketidaksesuaian pembayaran pajak minuman beralkohol oleh HW Live House.
Dalam temuan DPRD, pajak minuman beralkohol yang seharusnya dikenakan sebesar 45 persen, diduga hanya dibayarkan sekitar 10 persen, dan praktik tersebut disebut berlangsung selama kurang lebih tiga tahun operasional.
Menurut Hondro, persoalan ini tidak lagi sekadar pelanggaran administrasi perizinan, tetapi telah masuk pada potensi kerugian pendapatan daerah yang harus segera ditindak secara serius.
“Kalau benar selama tiga tahun ada kekurangan pembayaran pajak, maka ini bukan persoalan kecil. Ini menyangkut hak daerah dan masyarakat Kota Pekanbaru. Instansi perpajakan wajib segera melakukan audit menyeluruh,” tegas Hondro, Kamis (16/4/2026).
Ia menilai, temuan DPRD seharusnya menjadi dasar kuat bagi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) maupun aparat terkait untuk melakukan penagihan aktif, pemeriksaan fiskal, hingga penindakan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Hondro menegaskan bahwa seluruh pelaku usaha wajib diperlakukan sama di hadapan hukum, tanpa pengecualian.
“Jangan sampai muncul kesan ada usaha besar yang kebal terhadap kewajiban pajak. Pelaku UMKM saja dikejar pajak, masa usaha hiburan besar justru dibiarkan?” ujarnya.
DPC GRIB Jaya Kota Pekanbaru juga meminta pemerintah daerah membuka secara transparan hasil pemeriksaan pajak terhadap HW Live House agar tidak menimbulkan spekulasi publik.
Menurut Hondro, langkah audit menyeluruh penting dilakukan untuk memastikan:
- Besaran pajak yang seharusnya dibayarkan,
- Potensi kekurangan setor pajak selama operasional,
- Sanksi administratif maupun pidana jika ditemukan pelanggaran.
Ia menambahkan, penegakan hukum fiskal harus berjalan seiring dengan penertiban izin usaha yang sebelumnya telah direkomendasikan DPRD.
“Jangan hanya bicara pencabutan izin. Kalau ada potensi kerugian daerah akibat pajak yang tidak dibayar sesuai ketentuan, itu harus ditagih sampai tuntas,” katanya.
Hondro mengingatkan bahwa lambannya tindak lanjut terhadap temuan DPRD berpotensi menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah dan aparat penegak aturan.
Menurutnya, ketegasan pemerintah dalam mengejar kewajiban pajak bukan hanya soal penerimaan daerah, tetapi juga menjaga keadilan bagi pelaku usaha yang selama ini taat aturan.
“Kalau rekomendasi DPRD dan temuan sidak tidak diikuti tindakan nyata, publik tentu bertanya-tanya. Negara tidak boleh kalah oleh pelanggaran,” tegasnya.
DPC GRIB Jaya Kota Pekanbaru menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut hingga ada langkah konkret dari instansi perpajakan maupun pemerintah daerah.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola HW Live House maupun instansi perpajakan terkait belum memberikan pernyataan resmi mengenai dugaan kekurangan pembayaran pajak yang kini menjadi sorotan publik tersebut.***
Temuan Pelanggaran Lengkap, HW Live House Kembali Bebas Beroperasi: Publik Curiga Pembiaran
Omzet Fantastis Capai Rp1 Miliar/Malam, Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat Jadi Sorotan — Ancaman Serius Kamtibmas di Pekanbaru
Tekanan Publik Memuncak! Izin HGU hingga Status Kawasan Hutan PT Tumpuan Mandau Dipertanyakan
Perintah Presiden Prabowo Seolah Tak Digubris, Mafia Perkebunan Sawit Lebih Berkuasa ?
KPK Kepung Elite DPRD Riau, Dua Pimpinan Diduga Terseret Skema Permainan Anggaran
Skandal Rokok Ilegal Pekanbaru: Rp 399 Miliar Disita, Tersangka Tak Ada
Pengurus GRIB JAYA Riau Sambut Terpilihnya Martin Purba dalam Acara Buka Bersama
Aroma Main Mata di Balik KSO PT APN: Korporasi Bermasalah Bangkit Lagi, Siapa Bermain?
Forkopimda Diduga Dilecehkan, Eks PT. DMMP Kembali Berebut Kelola: Negara Konsisten atau Kompromi?
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Polemik HW Live House, GRIB Jaya Soroti Dugaan Setor Pajak Tak Sesuai Selama 3 Tahun
Lapas Pekanbaru Resmi Buka Porsenap 2026, Ajang Sportivitas dan Kreativitas Warga Binaan
APRESIASI KINERJA PEGAWAI, LAPAS BANGKINANG GELAR PENYEMATAN KENAIKAN PANGKAT 28 PEGAWAI
Lapas Narkotika Rumbai Bersinergitas Dengan Pihak Bareskrim Polri Dalam Pengungkapan Kasus Peredaran Narkotika
