Selasa, 4 Agustus 2026

Breaking News

  • KPK Kembangkan Kasus Dugaan Korupsi DJKA Medan, Sorotan Mengarah pada Dugaan Fee Rp 3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI   ●   
  • IMO-Indonesia Hadiri Rakerkornas APINDO Ke XXXV di Makassar   ●   
  • TIM Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tembus Pedalaman Talang Mamak Kobarkan Semangat Merah Putih Hadirkan Kepedulian Nyata untuk Negeri   ●   
  • Ratusan Pedagang STC Kepung DPRD Pekanbaru, Tuntut Kepastian Hukum: Jangan Biarkan Nasib UMKM Digantung Tanpa Solusi   ●   
  • Polantas Karib Hadir, Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas Warnai Car Free Day Pekanbaru   ●   
Narkoba Terungkap Saat Razia, Publik Desak Becak Wings Food Court Pekanbaru Ditutup
Rabu 22 April 2026, 17:20 WIB

PEKANBARU — Upaya pemberantasan narkoba di tempat hiburan malam (THM) Kota Pekanbaru kembali memunculkan pertanyaan besar, apakah razia hanya menjadi rutinitas seremonial tanpa efek jera?

Sabtu malam, 18 April 2026, Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru kembali menggelar razia di sejumlah lokasi hiburan. Dua titik yang disasar yakni ruang karaoke Becak Wings Food Court di Jalan Riau, Kecamatan Senapelan, serta karaoke Angkasa Food Court di Jalan Angkasa, Kecamatan Payung Sekaki.

Hasilnya tidak mengejutkan, justru mengkhawatirkan.

Petugas menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika di dalam lokasi hiburan. Pemeriksaan intensif dilakukan mulai dari penggeledahan badan hingga tes urine terhadap pengunjung.

Di Becak Wings Food Court, empat orang dinyatakan positif mengonsumsi narkoba.

“Di Becak Wings, setelah dilakukan pengecekan, kita menemukan empat orang yang positif,” ungkap Wakasat Narkoba Polresta Pekanbaru, AKP Syafril, Minggu (19/4/2026).

Temuan ini kembali menegaskan fakta yang selama ini menjadi rahasia umum: sebagian tempat hiburan malam di Pekanbaru masih menjadi ruang rawan peredaran dan konsumsi narkotika.

Razia Berulang, Masalah Tak Pernah Tuntas

Publik kini mempertanyakan efektivitas pola penindakan yang dilakukan aparat. Razia demi razia digelar, pengguna terus ditemukan, namun tempat hiburan tetap beroperasi seolah tidak pernah terjadi pelanggaran serius.

Pertanyaan kritis pun mengemuka, jika narkoba berulang kali ditemukan di lokasi yang sama atau jenis usaha yang sama, apakah pengelola benar-benar tidak mengetahui?
Ataukah pembiaran terjadi karena lemahnya pengawasan dan keberanian penegakan hukum?

Razia tanpa konsekuensi tegas dinilai hanya memindahkan masalah, bukan menyelesaikannya.

Masyarakat masih mengingat langkah cepat pada Januari 2020 saat Polda Riau dipimpin Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi. Ketika peredaran narkoba ditemukan di Diskotik Queen Club, Kapolda saat itu turun langsung melakukan razia.

Izin operasional tempat hiburan tersebut dicabut oleh Pemerintah Kota Pekanbaru dan aktivitasnya dihentikan total.

Langkah itu dianggap menjadi contoh nyata bahwa negara hadir — bukan sekadar melakukan penangkapan pengguna, tetapi memutus ekosistem peredaran narkoba.

Kini sorotan publik mengarah kepada Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan.

Razia terbaru menjadi ujian nyata: apakah kepolisian hanya akan berhenti pada temuan pengguna, atau berani menyentuh akar persoalan — yakni pengelola, jaringan pemasok, hingga kemungkinan adanya sistem yang membiarkan praktik tersebut berlangsung.

Pengamat menilai, tanpa tindakan administratif seperti pencabutan izin, penyegelan, atau penutupan sementara THM yang terbukti menjadi lokasi penyalahgunaan narkotika, razia hanya menjadi agenda rutin tanpa dampak strategis.

Sementara itu, peredaran narkoba terus mencari ruang dan tempat hiburan malam kerap menjadi pintu masuk paling mudah.****

 




Untuk saran dan pemberian informasi kepada redaksi suarahebat.com, silakan kontak ke email: [email protected]


Komentar Anda


Berita Pilihan
KPK Kembangkan Kasus Dugaan Korupsi DJKA Medan, Sorotan Mengarah pada Dugaan Fee Rp 3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

DPP GRIB Jaya Tegaskan Pemecatan Imelda Samsi, Dinilai Lakukan Tindakan yang Mengganggu Stabilitas Organisasi

Desak Solusi Nyata bagi Kasus Bunda Jasmiati, Pengacara Mirwansyah Pertanyakan Arahan Wako Agung Nugroho Hubungi Layanan 112

Aktifkan Kembali Siskamling, Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Ajak Warga Perkuat Keamanan Lingkungan

Dugaan Penipuan Seret Nama Anggota DPRD Pekanbaru, GRIB Jaya Desak Hanura Bersihkan Citra Partai

Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Tegaskan Komitmen Berantas Kejahatan, 6 Pelaku Begal dan Penipuan Online Berhasil Diamankan

DPD GRIB Jaya Riau Pertegas Disiplin Organisasi, Martin Purba Sebut Pengurus yang Dipecat Tak Lagi Berwenang Mengatasnamakan DPP

Rencana Pembagian Ponsel untuk RT/RW Harus Dikaji Matang, Jangan Sampai Jadi Beban Anggaran Tanpa Dampak Nyata

GRIB Jaya Pekanbaru Desak Kejari Usut Tuntas Dugaan Penyimpangan Anggaran Sosper DPRD T.A 2024–2025

DPD GRIB Jaya Riau Resmi Berhentikan 3 Pengurus, Tegaskan Penataan Organisasi dan Disiplin Internal

Copyright © 2026 Suarahebat.com - All Rights Reserved
Scroll to top