PEKANBARU — Upaya pemberantasan narkoba di tempat hiburan malam (THM) Kota Pekanbaru kembali memunculkan pertanyaan besar, apakah razia hanya menjadi rutinitas seremonial tanpa efek jera?
Sabtu malam, 18 April 2026, Satuan Reserse Narkoba Polresta Pekanbaru kembali menggelar razia di sejumlah lokasi hiburan. Dua titik yang disasar yakni ruang karaoke Becak Wings Food Court di Jalan Riau, Kecamatan Senapelan, serta karaoke Angkasa Food Court di Jalan Angkasa, Kecamatan Payung Sekaki.
Hasilnya tidak mengejutkan, justru mengkhawatirkan.
Petugas menemukan indikasi penyalahgunaan narkotika di dalam lokasi hiburan. Pemeriksaan intensif dilakukan mulai dari penggeledahan badan hingga tes urine terhadap pengunjung.
Di Becak Wings Food Court, empat orang dinyatakan positif mengonsumsi narkoba.
“Di Becak Wings, setelah dilakukan pengecekan, kita menemukan empat orang yang positif,” ungkap Wakasat Narkoba Polresta Pekanbaru, AKP Syafril, Minggu (19/4/2026).
Temuan ini kembali menegaskan fakta yang selama ini menjadi rahasia umum: sebagian tempat hiburan malam di Pekanbaru masih menjadi ruang rawan peredaran dan konsumsi narkotika.
Razia Berulang, Masalah Tak Pernah Tuntas
Publik kini mempertanyakan efektivitas pola penindakan yang dilakukan aparat. Razia demi razia digelar, pengguna terus ditemukan, namun tempat hiburan tetap beroperasi seolah tidak pernah terjadi pelanggaran serius.
Pertanyaan kritis pun mengemuka, jika narkoba berulang kali ditemukan di lokasi yang sama atau jenis usaha yang sama, apakah pengelola benar-benar tidak mengetahui?
Ataukah pembiaran terjadi karena lemahnya pengawasan dan keberanian penegakan hukum?
Razia tanpa konsekuensi tegas dinilai hanya memindahkan masalah, bukan menyelesaikannya.
Masyarakat masih mengingat langkah cepat pada Januari 2020 saat Polda Riau dipimpin Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi. Ketika peredaran narkoba ditemukan di Diskotik Queen Club, Kapolda saat itu turun langsung melakukan razia.
Izin operasional tempat hiburan tersebut dicabut oleh Pemerintah Kota Pekanbaru dan aktivitasnya dihentikan total.
Langkah itu dianggap menjadi contoh nyata bahwa negara hadir — bukan sekadar melakukan penangkapan pengguna, tetapi memutus ekosistem peredaran narkoba.
Kini sorotan publik mengarah kepada Kapolda Riau, Irjen Pol Herry Heryawan.
Razia terbaru menjadi ujian nyata: apakah kepolisian hanya akan berhenti pada temuan pengguna, atau berani menyentuh akar persoalan — yakni pengelola, jaringan pemasok, hingga kemungkinan adanya sistem yang membiarkan praktik tersebut berlangsung.
Pengamat menilai, tanpa tindakan administratif seperti pencabutan izin, penyegelan, atau penutupan sementara THM yang terbukti menjadi lokasi penyalahgunaan narkotika, razia hanya menjadi agenda rutin tanpa dampak strategis.
Sementara itu, peredaran narkoba terus mencari ruang dan tempat hiburan malam kerap menjadi pintu masuk paling mudah.****
DPP GRIB Jaya Tegaskan Pemecatan Imelda Samsi, Dinilai Lakukan Tindakan yang Mengganggu Stabilitas Organisasi
Desak Solusi Nyata bagi Kasus Bunda Jasmiati, Pengacara Mirwansyah Pertanyakan Arahan Wako Agung Nugroho Hubungi Layanan 112
Aktifkan Kembali Siskamling, Wawako Pekanbaru Markarius Anwar Ajak Warga Perkuat Keamanan Lingkungan
Dugaan Penipuan Seret Nama Anggota DPRD Pekanbaru, GRIB Jaya Desak Hanura Bersihkan Citra Partai
Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru Tegaskan Komitmen Berantas Kejahatan, 6 Pelaku Begal dan Penipuan Online Berhasil Diamankan
DPD GRIB Jaya Riau Pertegas Disiplin Organisasi, Martin Purba Sebut Pengurus yang Dipecat Tak Lagi Berwenang Mengatasnamakan DPP
Rencana Pembagian Ponsel untuk RT/RW Harus Dikaji Matang, Jangan Sampai Jadi Beban Anggaran Tanpa Dampak Nyata
GRIB Jaya Pekanbaru Desak Kejari Usut Tuntas Dugaan Penyimpangan Anggaran Sosper DPRD T.A 2024–2025
DPD GRIB Jaya Riau Resmi Berhentikan 3 Pengurus, Tegaskan Penataan Organisasi dan Disiplin Internal
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
IMO-Indonesia Hadiri Rakerkornas APINDO Ke XXXV di Makassar
TIM Ekspedisi Merah Putih Presisi Polda Riau Tembus Pedalaman Talang Mamak Kobarkan Semangat Merah Putih Hadirkan Kepedulian Nyata untuk Negeri
Ratusan Pedagang STC Kepung DPRD Pekanbaru, Tuntut Kepastian Hukum: Jangan Biarkan Nasib UMKM Digantung Tanpa Solusi
Polantas Karib Hadir, Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas Warnai Car Free Day Pekanbaru

