PADANG –Suarahebat.com_- Komitmen Kepolisian Daerah Sumatera arat (Polda Sumbar) dalam mewujudkan seleksi penerimaan anggota Polri yang transparan dan akuntabel mendapat perhatian khusus dari Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) RI,Pada Kamis (23/4/2026).
Tim Kompolnas RI melakukan kunjungan kerja langsung ke Mapolda Sumbar guna mengawasi jalannya proses seleksi terpadu anggota Polri Tahun Anggaran 2026. Kedatangan tim yang dipimpin oleh Dr. Yusuf, S.Ag., M.H., disambut hangat oleh Kapolda Sumbar di ruang kerjanya sebelum berlanjut ke peninjauan lapangan.
Pastikan Prinsip BETAH Berjalan Maksimal
Fokus utama kunjungan kali ini adalah memastikan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis) benar-benar diimplementasikan dalam setiap tahapan seleksi. Tim Kompolnas meninjau langsung pelaksanaan Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap I bagi calon Bintara Polri yang bertempat di Ruang Jend. Pol.
(Purn) Awaloedin Djamin, Gedung Ditsamapta Polda Sumbar.

"Peninjauan ini dilakukan guna memastikan seluruh tahapan pemeriksaan berjalan sesuai prosedur, objektif, dan profesional," tulis laporan resmi Biro SDM Polda Sumbar.
Langkah Strategis Menuju SDM Unggul
Kunjungan ini didampingi oleh pejabat utama Polda Sumbar, di antaranya:
Kabiro SDM Polda Sumbar
Kabid Propam Polda Sumbar
Perwakilan Itwasda Polda Sumbar
Kehadiran pengawas eksternal seperti Kompolnas menjadi bukti keterbukaan Polri dalam proses rekrutmen.

Hal ini selaras dengan visi Polri untuk menciptakan personel yang unggul di era Digital Society 5.0.
Dengan pengawasan ketat ini, diharapkan calon-calon anggota Polri yang lahir dari Bumi Minang kabau adalah putra-putri terbaik yang terpilih melalui proses yang jujur dan berintegritas, demi mewujudkan Polri yang Presisi dan Indonesia Maju.
Redaksi/Seprinaldi
Ketua Umum PMMN Sesalkan Pernyataan Ginda Burnama, Ingatkan Pentingnya Menghormati Kebebasan Berpendapat
Diduga Gagal Paham Fungsi Pers dan Kontrol Sosial, Oknum Lapangan Proyek Polbeng Dinilai Keliru Memahami Tugas Jurnalis dan LSM
LSM INPEST Bongkar Dugaan Kejanggalan Material Fondasi Proyek Politeknik Negeri Bengkalis Rp 40 Miliar
Dugaan Pembunuhan Keji di Rumbai, Keluarga Korban Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku dan Berikan Hukuman Seberat-Beratnya
Tak Kunjung Ditindak Meski Disorot, Dugaan Gudang CPO di Mandau Memantik Pertanyaan Besar
Prabowo Perintahkan Berantas Barang Ilegal, Mengapa Dugaan Penyelundupan di Bengkalis Masih Marak?
Diduga Gudang CPO Ilegal Beroperasi Di Mandau, Polda Riau Diminta Jangan Tutup Mata
Alih-Alih Bahas Dugaan Korupsi, Abdul Wahid dan SF Hariyanto Saling Ungkit Masa Lalu di Persidangan
Perkuat Kemitraan Strategis, GRIB Jaya Pekanbaru Sambangi Kediaman Ketua DPRD Riau Kaderismanto
Persiapan Pelantikan DPD SP Perisai Pancasila Kota Pekanbaru Telah Selesai Dilaksanakan
Ketua Umum FPKB Sindir Keras Demo Sepi Pendukung: “Lebih Baik Bikin Kegiatan Bermanfaat dari pada Hanya cari sensasi
Ida Yulita Diduga Rugikan Negara Rp704,9 Juta, GEMMPAR Siap Gelar Aksi di Depan Kajari
UMKM FPKB adakan lomba kuliner khas Melayu dengan hadiah puluhan juta
Tiga Bikers Kepri Lolos ke Nasional Safety Riding Honda 2026, Siap Wakili Daerah pada Agustus
Polda Riau Distribusikan 2.312 Paket Bansos, Bedah Rumah dan Air Bersih, Wujud Nyata Kepedulian Polri untuk Masyarakat
Gagal Lolos SPMB, Kisah Pilu Keluarga Buruh Angkut di Pekanbaru Harapkan Perhatian Pemerintah
Diduga Sebarkan Narasi Bernuansa Negatif di Grup WhatsApp, Oknum Anggota DPRD Kota Pekanbaru Berinisial 'RE' Dikecam

